Keahlian untuk mengatur keuangan saat ini merupakan hal yang wajib dipahami bagi setiap penduduk global, termasuk masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk kemampuan tersebut adalah dengan berinvenstasi, baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang. Akan tetapi sebelumnya Anda perlu memahami investasi yang cocok di Indonesia.

Wajib Tahu! 7 Contoh Investasi Menjanjikan di Indonesia

Tidak semua jenis investasi bisa diterapkan pada setiap negara. Harus ada observasi peluang terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan memilih investasi yang mana. Meskipun begitu kemampuan akses tanpa batas dengan internet saat ini juga menjadi poin pendukung utama dalam berinvestasi. Berikut adalah 7 contoh investasi yang menjanjikan di Indonesia.

Contoh Investasi Menjanjikan Deposito

Contoh investasi uang menjanjikan yang dapat diterapkan di Indonesia adalah deposito. Jenis deposito yang paling menguntungkan sebenarnya adalah deposito berjangka. Pasalnya jenis ini menerapkan aturan bahwa Anda hanya akan bisa mencairkan dana yang telah ditabung pada tanggal jatuh tempo, jika tidak maka Anda akan dikenakan penalti.

Selain itu tingkat bunga yang ditawarkan deposito juga lebih tinggi dibanding tabungan dengan biaya administrasi yang relatif rendah. Prosedur pendaftaran dan resiko yang kemungkinan terjadu ketika menggunakan deposit umumnya aman dan mudah, sehingga Anda dapat mulai berinvestasi kapanpun.

Contoh Investasi Menjanjikan Saham

Saham adalah investasi paling terkenal dan juga menjanjikan di Indonesia. Pada umumnya bentuk saham yang diterapkan di Indonesia adalah kepemilikan pada suatu perusahaan, sehingga Anda selaku penanam saham akan memperoleh bagian dari keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.

Dibandingkan dengan investasi lainnnya, saham dapat memberikan keuntungan yang sangat besar jika Anda dapat mengelolanya dengan baik. Hanya saja semakin besar keuntungan yang diperoleh, maka resiko yang kemungkinan terjadi juga semakin tinggi. Ada dua jenis saham yang berlaku yaitu saham dividen dan saham pertumbuhan.

Saham dividen merupakan jenis saham dimana para investor akan memperoleh bagian dari keuntungan perusahaan. Sedangkan saham pertumbuhan biasanya ditanamkan pada perusahaan yang masih berkembang dan alih-laih memberi bagian kepada investor, jenis saham ini justru memakai ketungan untuk mengembangkan perusahaan. Jadi cara mendapat keuntungan bagi investor hanya dengan menjual sahamnya.

Contoh Investasi Menjanjikan Emas

Investasi menjanjikan di Indonesia selanjutnya adalah emas. Mungkin investasi emas kedengarannya sudah cukup klasik, karena memang sudah sangat populer di daratan Asia dari masa lampau. Akan tetapi investasi ini jadi menjanjikan, karena harga emas yang kerap naik dan turun mengikuti arus pasar.

Pada kenyataannya harga emas dapat berada pada titik tertinggi dan juga titik paling rendah. Ketika berada di titik tertinggi itulah harga emas mampu menurunkan nilai dari paper investment seperti obligasi dan saham. Dan meskipun dapat berada di titik rendah, yang turun hanya harga emas saja, sedangkan nilainya tidak akan mengalami perubahan.

Contoh Investasi Menjanjikan Properti

Properti juga menjadi salah satu investasi paling menjanjikan di Indonesia. Pasalnya nilai dari properti selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya dan kebutuhan penduduk Indonesia terhadap properti juga berjalan seiring dengan hal tersebut. Oleh sebab itu properti cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Meskipun begitu untuk membeli suatu properti Anda juga membutuhkan biaya yang relatif besar. Belum lagi dana untuk perbaikan dan perawatan investasi tersebut juga tidaklah sedikit. Jadi ketika menjadikan properti sebagai investasi, Anda sebaiknya pandai menilai situasi yang sedang berlangsung.

Ada dua waktu yang tepat jika Anda ingin memperoleh keuntungan besar dari investasi properti ini. Pertama adalah menunggu sampai harga properti menanjak baru kemudian menjualnya. Dan kedua adalah menyewakan properti tersebut tanpa menunggu naik turunnya nilai properti dan Anda akan mendapatkan passive income secara bertahap.

Contoh Investasi Menjanjikan Tanah

Investasi tanah adalah contoh investasi yang menguntungkan di Indonesia. Cara kerjanya hampir sama dnegan investasi pada bidang properti. Harganya terus bertambah seiring berjalannya waktu. Anda juga dapat menjual tanah tersebut ketika nilainya sudah berada pada puncak tertinggi untuk memperoleh keuntungan.

Kalau bisa akan lebih baik lagi kalau Anda mengelolanya seperti mendirikan bagunan untuk dijadikan tempat bisnis. Meskipun opsi kedua ini membutuhkan biaya yang relatif besar, tetapi keuntungan yang dijanjikan juga cukup sepadan. Selain itu ketika Anda tiba-tiba mendapat kebutuhan dana mendesak, tanah ini dapat dijual kembali.

Contoh Investasi Menjanjikan P2P (Peer to Peer) Lending

Meski belum terlalu populer, tetapi peer to peer lending atau disingkat P2P lending juga merupakan investasi yang menguntungkan di Indonesia. investasi ini sendiri tidak jauh berbeda dengan saham, hanya saja P2P Lending lebih bersifat maju, karena memanfaatkan kecanggihan teknologi secara penuh.

P2P Lending sendiri pada dasarnya adalah suatu platform yang meminjamkan dana kepada borrower dari investor. Pinjaman itulah yang akan memberi keuntungan kepada para investornya. Tidak hanya itu saja, investasi ini juga lebih ramah terhadap resiko, karena Anda dapat memilih tingkatan resiko yang ditanggung pada saat memilih jenis investasi.

Contoh Investasi Menjanjikan Forex Trading

Jenis investasi satu ini memang belum sering didengar bagi masyarakat asing, tetapi orang-orang yang sudah lama menggeluti dunia keuangan online pasti sudah tahu. Forex trading merupakan investasi kekinian yang mengusung konsep berupa proses jual beli mata uang asing.

Sebenarnya investasi ini masih cukup beresiko, karena keuntungannya bergantung pada naik turunnya nilai dari suatu mata uang. Hanya saja banyaknya kebutuhan untuk menjual ataupun membeli uang asing saat ini dianggap cukup untuk membuat investasi forex trading membawa keuntungan.

Adapun cara kerja dari investasi forex trading yaitu investor akan membeli mata uang yang tengah berada pada tahap depresiasi. Selanjutnya ketika kondisi mata uang tersebut sudah naik kembali terutama dalam nilai jual, maka investor dapat menjual mata uang yang telah dibelinya tersebut.