Siapa yang belum pernah belanja dengan menggunakan kartu kredit? Kartu kredit memungkinkan semua pengguna untuk menikmati barang apa pun yang diminati tanpa perlu memiliki dana saat itu juga. Kartu kredit juga menjadi pendorong utama dalam masyarakat yang cashless, alias tidak perlu membawa uang tunai. Ditambah lagi dengan perkembangan e-commerce yang sangat cepat, peran kartu kredit semakin besar dan canggih.

Di sini kami akan membahas tuntas tentang apa saja yang berkaitan dengan belanja menggunakan kartu kredit, mulai dari hal-hal yang harus diketahui tentang cicilan kartu kredit, cara menggunakan kartu kredit, dan pantangan dalam menggunakan kartu kredit.

Belanja Pakai Kartu Kredit

Belanja dengan menggunakan kartu kredit memang simpel dan cepat, tapi kamu perlu tahu berbagai hal penting yang berkaitan dengan kartu kredit. Kamu harus tahu hal-hal ini agar tidak berurusan dengan tagihan yang berat atau denda karena tidak membayar cicilan tepat waktu.

Mengenal dan Memanfaatkan cicilan 0%

Pasti kamu pernah melihat iklan promo tentang cicilan 0%, baik untuk produk fashion, elektronik hingga tiket pesawat. Iklan seperti bisa dilihat dalam bentuk banner besar yang dipasang di depan toko, e-mail yang dikirimkan pihak e-commerce, atau toko online.

Cicilan 0% berarti kamu bisa membeli barang dengan menggunakan kartu kredit tanpa harus membayar bunga setiap bulannya. Dengan mengikuti program seperti ini, tagihan per bulan akan seimbang dengan total keseluruhan tagihan. Jika kamu membeli barang dengan harga Rp. 6 juta, kamu bisa mencicil barang tersebut dengan tagihan Rp. 1 juta selama 6 bulan ke depan. Yang terpenting adalah membaca syarat dan ketentuan yang berlaku, biasanya meskipun bunga 0% masih ada biaya lain yang tidak dijelaskan seperti biaya administrasi misalnya yang mencapai 3-4$ dari total transaksi yang harus dibayar.

Jangan Bayar Batas Minimum

Pihak bank biasanya menyediakan pembayaran 10% dari total tagihan yang bisa dibayar sebelum jatuh tempo. Tapi pembayaran minimum ini juga dikenakan bunga yang mencapai 4%, selain itu jika terbiasa membayar jumlah minimum, catatan kredit kamu menjadi jelek karena terbiasa menunggak.

Lunasi Tepat Waktu

Membayar tagihan di luar tempo akan dikenakan denda. Karena itu jangan menunda-nunda pelunasan pembayaran tagihan dan bayarkan utang sesegera mungkin. Utang yang menunggak akan menumpuk seiring berjalannya waktu.

Tentukan Anggaran Belanja Bulanan

Ini sudah pasti harus dilakukan semua orang. Kartu kredit bisa membuat siapa saja lupa tentang batas kemampuan membayar setiap bulannya. Karena itu agar kamu tidak lupa, catat berapa pengeluaran setiap bulan yang bisa kamu tanggung tanpa ada masalah.

Cara menggunakan Kartu Kredit

Misalkan kamu sedang berbelanja di supermarket dan ingin menggunakan kartu kredit untuk membayar semua belanjaan kamu, berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Serahkan kartu kredit kepada kasir. Kartu kredit nantinya akan dimasukkan ke dalam mesin EDC atau Electronic Data Capture. Proses ini hanya membutuhkan beberapa kredit saja.
  • Terima bukti transaksi dan tanda tangan. Setelah proses verifikasi berhasil dan mesin EDC akan mencetak bukti transaksi secara otomatis. Nanti kamu harus menandatangani bukti transaksi tersebut sebagai pemilik kartu kredit. Beberapa kredit membutuhkan PIN untuk proses verifikasi.
  • Pembayaran dengan kredit sudah selesai. Kamu sudah bisa membawa pulang belanjaan kamu dan pembayaran sudah lunas.
  • Sekarang tagihan kamu sudah terdaftar di database bank. Bank akan mulai mengirimkan tagihan atas transaksi belanja kamu setiap bulannya. Biasanya kamu akan diberikan pilihan untuk membayar 100%, 10% atau antara 10% hingga 100% dari tagihan.

Hal-Hal yang sebaiknya tidak dibayar dengan kartu kredit

Kartu kredit sebagai alat pembayaran memiliki banyak masalah dan beban yang dijatuhkan kepada pengguna. Karena itu penggunaan kartu kredit harus tahu apa saja jenis pembayaran yang sebaiknya tidak dilakukan dengan kartu kredit.

Gesek Tunai

Pemilik EDC atau merchant biasanya menyediakan jasa gestun atau gesek tunai. Dengan jasa ini kamu bisa mendapatkan uang tunai yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Tentu saja kamu akan menanggung bunga dari penarikan uang tersebut. Saat ini, pemerintah sudah melarang praktik seperti ini untuk mengurangi kebiasaan berutang masyarakat yang semakin bermasalah.

Kartu Kredit untuk Kredit Pemilikan Rumah atau KPR

Kartu kredit sebaiknya untuk barang yang bisa dilunasi dengan waktu yang cukup singkat, seperti membeli smartphone dengan cicilan 12 bulan. Untuk KPR selain jangka waktu yang sangat lama, bunga yang ada di KPR sudah cukup tinggi. Melunasi KPR dengan kartu kredit akan membuat bunga semakin membengkak.

Belanja Pakai Kartu Kredit Sangat Praktis dan Cepat Asalkan Paham Risikonya

Silakan menggunakan kartu kredit untuk mendapatkan barang yang kamu idam-idamkan, tetapi kamu harus paham akan risiko yang ada. Jangan gunakan kartu kredit untuk membayar semua jenis transaksi yang kamu lakukan. Ada tata cara yang harus kamu ketahui untuk menggunakan kartu kredit agar tidak terjebak dalam utang.