Maraknya wisata kuliner di berbagai kota besar, seharusnya tak menyurutkan kebiasaan keluarga kecil untuk masak sendiri makanan di rumah. Jika ibu rumah tangga bekerja, maka setidaknya 3x seminggu diusahakan untuk makan di rumah menyantap masakan sendiri. Namun jika ibu rumah tangga full time, maka seharusnya setiap hari bisa masak dan makan menu sendiri di rumah. Sebagai selingan, bolehlah kita agendakan seminggu 1-2 kali kalau week end untuk wisata kuliner di luar.

Agar bervariasi setiap hari, Anda harus berusaha untuk menyediakan hidangan yang berbeda. Walaupun ada anggota keluarga yang tidak 100% cocok dengan menu makanan tersebut, sebaiknya hidangan yang dimasak hari itu jangan sampai ada yang bersisa. Jika sampai tersisa Anda bisa hangatkan, masukkan ke dalam wadah kedap udara, atau disimpan di kulkas untuk dimakan di lain waktu. Jika Anda masak sendiri, biasanya menu tersebut bisa habis dalam sekali sesi makan keluarga. Lantas, apa sajakah manfaat makan dengan menu masakan kita sendiri?

Manfaat Makan Masakan Sendiri Di Rumah

Santap makan menu masakan sendiri di rumah memberikan kita kedekatan secara emosional antar anggota keluarga. Menu makanan bisa kita pilih, bahan makanan juga bisa kita atur sehingga lebih hemat dan tentu saja lebih sehat. Untuk keluarga kecil saja, dengan anggaran 1 juta rupiah, biasanya bisa untuk membuat menu makanan 1 bulan. Bandingkan dengan wisata kuliner tiap kali makan. Bisa-bisa, anggaran1 juta habis dalam 3-10 hari saja. Kok bisa? Ya, wajar, saja. Sekarang menu makan minimal dai warung kecil saja sudah Rp. 15 ribu, belum termasuk minumnya. Masih dikalikan jumlag anggota keluarga dan dikalikan sehari 3x makan. Cepat habis bukan?

Tips Menu Hemat 1 Minggu Masakan Rumah

Biar menu makanan yang Anda siapkan dalam seminggu di rumah bisa dinikmati sekeluarga dalam porsi yang tepat dan tidak mubadzir, ada baiknya Anda mempertimbangkan tips menu hemat 1 minggu masakan di rumah berikut ini:

Buat anggaran masak dalam seminggu

Anggaran dalam seminggu bisa dibagi menjadi per hari jika Anda ingin berhemat namun tetap bisa menyajikan menu yang nikmat. Saat berbelanja, bawa seperlunya saja biar tidak tergoda dan akhirnya menjadi mubadzir. Misalnya saja keluarga kecil dengan 1 anak dibuat anggaran per hari Rp.30.000,- dikali 7 hari. Maka total anggaran yang dibutuhkan dalam seminggu adalah Rp.210.000,-. Dengan anggaran seperti ini, Anda bisa mendapatkan porsi bahan-bahan makanan seperti telur, tempe atau tahu dan sayur. Sesekali bisa juga diselingi dengan daging sapi, bakso, udang, ikan, atau ayam di lain waktu.

Siapkan daftar menu sesuai selera dan budjet

Menyiapkan menu bisa dilakukan dengan kombinasi lauk protein hewani dan nabati. Anda bisa rangkum dalam bentuk excel file, kemudian dicetak dan ditempel pintu kulkas atau dinding dapur atau bisa juga di kamar tidur. Dengan panduan menu seperti itu, Anda bisa lebih mudah dalam merencanakan belanja bahan apa saja yang dibutuhkan sesuai dengan rencana menu Anda hari itu.

Siapkan rincian daftar belanja

Menyusun daftar belanjaan penting untuk dilakukan. Ambil contoh saja untuk menu soto ayam, maka Anda perlu menyiapkan belanja bahan su'un, daun bawang, jeruk nipis, ayam, serta bumbu dapur. Cek stock di lemari dapur, jangan sampai belanja berlebih. Jangan pula mudah tergoda beli bahan yang tidak atau belum diperlukan (diluar daftar belanjaan).

Sering komunikasi dengan Tukang Sayur

Tukang sayur, kini makin banyak yang sudah mulai masuk ke perumahan (dor to dor). Hal ini lebih memudahkan bagi Anda yang ingin masak menu sendiri untuk mendapatkan informasi kondisi musim sayur dan buah yang menjadi bahan dasar menu masakan Anda. Selain info sayuran dan buah yang sedang musim, cara memasak yang enak dengan bumbu-bumbunya bisa Anda berbagi rahasia. Walaupun mereka tukang sayur, tapi karena komunitasnya adalah ibu-ibu yang suka belanja sayur dan buah, maka tukang sayur ini jadi banyak pengalamannya. Kalo rutin belanja ke tukang sayur ini, bisa jadi Anda dapat banyak bonus atau diskon! Contohnya saja beli cabe, dapat bonus tomat, beli bawang, dapat bonus bumbu dapur.

Belajar pada aplikasi resep masakan

Di era digital saat ini, belajar dari aplikasi resep masakan seperti Cookpad sangatlah praktis untuk mencari inspirasi menu masakan baru. Melalui aplikasi seperti ini, Anda selain mendapat inspirasi baru juga bisa memperhitungkan apakah resep yag akan Anda coba cukup praktis atau rumit, berbahan mahal atau murah. Hal ini memudahkan dari sisi efisiensi waktu masak dan biaya yang ekonomis.

Setelah persiapan masak dengan menu makanan sendiri selesai kita lakukan, maka jangan tunda lagi segera eksekusi. Jika Anda merasakan lika-liku masak sendiri maka Anda akan merasa sayang jika sampai tidak menghabiskan menu yang sudah susah-susah Anda siapkan sendiri. Dengan cara ini secara otomatis Anda tidak akan sampai menyisakan makanan yang menyebabkan mubadzir apalagai sampai membuang kelebihan makanan yang Anda masak sendiri.