Dalam bermain trading Forex, tentunya dibutuhkan strategi yang tepat untuk bisa meraih profit yang besar dan kontinyu. Untuk masalah teknik dan strategi dalam trading sebenarnya sangat beragam, anda bisa memilih sesuai dengan kondisi trading anda. Salah satu teknik yang cukup populer digunakan para trader adalah hedging. Banyak yang menjadikan strategi ini favorit untuk bisa meminimalisi kerugian. Terutama bagi mereka para trader yang jarang melakukan cut loss. Akan tetapi tak sedikit pula trader yang menggunakan teknik hedging untuk mendapatkan profit saat trading. Namun seberapa potensialkan hedging digunakan saat bermain trading?

Mengenal Tenik Hedging

Jika melihat kata dasarnya, hedging memiliki arti melindungi nilai. Yang artinya adalah dengan menerapkan strategi hedging saat trading, maka trader sedang melindungi nilai satu posisi dengan 2 buah posisi berlawanan. Sehingga nantinya tidak akan terjadi kerugian dengan nilai yang lebih besar lagi.

Misalnya saja, anda melakukan posisi buy namun pada saat itu pula melakukan sell. Hal ini seakan anda menggali lubang dan kemudian menutupnya kembali. Teknik ini dilakukan sehingga saat anda salah memprediksi maka kerugian yang diterima tidak akan terlalu besar. Menggunakan cara ini memang membuat keuntungan yang didapatkan tidak begitu besar. Karena disaat anda menerima keuntungan, anda juga menanggung kerugian.

Teknik hedging juga dikenal sebagai locking di kalangan para trader. Karena fungsi utamanya yang memang dapat mengunci kerugian agar tidak terjadi kerugian dengan nilai yang lebih besar lagi. Tinggal menunggu saja momen yang tepat dan kemudian mengubah floating loss menjadi keuntungan. Jika melepas pada saat yang tepat serta angka keuntungan nilainya lebih besar dibandingkan kerugian maka trading yang anda lakukan hasilnya positif. Ini artinya anda mendapatkan keuntungan.

Banyak yang menanyakan, apakah saat melakukan hedging membuat floating loas yang terkunci semakin melebar? Tentu saja bisa, karena itulah untuk membuka lockingan diperlukan kehati-hatian serta analisa yang tepat.

Memahami Fungsi Hedging Dalam Forex

Melihat penjelasan diatas, mungkin kini anda sudah memahami jika Hedging memiliki fungsi untuk mengurangi resiko ketika pasar sedang berada dalam kondisi yang sangat sulit untuk diprediksi ataupun pergerakan harga yang terjadi tak sesuai harapan anda.

Trader yang lebih memilih menggunakan strategi hedging dibandingkan menutup posisi, biasanya sudah mempunyai rencana serta sudah melakukan analisa. Misalnya saja, trader yang menggunakan analisa teknikal, namun rencana yang dibuatnya gagal diakibatkan berita yang baru saja dirilis media. Dibandingkan menutup posisi, akan lebih baik jika menerapkan teknik hedging hingga efek perilisan berita tersebut mereda dan pergerakan pasar mulai bergerak ke arah yang anda inginkan.

Resiko Strategi Hedging

Teknik hedging bisa digunakan dengan berbagai strategi. Sebelum membuka posisi, trader dihruskan untuk melakukan analisa terhadapa resiko-resiko yang sekiranya dapat muncul saat melakukan open posisi. Semua posisi dalam pasar Forex pastinya mempunyai resiko tersendiri, namun untuk ukuran resiko tentunya masih dapat anda prediksikan. Jika perlu, trader dapat menanyakan kepada pihak broker mengenai seberpa besar resiko yang sekiranya mampu anda toleransi sebelum melakukan open posisi.

