Uang bukanlah segala '96 galanya, namun segala kebutuhan memerlukan uang. Oleh sebab itulah uang menjadi suatu benda yang sangat penting dan dibutuhkan. Kebutuhan hidup sehari '96 hari memerlukan uang. Dan tak jarang uang sering menimbulkan masalah, tak terkecuali masalah uang di dalam rumah tangga.

Banyak pasangan suami istri yang semula harmonis mendadak berpisah hanya karena masalah uang. Bagi Anda yang baru menikah atau baru merencanakan akan melangsungkan pernikahan, sebaiknya waspada terhadap beberapa penyebab masalah uang yang sering tejadi di dalam kehidupan berumah tangga.

Tidak Memiliki Rencana Keuangan yang Jelas

Segala sesuatu memang harus mempunyai perencanaan yang jelas. Begitu juga dalam hal keuangan. Tidak adanya rencana keuangan yang jelas tentunya akan sangat sulit di kemudian hari. Misalnya ingin membeli perabotan rumah, ingin pergi berlibur, atau ingin menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi.

Perencanaan yang jelas seperti kapan keinginan '96 keinginan tersebut harus diwujudkan, sehingga bisa diprediksi kapan harus mulai menabung. Jika tidak ada perencanaan yang jelas, bisa saja keinginan hanya tinggal keinginan. Karena tidak ada dana yang terkumpul untuk mewujudkannya. Pada akhirnya, bukan keinginan yang terwujud, malah pertengkaranlah yang terjadi.

Tidak Jujur dalam Hal Keuangan

Kejujuran memang memegang peranan yang sangat penting didalam berhubungan sesama manusia, apalagi suami dan istri dalam berumah tangga. Jika salah satu pihak sudah menyembunyikan sesuatu dari pihak lainnya, maka jalan kedepannya sudah bisa dipastikan akan semakin sulit. Karena untuk menutupi suatu kebohongan akan ada kebohongan lainnya.

Misalnya, suami mempunyai tabungan yang tidak diketahui istri. Atau istri yang meyembunyikan hutang lama kepada suami. Jika suatu saat terbongkar, maka akan ada pihak yang merasa dibohongi. Hal ini akan menjadi salah satu masalah keuangan di dalam rumah tangga yang dapat menyebabkan pertengkaran bahkan perceraian.

Membandingkan Keadaan

Berikutnya adalah suka membandingkan keadaan keuangan dengan orang lain. Hal ini dapat dikategorikan sebagai sifat iri. Ingin memiliki barang atau keadaan seperti yang dimiliki orang lain tanpa melihat kemampuan diri sendiri. Otomatis akan menuntut pasangan untuk memenuhi kebutuhannya dan melakukan hal '96 hal di luar batas kemampuan pasangannya.

Sesuaikan dengan rencana awal yang sudah dibuat jika ingin memiliki perabotan rumah, mobil, atau yang lainnya. Tidak perlu harus ikut '96 ikutan jika tetangga memiliki suatu barang sementara Anda harus berhemat untuk melunasi cicilan rumah. Jangan membuat suami Anda terbebani dan stress dengan tuntutan '96 tuntutan Anda yang pada akhirnya akan menimbulkan percekcokan.

Penghasilan Istri yang Melebihi Suami

Tidak jarang dalam suatu rumah tangga kedua orang yaitu suami dan istri sama '96 sama bekerja. Sebenarnya dengan kedua pasangan berkarir tidak ada masalah selama keduanya sama '96 sama bertanggung jawab terhadap kebutuhan keluarga. Namun masalah muncul ketika sang istri mungkin mendapat posisi yang bagus dan memiliki penghasilan yang lebih tinggi daripada penghasilan suaminya.

Biasanya suami akan merasa rendah diri meskipun dia bekerja karena istrinya sudah bisa mencukupi kebutuhannya. Suami juga sangat mungkin merasa diremehkan oleh istri meskipun sebenarnya istri tidak bermaksud begitu.

Sebaliknya istri mungkin merasa bahwa suaminya tidak terlalu memperhatikan keuangan keluarga dan tidak ingin mencari penghasilan yang lebih. Hal '96 hal semacam ini seharusnya bisa diselesaikan dengan saling berbicara dan tidak mendahulukan emosi.

Gaya Hidup yang Berbeda

Sebelum memutuskan untuk menikah Anda pasti sudah melakukan perkenalan terlebih dahulu dengan calon pendamping hidup Anda. Dan Anda sudah pasti mengetahui bagaimana gaya hidup orang yang akan menjadi pendamping hidup Anda tersebut.

Sebelum menikah, tentunya memiliki gaya hidup yang berbeda tidak akan menjadi masalah, namun berbeda keadaannya saat sudah menikah. Jika gaya hidup masing '96 masing masih sama seperti sebelum menikah, maka ada kemungkinan akan menjadi masalah dalam hal mengatur keuangan.

Setelah menikah suami memegang peranan dalam hal mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga. Jika suami masih membawa kebiasaan lama yang sering keluar dengan teman '96 teman atau istri yang sering berbelanja tanpa memikirkan untuk mendahulukan keperluan kebutuhan keluarga, hal ini dapat menjadi pemicu perselisihan.

Menyesuaikan gaya hidup memang tidak mudah namun berkompromilah demi untuk kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis dan masa depan yang lebih baik.

Nah, setelah Anda mengetahui beberapa hal yang dapat memicu masalah uang dalam rumah tangga, ada baiknya Anda mewaspadai dan menghindarinya. Buatlah perencanaan keuangan yang jelas dan matang, merubah gaya hidup, bersyukur dan saling menghargai antara pasangan sehingga perpecahan maupun pertengkaran terkait uang bisa dihindari.

Semoga informasi diatas bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikannya kepada sesama rekan dan kerabat Anda. Sehingga Anda dapat membantu mereka mewaspadai hal '96 hal yang dapat terjadi seputar masalah uang dalam rumah tangga. Selamat beraktivitas.