Investasi yang menguntungkan dapat menambah nilai uang yang kita tanamkan sebagai modal, atau setidaknya menjaga nilai uang kita dari kejamnya inflasi.

Terimakasih kepada media sosial dan situs-situs keuangan yang mengisi dunia maya, dan membuat masyarakat kini lebih melek akan pentingnya investasi. Investasi kini tidak hanya untuk pemodal besar. Anda bahkan bisa berbelanja daring sambil berinvestasi emas di era digital.

Pertanyaan yang selalu menghantui calon investor adalah investasi apa yang paling menguntungkan. Prinsip berinvestasi yang paling dasar adalah high risk high return. Tidak ada investasi yang 100% aman dengan harapan profit yang besar, jika ada yang menjanjikan itu, berarti Anda sedang menjadi target penipuan.

Apa saja investasi yang bisa Anda pilih, sebesar apa harapan keuntungannya, dan bagaimana resikonya? Silahkan disimak sebelum Anda memilih.

Deposito

Menyimpan uang dalam bentuk deposito merupakan teknik berinvestasi yang bebas resiko. Deposito merupakan produk bank dimana nasabah menyimpan uangnya dalam jangka waktu tertentu.

Nasabah akan menerima bunga deposito di akhir periode. Bunga yang diberikan kepada nasabah bersifat tetap, dan lebih tinggi dari pada menyimpan uang di rekening tabungan biasa.

Walaupun bunga deposito lebih tinggi dari bunga pada tabungan biasa, namun relative lebih kecil jika dibandingkan dengan tingkat inflasi. Ini menyebabkan deposito bukanlah pilihan paling ideal jika Anda menginginkan profit yang besar.

Modal awal yang harus dipersiapkan untuk membuka rekening deposito berkisar antara 8-10 juta. Jika Anda seorang mahasiswa, atau baru mulai bekerja, Anda harus menabung dulu untuk mengumpulkan modal awal sebelum membuka rekening deposito.

Emas

Menyimpan uang dalam bentuk emas adalah bentuk investasi yang paling popular sejak zaman dahulu. Banyak wanita yang memilih menyimpan perhiasan emas dengan tujuan dijual kembali untuk memenuhi kebutuhan finansial.

Kini, investasi emas masih menjadi pilihan popular karena sifatnya yang menguntungkan. Hanya saja untuk berinvestasi disarankan Anda menyimpan emas dalam bentuk emas batangan bukan perhiasan.

Investasi dalam bentuk emas batangan bisa dilakukan dengan tujuan melestarikan aset yang Anda miliki. Harga emas memiliki tren yang terus naik, sehingga nilai asset Anda akan tetap, atau bahkan naik jika Anda menyimpan emas dalam jangka waktu 5-10 tahun.

Ada kalanya nilai emas juga mengalami penurunan, namun penurunannya tidak sesignifikan penurunan harga saham. Ini yang membuat para investor menganggap emas adalah investasi yang aman.

Properti

Properti juga merupakan pilihan investasi yang tren dengan grafik yang selalu naik, sehingga dianggap investasi yang menguntungkan.

Kekurangannya adalah sebelum Anda memulai berinvestasi properti, Anda harus mengumpulkan dana dalam jumlah besar untuk membeli properti.

Uang Anda dapat berkembang melalui property dengan dua cara. Cara pertama, Anda membeli property dengan harga tertentu dan di lokasi yang Anda anggap akan menguntungkan, kemudian Anda menjual kembali properti tersebut saat harganya sudah melambung. Cara kedua, properti yang Anda beli bisa disewakan menjadi kos-kosan, kantor, atau tempat tinggal. Melalui cara kedua, properti bisa menjadi sumber pendapatan pasif.

Satu hal yang harus Anda perhatikan saat berinvestasi pada bidang properti adalah, jangan melupakan nilai penyusutannya dan biaya perawatannya. Baik cara pertama maupun kedua, Anda tetap memerlukan biaya perawatan untuk mempertahankan nilai properti.

Saham

Saham mungkin jenis investasi populer yang menggiurkan. Banyak cerita yang beredar kalau berinvestasi saham adalah cara cepat menjadi kaya.

Saham memang jenis investasi yang memiliki harapan imbal balik yang besar, tapi harus diingat kalau ini juga investasi dengan resiko yang tinggi.

Ada dua acara untuk mendapatkan keuntungan melalui investasi saham. Pertama, keuntungan bisa didapat melalui deviden saham. Caranya adalah Anda perlu membeli saham-saham dari perusahaan yang akan memberikan deviden.

Kedua, Anda bisa bermain saham. Cara ini lebih popular dibandingkan cara pertama. Anda hanya perlu membeli saham pada perkiraan harga terendah dan menjualnya kembali pada perkiraan harga tertinggi.

Peraturan saat ini minimum transaksi awal untuk membeli saham adalah 1 lot (100 lembar). Jadi modal awal untuk membeli saham bervariasi tergantung harga per lembar saham. Sebagai gambaran harga per lembar saham Telkom adalah 4 ribuan sementara harga per lembar saham BCA adalah 30 ribuan.

Peer to Peer Lending (P2P)

Sesuai namanya P2P lending adalah metode untuk memberikan pinjaman kepada bisnis atau individu, atau sebaliknya mengajukan pinjaman untuk keperluan bisnis. Pada prakteknya P2P lending akan diperantarai oleh sebuah market place P2P lending.

Pihak yang mengajukan pinjaman diwajibkan menyediakan dokumen-dokumen seperti laporan keuangan dan informasi mengapa Anda mengajukan pinjaman.

Sebaliknya, pihak pemberi pinjaman juga akan memiliki akses ke dokumen-dokumen tersebut sebagai bahan pertimbangan mengambil keputusan.

Keuntungan investasi P2P lending bagi pihak pemberi pinjaman adalah tingkat bunga yang bisa memberikan keuntungan.

P2P lending juga merupakan produk investasi resmi yang kegiatannya diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kekurangan dari jenis investasi ini adalah dana yang sudah ditanamkan tidak bisa ditarik sewaktu-waktu. Selain itu, resiko pihak peminjam tidak bisa mengembalikan pinjaman juga tetap ada.

Investasi menguntungkan sangat beragam, sayang kalau dilewatkan begitu saja. Untuk memilih, sesuaikan pilihan Anda dengan tujuan investasi dan ketersediaan dana. Berinvestasilah dengan cerdas dan jangan terburu-buru ingin menuai keuntungan semata.   Demikianlah informasi mengenai beberapa jenis investasi yang menguntungkan saat ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda yang ingin mencoba berinvestasi. Silahkan berbagi informasi bermanfaat ini dengan teman dan rekan Anda. Sampai jumpa dan Salam investasi.