SNMPTN atau Seleksi Nasional masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah saat yang penting bagi masa depan anak bangsa. Jika Anda adalah seorang orang tua yang ingin anak Anda masuk ke sekolah impian, sebaiknya mencari informasi sebanyak mungkin tentang SNMPTN. Anda tentunya tidak ingin waktu belajar anak terganggu karena terlalu sibuk mencari informasi tentang jadwal, bagaimana cara mendaftar, dan segala macam urusan yang berhubungan dengan SNMPTN.

Karena itu sebaiknya Anda mencari sendiri serba-serbi informasi SNMPTN tersebut dan bantu anak Anda untuk menyelesaikan prosedur dengan lancar sehingga mereka bisa lebih fokus ke belajar di rumah. Pada dasarnya, SNMPTN adalah jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk masuk ke PTN atau Perguruan Tinggi Negeri. Proses seleksi menghitung beberapa hal, di antaranya adalah nilai rapor atau akademik dan non-akademik. Jika prestasi siswa di sekolah bagus dan stabil, kemungkinan untuk diterima juga semakin tinggi.

Sekilas Tentang SNMPTN

SNMPTN merupakan jalur seleksi undangan dari pemerintah bagi semua calon mahasiswa terpilih, sehingga tidak ada biaya yang harus dibayar orang tua. Hanya sebagian kecil siswa saja yang akan dinyatakan lulus jalur seleksi ini, berbeda dengan SBNMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, yang memiliki peluang lebih besar untuk diterima.

SBNMPTN sendiri memiliki dua kriteria, pertama adalah UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer dan kedua adalah kriteria yang ditentukan oleh setiap perguruan tinggi negeri. Tentunya ada biaya yang harus dibayar untuk mengikuti SBMPTN.

Persyaratan SNMPTN

Ada persyaratan SNMPTN yang harus dipenuhi sebelum bisa mendaftarkan diri, yaitu siswa yang bersekolah di SMA/MA/SMK yang memiliki NPSN dan mengisi PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa adalah dua syarat wajib yang harus dipenuhi.

Lalu apa saja kriteria yang harus dipenuhi untuk diterima di PTN melalui jalur SNMPTN?

Selain harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi negeri, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk diterima di PTN melalui jalur SNMPTN, yaitu:

  • Siswa tingkat SMA/MA/SMK kelas akhir harus memiliki prestasi
  • NISN yang sudah terdaftar di PDSS
  • Catatan rapor dari semester satu hingga semester lima yang diberikan oleh pihak sekolah di PDSS
  • Nilai rapor semester satu hingga tujuh bagi siswa SMK dan prestasi akademik.

Biaya SNMPTN

Setiap peserta SNMPTN tidak perlu membayar biaya apa pun. Seluruh biaya SNMPTN sudah ditanggung oleh pemerintah. Semua proses mulai dari mendaftarkan diri hingga mengikuti tesnya adalah gratis. Jika ada pihak yang mengatakan bisa mendaftarkan siswa untuk mengikuti jalur SNMPTN dengan biaya apa pun, harap dihiraukan atau dilaporkan ke pihak berwenang.

Mempersiapkan Diri Sebelum SNMPTN

Dalam mempersiapkan diri sebelum SNMPTN, Anda sebaiknya lebih fokus. Karena selain jadwalnya lebih awal dari jalur lainnya, biaya yang harus dibayar ke depannya akan jauh lebih murah. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui, jadwal, prosedur pendaftaran, memilih program studi, dan apa saja yang harus dipelajari sebelum memulai tes.

Jadwal SNMPTN

Untungnya di jaman sekarang ini, mendapatkan jadwal SNMPTN sangatlah mudah. Cara yang paling gampang adalah dengan mengikuti halaman sosial media kemdikbud.ri baik di Instagram atau Twitter. Informasi yang disampaikan juga cukup lengkap. Biasanya jadwal dibagi menjadi tiga bagian: pendaftaran, seleksi, dan pengumuman.

Pada periode Februari lalu, pendaftaran dimulai pada tanggal 14 hingga 27. Masa seleksi dimulai pada tanggal 28 Februari hingga 3 April dan pengumuman hasil tes diumumkan pada tanggal 4 April. Sangat disarankan untuk mempersiapkan diri secara intensif dua minggu sebelum tes dimulai. Dan meskipun masa pendaftar cukup lama yaitu tiga belas hari, usahakan menyelesaikan proses pendaftaran secepat mungkin. Anda tidak tahu masalah apa saja yang akan muncul, semakin cepat mendaftar semakin banyak waktu yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah.

Kuota SNMPTN

Kuota SNMPTN biasanya hanya 20% dari total kuota setiap program studi di perguruan tinggi negeri. Karena itu hanya siswa yang memenuhi syarat atau masuk pemeringkatan sekolah saja yang bisa mengikuti proses seleksi.

Pemeringkatan dilakukan berdasarkan hasil nilai mata pelajaran dan kelengkapan data siswa yang diberikan pihak sekolah dengan ketentuan akreditasi sekolah. Pihak sekolah juga memiliki wewenang untuk menambahkan kriteria prestasi akademik atau non-akademik lain untuk membedakan satu siswa dari yang lainnya.

Mendaftarkan diri untuk seleksi SNMPTN

Jika siswa sudah memenuhi syarat atau masuk dalam daftar pemeringkatan, berikut adalah langkah untuk mendaftarkan diri untuk seleksi SNMPTN

Daftar ke Webiste Yang Disediakan

Daftarkan diri Anda ke website yang disediakan yaitu https://portal.ltmpt.ac.id/login dan juga ke https://web.snmptn.ac.id/. Untuk mendaftar diri Anda bisa menggunakan NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional dan juga masukan password. Password yang digunakan di sini sama dengan password di sistem PDSS.