Sebenarnya, semua strategi dalam trading Forex memiliki rsiko masing-masing. Begitu pula dengan strategi hedging, muncul resiko dalam hedging dikarenakan konsep dasarnya yaitu membuka 2 posisi berlawanan dan dalam satu waktu yang kemudian berakhir dengan hasil yang impas. Terkecuali jika trader menggunakan lot berbeda ataupun sengaja membuka posisi di 2 level berbeda. dan resiko hedging ini bisa semakin membesar dikarenakan trader bisa dikenai spread 2 kali. Dan tak hanya itu saja, resiko hedging yang juga bisa terjadi antara lain adalah:

-Resiko Endless Hedging, yang terjadi saat trader terjebak di dalam hedging yang sudah dihedging dan di dalam posisi hedging -Resiko salah membuka hedging juga menjadi salah satu resiko yang perlu diperhatikan. Resiko ini bisa disebabkan karena salah menentukan timing maupun salah membuka posisi

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menerapkan Strategi Hedging

Hal lain yang wajib diperhatikan para trader yang menggunakan teknik hedging dalam bermain trading adalah memastikan jika broker yang digunakan sudah memberikan izin kepada anda saat ingin menggunakan teknik ini tanpa tambahan syarat apapun. jangan lupa pula untuk memperhitungkan jangka wktu yang digunakan saat ingin menggunakan teknik hedging. Apakah anda ingin menggunakannya jangka panjang atau jangka pendek.

Untuk menerapkan hedging, seorang trader harus mempunyai kemampuan menganalisa kondisi dengan baik. Trader diharuskan mempunyai kemampuan analisa kapankah harga berpotensi bisa berbalik arah. Pertimbangkan pula resiko serta strategi yang sudah anda gunakan ketika menerapkan teknik hedging ini dalam trading Forex

Penting pula bgai seorang trader memahami dan mengetahui kapan waktu yang tepat keluar dari pasar. Melepas posisi seperti ini menjadi tindakan yang dibutuhkan agar satu posisi yang diprediksi akan naik dan menghasilkan keuntungan maksimal. Perhatikan juga mengenai pengaturan keuangan, seperti kekuatan margin serta penggunaan leverage yang sebaiknya tidak terlalu besar maupun berlebihan.

Bagaimana Menerapkan Hedging Yang Benar

Menerapkan teknik hedging dalam trading Forex sebenarnya bukanlah hal yang sulit, anda hanya membutuhkan pengetahuan yang luas dan jelas tentang support serta resistance. Yang mana support dan resistance ini dapat membantu anda untuk melihat apakah pergerakan harga tersebut retracement atau reversal.

Saat melakukan teknik hedging, anda harus benar-venar memperhatikan dengan jeli pasar yang ada di hadapan anda. harga yang fluktuatif tak jarang yang membuat trader ragu membuka posisi yang baru dan melakukan teknik ini.

Dalam melakukan staretgi hedging, anda benar-benar harus memperhatikan dengan baik retracement atau rerversal, dikarenakan sebagian besar dari trader terkadang sering menyepelakan hal ini dan menganggap jika harga dapat berbalik arah. Inilah yang kemudian akhirnya membuat nilai kerugian semakin besar dan terlambat melakukan teknik hedging dengan floating loss yang besar.

Trader juga harus menyadari jika membuka posisi apapun saat bermain trading selalu ada resiko yang harus diperhatikan. Inilah mengapa dibutuhkan strategi yang benar-benar tepat. Tak hanya melakukan Buy atau Sell dan berharap jika mendapatkan profit dengan besaran sekian. Namun penting pula untuk memperhitungkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti harga yang berbalik arah serta tidak sesuai trend yang diinginkan. ini sangat penting untuk dilakukan karena resiko bisa terus mengincar kapanpun. namun dengan menggunakan strategi yang tepat tentunya akan menghindarkan anda dari resiko kerugian yang bisa terjadi.

Banyak Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menggunakan Hedging

Strategi hedging memang cukup bermanfaat dan dapat dilakukan untuk trading sehari hari. Meskipun begitu ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika menerapkan teknik ini agar trading yang anda lakukan menguntungkan. Selain itu penting pula untuk benar-benar mempelajari seluk beluk teknik hedging terlebih dulu sebelum menggunakannya sehingga anda bisa mengetahui langkah-langkah yang terbaik kedepannya saat bermain trading.