Saat ini, Initial Coin Offering atau yang biasa disingkat menjadi ICO tengah marak di masa ini, sebenarnya apa sih ICO itu? Bahkan, sebagian orang mengatakan bahwa berbisnis ICO adalah salah satu cara cepat menjadi jutawan. Benarkah? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Pengertian Initial Coin Offering

Initial Coin Offering (ICO) atau bisa diartikan ke dalam bahasa sebagai penawaran koin perdana, memiliki maksud sebagai metode untuk memperoleh atau mengembangkan dana dengan cara crowd funding.

Crowd funding adalah alternatif untuk memperoleh dana, dimana nantinya pihak yang membutuhkan dapat dipertemukan dengan investor melalui sebuah platform, salah satu platform crowd funding yang sudah tidak asing di telinga kita adalah platform kitabisa. Dana yang dikumpulkan pun bisa mencapai ratusan juta, loh.

Crowd funding bisa dikatakan sebagai alternatif yang bagus sebab tidak terikat oleh instansi pemerintahan, apalagi alternatif ini sangat mendukung kemajuan era teknologi sehingga mempermudah dan bisa dilakukan oleh siapapun.

ICO sendiri memiliki nama lain, yaitu Token Generation Event (TGE). Dana yang dikumpulan dari ICO ini berupa cryptocurrency dari para investor yang dapat ditemui di internet.

Nah, cryptocurrency ini merupakan mata uang kripto, yang mana memiliki peran sebagai alat tukar dalam bentuk digital. Sistem cryptocurrency ini bekerja dalam hal mengontrol segala aktivitas, contoh hasil sistem cryptocurrency ini yaitu bitcoin yang lahir di tahun 2009. Cryptocurrency ini merupakan sistem yang didasarkan dari teknologi yang diberi nama blockchain, yaitu buku digital yang memuat seluruh transaksi yang terjadi.

Biasanya, perusahaan startup yang sedang menjalankan target mereka, menggunakan metode ICO untuk memperoleh crowd funding dengan cara menjual sejumlah token kriptonya ke target yang dituju (investor) sehingga nantinya perusahaan bisa mendapatkan modal untuk pengembangan proyek.

Cara kerja Initial Coin Offering

Sebelum melakukan metode ini, perusahaan mesti menyiapkan proposal atau white paper yang berisikan informasi lengkap mengenai proyek yang sedang dikembangkan. Informasi itu dimulai dari latar belakang pembuatan proyek tersebut, visi serta misi, bagaimana proses ataupun cara kerja proyek itu, orang-orang yang bertanggung jawab terhadap proyek ini, termasuk rincian dana yang diperlukan juga harus dilampirkan. Tidak hanya itu, masih banyak rincian data yang harus dilampirkan supaya proposal tersebut sangat lengkap sehingga dapat memberi tujuan yang pasti tentang seberapa kuatnya keinginan suatu perusahaan dalam mengembangkan proyek ini dan dapat membuat yakin investor dalam memberikan dana.

Proposal atau yang dikenal dengan sebutan white paper ini harusnya memuat informasi yang lengkap dan akurat guna mencegah dari hal yang tidak diinginkan, sebab ada juga beberapa metode ICO ini yang gagal, dikarenakan metodenya dimanfaatkan oleh orang-orang yang curang atau istilahnya bernama SCAM.

Keuntungan Initial Coin Offering

Dengan menggunakan metode Intial Coin Offering ini, maka perusahaan akan mudah mendapatkan modal untuk mengembangkan proyek dengan cepat, apalagi untuk mendapatkan penggalangan dana perusahaan tidak mesti memiliki dana yang berlimpah, karena untuk mendapatkan dana cukup dengan membuat token, dengan demikian ICO bermanfaat untuk perusahaan yang masih dalam tahap berkembang.

Hal ini justru berbanding terbalik apabila meminjam dana lewat kredit bank, karena akan ada banyak persyaratan yang harus dilakukan. Para investor pun juga mendapatkan keuntungan karena token kripto yang mereka dapatkan bisa diperdagangkan secara bebas, apalagi saat koin proyek ini dirilis, maka harganya bisa melonjak.

Tidak hanya itu, metode ICO ini mendorong kemajuan di era teknologi, apalagi jika nantinya banyak perusahaan-perusahaan startup yang bermunculan, maka metode ICO akan sering dilakukan. Melalui ICO, konsumen juga bisa mengetahui koin proyek yang diluncurkan, sebab dengan persaingan yang ketat, tentunya informasi tentang koin ini harus dipublikasikan sehingga ICO memiliki manfaat lain sebagai media promosi.

Kerugian Initial Coin Offering

Disisi lain ICO bisa merugikan para investor karena ada kemungkinan uang yang diberikan investor digunakan untuk hal-hal yang tidak jelas atau keluar dari jalur proposal yang diajukan sebelumnya, sehingga orang yang tidak bertanggung jawab itu bisa saja kabur dan menghilang sambil membawa uang yang telah diberikan oleh investor atau istilahnya yaitu SCAM. Oleh sebab itu harusnya ada traparansi dan kejelasan dalam memaparkan dana yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.

Jika Ingin Menjadi Investor di Initial Coin Offering

Jika Anda ingin berperan sebagai investor di ICO, pastikan Anda sudah memahami dan mempelajari sistem cara kerjanya. Hal ini guna mengantisipasi supaya Anda tidak terjebak oleh orang-orang iseng yang memanfaatkan ICO untuk hal-hal yang tidak baik. Gali informasi tentang proyek yang Anda temukan, perhatikan bagaimana riwayat ataupun data dari perusahaan tersebut. Selain itu pelajari apakah ide dari proyek itu masuk akal dan berkemungkinan untuk sukses, dan yang terpenting adalah memperhatikan tim dibalik proyek itu, apakah mereka berperan aktif atau malah sebaliknya.

Tidak hanya itu, perhatikan juga website perusahaan tersebut. Jika alamat website yang Anda temukan memiliki awalan http, maka website tersebut tidak memiliki sistem keamanan dan Anda patut untuk curiga, sebab website yang sudah memiliki keamanan memiliki situs website yang dimulai oleh htpps.

Jadi, sebelum ingin melakukan penggalangan dana ataupun menjadi investor, perhatikan secara detail cara kerjanya, sebab kemungkinan terjadinya SCAM bisa saja terjadi.