Jika Anda memiliki rencana investasi jangka panjang, Anda dapat mempertimbangkan berinvestasi dalam reksa dana atau emas. Reksadana dan emas memiliki potensi untuk menawarkan pengembalian yang relatif lebih baik daripada jenis aset investasi lainnya, jika dilakukan untuk periode yang lama. Kedua jenis instrumen investasi ini juga cocok untuk melawan makin mahalnya biaya hidup agar aset Anda tidak tergerus inflasi.

Reksa dana dan emas, cocok bagi yang punya profil resiko rendah

Reksa dana mewakili jenis investasi di pasar modal, dan emas mewakili jenis investasi barang berharga adalah dua jenis instrumen investasi berisiko rendah. Walaupun resiko rendah tapi bisa memberikan imbal balik diatas deposito bank untuk jangka panjang. Anda bisa menjalankan keduanya sekaligus, atau memilih salah satu diantaranya, manakah yang lebih untung untuk investasi? Reksa dana atau emas?

Mana lebih untung, emas atau reksadana?

Pertanyaan ini hampir selalu ditanyakan bagi calon investor baru. Sebuah pertanyaan klasik dan untuk menjawabnya perlu dijelaskan secara rinci, plus minus kedua jenis investasi tersebut.

Investasi Emas, Perhatikan Beberapa Karakteristik Emas Berikut Ini

Emas, dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun cenderung fluktuatif harganya, namun setelah itu cenderung mulai kelihatan kenaikan harganya yang stabil. Hal ini yang menjadikan emas cocok untuk tujuan investasi jangka panjang di atas lima tahun. Dengan melihat hal tersebut maka emas cocok untuk tujuan investasi berikut ini:

  • Persiapan pensiun
  • Persiapan biaya pendidikan anak
  • Persiapan pernikahan anak

Emas ada dua jenis, emas perhiasan dan emas batangan. Untuk tujuan investasi silahkan ambil emas batangan. Emas perhiasan yang banyak dijual di toko perhiasan sudah melalui proses pembuatan sehingga makin rumit bentuk perhiasannya, maka biaya proses juga makin mahal. Dampaknya harga emas juga makin mahal, sehingga jika digunakan untuk perhiasan, hasilnya tidak akan maksimal karena sudah terkena biaya proses pembuatan tersebut.

Emas standar Logam Mulia (LM) yang kadar kemurniannya 99,99% dijual secara resmi di butik Antam. PT Aneka Tambang (Antam) adalah pihak yang memproduksi dan menjual emas tersebut. Emas resmi Antam juga bisa Anda dapatkan di Pegadaian, atau toko emas yang memiliki sertifikat asli dari Antam.

Jadi sebelum Anda melakukan investasi emas tersebut, perlu dipertimbangkan kesiapan dana Anda untuk kebutuhan harian setidaknya untuk rencana keuangan diatas 5 tahun. Tujuan persiapan dana ini adalah agar investasi emas Anda bisa digunakan untuk tujuan jangka panjang dan tidak dijual ditengah jalan akibat Anda butuh uang untuk biaya hidup.

Reksa Dana, Jenis Investasi di Pasar Modal untuk Berbagai Profil Resiko

Reksa dana bisa menjadi medai belajar bagi investor yang masih awam untuk masuk ke pasar modal. Reksadana relatif terkontrol resikonya, mengingat dana yang kita investasikan dikelola oleh manager investasi yang sudah berpengalaman dan dipecah ke dalam berbagai wadah investasi. Sebagai investor, Anda bisa membeli unit penyertaan reksa dana dimana dana Anda tersebut akan dikelola perusahaan pengelola dana investasi di bawah tanggung jawab Manajer Investasi.

Untuk memenuhi profil resiko investor, reksa dana memiliki empat jenis yang bisa dipilih sesuai dengan profil risiko yang dimiliki investor, yaitu:

  • Reksa dana Pasar Uang (RDPU), dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pada instrumen investasi pasar uang, seperti deposito dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Paling aman, imbal balik paling minim
  • Reksa dana Pendapatan Tetap (RDPT), dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pada instrumen investasi obligasi dan sisanya ke saham atau instrumen investasi pasar uang. Resiko dan imbal balik diatas RDPU.
  • Reksa dana Campuran (RDC), dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pada instrumen investasi secara berimbang ke dalam saham dan obligasi. Resiko dan imbal balik diatas RDPU.
  • Reksa dana Saham (RDS), dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pada instrumen investasi saham. Resiko dan imbal balik paling besar dibandingkan yang lainnya. Setiap investasi, mengandung prinsip high risk, high return (makin besar risiko, makin tinggi imbal baliknya).

Kapan saat yang tepat berinvestasi di Reksa Dana?

Dalam berinvestasi di reksa dana perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Saat yang paling tepat adalah saat masih muda, jika terlambat lakukan sekarang juga
  • Memilih jenis reksadana sesuai dengan profil risiko Anda (yakinkan diri Anda apakah tipe moderat atau tipe investor yang berani ambil risiko.
  • Buat alokasi waktu (time horizon) investasi minimal lima tahun
  • Pilih manajer investasi yang bagus dan produk reksadana yang punya kinerja bagus 3-5 tahun terakhir

Jangan Bingung, Jadinya Saya Harus Pilih Emas atau Reksadana?

Kedua jenis investasi tersebut relatif aman untuk dilakukan. Yang terpenting Anda paham karakteristik keduanya (bisa dipelajari dengan mencoba kedua jenis investasi tersebut). Hanya saja beberapa hal berikut ini bisa jadi pertimbangan untuk menyesuaikan rencana investasi Anda dengan instrumen investasi apa yang Anda butuhkan.

Keunggulan reksadana adalah:

  • Imbal balik hasi investasi reksa dana di atas rata-rata emas.
  • Investasi reksa dana hanya butuh modal kecil, mulai dari Rp.100 ribu
  • Investasi reksa dana tidak berisiko hilang seperti emas, tidak butuh biaya penyimpanan dan bisa dilakukan secara online Sedangkan keunggulan emas adalah relatif lebih stabil dari sisi harga jual dibandingkan dengan reksa dana. Selain itu, bagi yang masih awam dengan investasi non fisik, maka investasi emas bisa jadi relatif “nyaman” untuk dilakukan.