Jika belum mengetahui passwordnya bisa menanyakan ke pihak sekolah. Jika masuk untuk pertama kalinya, disarankan untuk mengganti password dengan segera. Jika siswa ternyata tidak memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN maka akan mendapatkan pesan bahwa siswa tersebut tidak bisa mengikuti SNMPTN dan dipersilakan untuk mengikuti SBMPTN.

Masukkan Data Lengkap

Di dalam website, masukan data lengkap berupa biodata, perguruan tinggi negeri pilihan, program studi yang ingin ditempuh dan juga mengunggah dokumen prestasi tambahan jika ada. Jangan lupa untuk membaca semua ketentuan yang berlaku pada perguruan tinggi negeri pilihan. Setiap siswa diberikan dua kolom untuk memilih perguruan tinggi negeri, silakan isi apa nama perguruan tinggi negeri pilihan pertama dan kedua.

Unggah Foto

Untuk foto yang harus diunggah, pastikan Anda memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Foto harus terlihat jelas, mengenakan pakaian rapi, rasio foto 4:6 dengan dimensi minimal 400x600 pixel, format JPEG atau .jpg, dan ukuran file tidak lebih dari 1 MB.

Isi Formulir

Isi formulir dengan lengkap. Anda bisa melihat nama perguruan tinggi negeri dan program studi yang dipilih. Gunakan waktu ini untuk membaca formulir dan pastikan semua data sudah diisi dengan benar. Jika sudah yakin, klik Selesai dan Simpan.

Untuk mengisi data prestasi, Anda bisa memilih menu Prestasi di bagian atas halaman. Jumlah maksimal sertifikat atau piagam atau bukti lainnya yang bisa diunggah adalah tiga. Jika memiliki lebih dari tiga, pilih prestasi mana yang lebih dibanggakan.

Pendaftaran Program Bidang Studi Bidang Olahraga dan Seni Hingga Bidikmisi

Bagi siswa yang ingin mendaftarkan diri pada program studi bidang olahraga dan seni wajib mengunggah portofolio dan dokumen yang menjadi bukti keterampilan siswa. Dokumen ini juga harus sudah ditandatangani Kepala Sekolah. Anda bisa mengunduh pedoman dari http://www.snmptn.ac.id/. Silakan pilih Portofolio dan gunakan template yang sudah disediakan. Portofolio tidak boleh memiliki ukuran lebih dari 10 MB. Bila portofolio dalam bentuk video, ukuran tidak boleh melebihi 15 MB.

Bagi para peserta Bidikmisi, jangan lupa melakukan proses verifikasi ya. Klik menu Bidikmisi, centang kotak verifikasi dan klik Verifikasi. Harap diketahui, semua peserta Bidikmisi tidak bisa memilih program studi yang dimiliki oleh UIN atau Universitas Islam Negeri.

Jika semua proses sudah selesai, data yang dimasukkan tidak bisa diganti lagi. Jadi cek lagi agar tidak ada kesalahan. Jika sudah yakin, klik Finalisasi Pendaftaran. Dengan begitu siswa sudah terdaftar dan bisa mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN. Jangan lupa untuk dibawa saat mengikuti tes, jadi harus disimpan baik-baik.

Kenapa memilih dua program studi?

Kesempatan memilih dua program studi ini memang sengaja dibuat untuk memberikan peluang lebih besar bagi setiap peserta untuk diterima di perguruan tinggi negeri yang diinginkan. Program studi yang dipilih bisa di satu perguruan tinggi yang sama atau berbeda. Urutan pilihan juga menentukan prioritas. Jadi pilihan pertama adalah memiliki prioritas lebih tinggi dari kedua. Program studi yang dipilih juga bebas asalkan sesuai dengan ketentuan setiap perguruan tinggi negeri.

Sanksi Bagi Siapa Saja Yang Melakukan Kecurangan

Hati-hati, ada sanksi bagi siapa saja yang ingin melakukan kecurangan. Pengawasan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan tes berjalan lancar akan sangat ketat. Gunakan waktu yang ada untuk belajar sehingga tes tidak terasa sulit. Jika siswa atau pihak sekolah melakukan kecurangan akan ada hukuman yang cukup serius. Pihak sekolah dilarang untuk mengikuti SNMPTN di tahun berikutnya dan siswa yang lulus tes akan dibatalkan status kelulusannya.

Prosedur SNMPTN Yang Cukup Panjang Butuh Persiapan Yang Matang

Waktu menjadi alat yang sangat penting agar diterima melalui jalur SNMPTN. Persiapan untuk masuk perguruan tinggi negeri bisa direncanakan jauh sebelum pendaftaran dimulai. Dokumen-dokumen penting harus disimpan dan pastikan softcopy selalu tersedia. Foto baru juga harus ada dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Persaingan untuk diterima di perguruan tinggi negeri semakin lama semakin sulit. Jumlah siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi semakin banyak. Tergantung pada program studi yang ingin ditempuh, kuota siswa yang bisa diterima bisa sangat terbatas. Dari ribuan siswa biasanya hanya 20% yang akan diterima melalui jalur SNMPTN.

Waktu belajar harus ditambah lagi, setidaknya 1 bulan sebelum pendaftaran dimulai setiap peserta sudah mempersiapkan diri untuk menjalankan tes. Lakukan juga kunjungan ke perguruan tinggi negeri yang diminati. Kenali lingkungan kampus, apakah kampus tersebut benar-benar nyaman atau tidak. Jika diterima, selamat menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang diinginkan. Namun, jika belum diterima jangan berkecil hati, siswa bisa mengikuti tes SBNMPTN di kemudian hari.