Sejarah fintech di dunia -Membicarakan mengenai keuangan dan juga bisnis memang tidak pernah ada habisnya. Ada banyak hal yang bisa kita bahas dan pelajari. Bukan hanya untuk membantu agar bisnis kita menjadi lebih berkembang, tetapi untuk menambah ilmu dan juga teori. Sehingga ketika dihadapkan dalam sebuah masalah Anda dapat menanganinya.

Salah satu ilmu yang ada dalam ekonomi dan bisnis adalah finansial teknologi atau biasa disingkat sebagai fintech. Istilah ini banyak digunakan bahkan sedang marak Indonesia, di mana perusahaan berlomba-lomba untuk menjadi perusahaan fintech terbaik.

Hal ini membuktikan bahwa beberapa perusahaan dapat memanfaatkan teknologi sebagai awal dasar bisnis di bidang keuangan. Langsung saja kita bahas bagaimana perkembangan fintech pertama kali di dunia, serta di Indonesia dan juga fungsi pekerjaan nya.

Sejarah Fintech Dunia

Sejarah Fintech di Era 60an

Jika melihat kebelakang, Sejarah fintech  di dunia digital memang diawali dengan adanya kemajuan teknologi. Tidak lama setelah keberhasilan komputer dan juga internet, berkembang ekonomi dan bisnis memanfaatkan kelebihan tersebut.

Agar bisa mengembangkan ilmu setan teori yang dapat membantu para pengguna ekonomi dan bisnis agar lebih baik lagi. Sama halnya seperti bidang kesehatan ataupun pendidikan teknologi berperan sangat penting untuk perkembangannya. Adanya fintech diikuti dengan perkembangan komputer dan juga jaringan internet, yang bermula pada tahun 1966. Perkembangan ini terjadi secara mengglobal.

Walaupun pada waktu tersebut belum masuk finansial teknologi ke Indonesia. Hal ini jelas membatu membuka peluang sangat besar bagi banyak pengusaha dan juga pebisnis. Agar dapat mengembangkan bisnis secara lo ball dan tentu saja menambah jaringan.

Sejarah Fintech  Era 80

Fintech memasuki Era 80an, menjadi lebih maju dan juga lebih matang. Di sini banyak bank atau lembaga pengelolaan keuangan mulai menggunakan sistem pencatatan data, yang dapat di akses dengan komputer. Jika dulu semua hal tersebut dilakukan oleh manusia, sehingga memakan waktu lebih lama.

Namun seiring berjalannya waktu, bank mulai mengelola data dan juga berbagai dokumen dengan. Adanya teknologi yang berhasil memunculkan sebuah perusahaan yang berhasil, salah satunya adalah E-trader. Perusahaan ini membawa finansial teknologi menjadi ke arah yang lebih terang. Bagi Anda yang belum tahu, E trade merupakan salah satu perusahaan yang berhasil mengelola teknologi dengan baik.

Sehingga populer di bidang ekonomi. Mereka berhasil menunjukkan bahwa teknologi dapat membantu secara maksimal. Pekerjaan perusahaan tersebut di tahun 80an, yaitu membuka saham online dan juga investor semakin berkembang.

Sejarah fintech  Era 90an

Berkembang pada sejarah selanjutnya masuk ke tahun 90an. finansial teknologi berhasil mengenalkan online banking pada nasabahnya. online banking sangat berharga karena dapat mempermudah masyarakat, untuk bisa mengelola keuangan mereka secara online.

Sehingga bank tidak lagi mengalami kewalahan pelayanan dan tingginya kebutuhan masyarakat pembayaran menjadi lebih praktis dan juga jauh lebih beragam. Kelebihan lainnya jelas saja lebih efisien, begitupun di Indonesia layanan online banking ini mulai masuk dan dipahami.

Sejarah Fintech  di Indonesia

Bagaimana dengan perkembangan fintech yang ada di Indonesia ? Finansial teknologi sendiri tetap mempengaruhi Indonesia sebagai salah satu negara yang peduli akan ekonomi dan juga bisnis. Industri jasa keuangan mengalami inovasi yang sangat signifikan, dan tentu saja berjalan seiring pesatnya teknologi digital di negara ini. Berdasarkan definisi, yang dapat dipahami dari sejarah fintech  di Indonesia, adanya penggunaan handphone termasuk salah satu dampak yang paling besar yang terjadi di Indonesia.

Perkembangan  Sejarah Fintech 2006 -2017

Pertama data yang bisa diambil bagaimana finansial teknologi berkembang dengan baik di Indonesia yaitu pada bulan September 2015. Ketika munculnya Asosiasi Fintech Indonesia (AFI).  Sebelumnya banyak sekali ke bisnis ataupun masyarakat Indonesia yang mengalami trust issue, terhadap bisnis secara online. Karena khawatir akan banyaknya oknum penipuan. Namun dengan adanya asosiasi tersebut mereka menyediakan partner berbisnis yang terpercaya dan dapat diandalkan.

Sehingga hal tersebut dapat membangun ekonomi fintech di Indonesia yang berasal dari perusahaan, menjadi lebih baik. Perusahaan tersebut sudah menghimpun kurang lebih 30% dari seluruh pengguna fintech yang ada.

Perkembangan ini juga terus berlanjut yang dari awalnya 7% saja pada tahun 2006 menjadi 78% pada tahun 2017. Telah tercatat pada tahun 2017 sebanyak 140 perusahaan mulai bergabung dan juga mengikuti sistem bekerja finansial teknologi. Termasuk bank swasta atau negeri yang ada di Indonesia. Jika dilihat berdasarkan data yang telah dihimpun Bank Indonesia, telah mencatat nilai transaksi finansial teknologi di Indonesia pada tahun 2017 dan 2016 mencapai 203 triliun Rupiah. Angka ini jelas bukanlah angka yang main main untuk sebuah bisnis terutama di Indonesia.

Faktor Fintech Berkembang

Jika Anda melihat polanya. tentu saja Anda bertanya tanya bagaimana fintech tersebut bisa berkembang dengan baik. sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan diantaranya yaitu

  1. Pertama berasal dari teknologi yang menunjang. Seiring dengan perkembangan teknologi dan banyak ke perangkat yang menggunakan sistem online menjadikan fintech berkembang dengan cepat. Misalnya saja dulu hanya komputer yang dapat digunakan untuk menyambung ke sebuah internet. Namun seiring berjalan nya waktu adanya ponsel dan juga laptop yang bisa digunakan dengan sistem lebih praktis. Namun tetap bisa berhubungan dengan internet.
  2. Faktor kedua tentu saja terinspirasi terinspirasi pelaku sebelumnya. Siapa yang tidak tahu Sejarah fintech pada perusahaan startup pula seperti gojek ataupun Tokopedia. Adanya beberapa perusahaan start up yang sukses layaknya dongeng yang menjadi kenyataan. Sehingga mendorong para generasi muda ataupun mereka yang memiliki ide untuk meraih impian dengan industri fintech.  Mengapa menggunakan finansial teknologi ? Karena fintech masih tergolong baru dan memiliki peluang yang cukup tinggi terutama bagi para pemula.