Uang adalah alat pembayaran yang berlaku di hampir seluruh negara. Setiap negara memiliki mata uang dengan nilai yang berbeda. Dengan uang, kita bisa membeli barang atau jasa apapun yang kita butuhkan. Sebab uang memang menjadi bagian penting dalam kehidupan dan salah satu yang menunjukkan tingkat sosial seseorang di masyarakat.

Sebenarnya manfaat uang tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi lebih luas lagi bila dilihat dari segi perekonomian suatu negara. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya berikut ini!

Alat Tukar

Pada zaman dahulu ketika membutuhkan suatu barang, maka seseorang akan menggunakan sistem barter yakni menukar barang dengan barang lain yang kurang lebih sama nilainya. Namun, hal itu sudah tidak berlaku lagi. Kini barang yang dibutuhkan harus dibeli dengan menggunakan uang, dimana jumlahnya ditentukan oleh sang pemilik atau penjualnya. Pada beberapa kasus boleh ditawar hingga tercapai kesepakatan.

Satuan Hitung

Uang merupakan satuan hitung yang menunjukkan besar kecilnya nilai atau mahal murahnya harga suatu barang. Jumlah uang juga yang menjadi tolok ukur pinjaman dalam lembaga keuangan. Dengan uang, tingkat kekayaan seseorang bisa tentukan.

Penunjuk Harga

Barang atau jasa apapun yang hendak kita beli, mesti diketahui dulu berapa harganya. Harga itulah yang ditentukan dengan sejumlah uang. Jadi, dalam arti lain uang bermanfaat sebagai penunjuk harga.

Penyimpan Nilai

Penyimpan nilai yang dimaksud ialah uang dapat dijadikan tabungan guna persiapan atau bekal di masa mendatang. Jika keadaan ekonomi mengalami masalah, maka tabungan uang tersebut dapat diambil untuk menyelesaikannya. Karena tabungan itu dapat diambil kapan saja sehingga memiliki nilai lebih dalam sistem perekonomian.

Pemindah Atau Penimbun Kekayaan

Kekayaan seseorang tidak hanya dinilai dari besarnya uang, tetapi juga properti yang dimilikinya. Seperti rumah, tanah dan sebagainya. Adanya uang dapat digunakan sebagai pemindah atau penimbun kekayaan. Maksudnya, ketika seseorang memiliki tanah di desa, sedangkan ia tinggal di perkotaan. Maka ia bisa memindahkan kekayaannya tersebut dengan cara menjual tanah di desa kemudian uang hasil penjualannya digunakan untuk membeli tanah di perkotaan. Dengan begitu kekayaannya sudah berpindah ke satu tempat yakni perkotaan tempatnya tinggal saat ini.

Alat Pembayaran

Uang menjadi alat pembayaran yang dapat digunakan untuk membeli berbagai macam barang atau menyewa bermacam-macam layanan jasa sesuai dengan kebutuhan. Contohnya, membeli Sembako untuk makan sehari-hari, menyewa jasa pembantu, cuci kendaraan dan lainnya.

Alat Pembayaran Pajak

Pajak bukanlah suatu barang atau jasa, tetapi iuran wajib yang harus dibayarkan oleh seluruh warga yang telah memenuhi syarat wajib pajak. Pajak memang tidak bisa dilihat secara kasa mata atau disentuh secara langsung. Namun, manfaat pajak ini sangatlah luas dan krusial. Berbagai pembangunan, fasilitas atau infrastruktur publik dibangun dengan uang pajak dari masyarakat. Sehingga pajak dapat dirasakan manfaatnya.

Penunjang Aktivitas Ekonomi

Uang memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan masyarakat. Karenanya orang termotivasi dan bersemangat untuk melakukan aktivitas ekonimi, seperti bekerja atau membangun usaha. Hal ini juga dikarenakan uang menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting.

Mewujudkan Kekayaan Baru

Tidak hanya sebagai alat pemindah atau penimbun kekayaan, uang juga dapat mewujudkan kekayaan baru. Dengan mengumpulkan uang, seseorang bisa membeli berbagai harta benda sebagai wujud kekayaannya. Seperti emas, tanah, rumah, saham dan lainnya. Harta benda tersebut memiliki nilai lebih dimana harganya cenderung stabil dan terus naik dari waktu ke waktu.

# Standar Alat Pembayaran Hutang Uang adalah alat pembayaran hutang paling standar yang berlaku di seluruh negara. Dalam sistem lembaga keuangan, hutang pinjaman, kredit barang dan sebagainya harus dibayar dengan uang. Kalaupun menggunakan sistem jaminan, tetap saja nantinya akan diuangkan terlebih dahulu. Dan jaminan tersebut harus memenuhi persentase tertentu dari jumlah hutangnya.

Membuka Lapangan Kerja Baru

Bagi kamu yang berjiwa wirausaha, tentu membutuhkan uang sebagai modalnya. Ketika usaha tersebut sudah berdiri dan berkembang, kamu pasti membutuhkan karyawan untuk menjalankannya. Nah, di sinilah manfaat uang sebagai pembuka lapangan kerja baru.

Komoditas Jual Beli

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa tiap negara memiliki mata uang yang berbeda. Karena itulah dikenal adanya kurs yakni nilai tukar mata uang terhadap pembayaran saat ini atau nanti, antara dua mata uang suatu negara atau wilayah. Jika warga negara asing ingin berkunjung ke Indonesia, maka terlebih dahulu ia harus menukarkan uang sakunya tersebut ke dalam bentuk rupiah. Hal ini agar nilainya sama sehingga lebih mudah untuk digunakan.

Solusi Depresi Ekonomi Negara

Kondisi ekonomi suatu negara memang terkadang tidak stabil. Ada kalanya mengalami depresi ekonomi, yakni penurunan ekspor atau investasi asing. Hal itu akan menyebabkan keuangan atau kas negara menurun, pengangguran bertambah dan kemiskinan meningkat. Untuk mengatasinya, dicetaklah uang kembali untuk dikelola dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya guna menghasilkan keuntungan yang nantinya dapat mengembalikan kestabilan ekonomi negara.

Penentu Kesejahteraan Ekonomi

Tingkat kesejahteraan seseorang atau keluarga dalam sistem perekonomian negara ditentukan dari pendapatan per bulan atau tahun. Dan pendapatan di sini tentu dalam bentuk uang. Pada jumlah tertentu seseorang atau sebuah keluarga dianggap telah sejahtera atau sebaliknya, kurang sejahtera. Biasanya pemerintah atau negara akan mencari solusi yang tepat guna membantu mereka yang kurang sejahtera atau bahkan termasuk kategori miskin.

Alat Perencana Produksi Dan Konsumsi

Manfaat uang selanjutnya ialah sebagai alat perencana produksi dan konsumsi. Dalam sebuah usaha atau bisnis, pelakunya membutuhkan uang sebagai modal untuk memproduksi barang atau jasa. Sementara konsumennya membutuhkan uang untuk mengonsumsi atau menggunakan barang atau jasa yang dipasarkan tersebut.

Manfaatkan Uang Sebaik Mungkin

Berapapun besarnya uang yang kita miliki, manfaatkanlah dengan sebaik mungkin. Jangan mudah membelanjakannya, namun jangan pula terlalu berhemat. Sebab sebagaimana penjelasan di atas bahwa uang ada untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Jadi, belanjakan dan simpanlah uang dengan bijak sesuai dengan kebutuhan.