Asuransi dapat diartikan sebagai sebuah perlindungan yang diberikan oleh sebuah perusahaan kepada perseorangan maupun suatu hal terhadap pemegang asuransi tersebut. Dari informasi yang saya dapatkan, asuransi ini sendiri memiliki banyak jenis dan ragam mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan bermotor, asuransi mobil, asuransi perjalanan, asuransi pension, asuransi pendidikan, asuransi property dan banyak jenis asuransi lainnya.

Dengan banyaknya produkasuransi yang tersedia tentunya membuat banyak masyarakat tergiur akan manfaat yang diberikan oleh produk-produk asuransi tersebut. Namun anda sebagai nasabah atau pemegang asuransi tidak boleh gabah dalam memilih asuransi dalam kehidupan anda walaupun memberikan banyak manfaat yang menggiurkan. Anda harus teliti dalam memilih asuransi yang akan anda gunakan mulai dari bagaimana pengelolaan dana asuransi yang diberikan dan bagaimana perlindungan dan besaran perlindungan yang anda dapatkan kelak.

Dari berbagai jenis produk asuransi yang telah beredar saat ini, maka bisa di kelompokkan menjadi 2 bagian besar asuransi yakni asuransi sosial dan juga asuransi komersial. Untuk asoransi sosial sendiri merupakan asuransi yang bersifat wajib karena ini meruapakan sebuah program perlindungan yang disediakan oleh pemerentahan. Lalu bagaimana dengan asuransi komersial ini, apakah setiap produk asuransi yang di miliki oleh asuransi sosial juga dimiliki oleh asuransi komersial?

Asuransi Komersial

Secara umum, asuransi komersial ini bisa diartikan sebagai produk-produk asuransi yang dimiliki pihak swasta atau diluar pemerintahan. Namun secara harfiah, asuransi komersial ini merupakan tipe asuransi yang akan membeirkan perlindungan terhadap para nasabahnya berupa perlindungan finansial akan tetapi juga menjalankan prinsip jual beli dan investasi sekaligus, sehingga akan didapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Keuntungan yang didapatkan dari system asuransi komersial akan dibagikan kepada para pemegang saham maupun investor pada asuransi komersial tersebut. Keuntungan yang didapatkan juga digunakan untuk mengembangkan kembali perusahaan asuransi tersebut. Selain itu ada beberapa perbedaan antara asuransi sosial ini dan juga asuransi komersial, sebagai berikut:

Sifat Kepesertaan

Perbedaan pertama antara asuransi komersial dengan asuransi sosial adalah bisa kita lihat pada sifat kepesertaan masing-masing asuransi. Seperti yang sudah saya bilang di atas bahwa asuransi sosial lebih bersifat wajib, sehingga para pesertanya di haruskan untuk membeli premi walaupun tidak digunakan nantinya. Sementara untuk asuransi komersial lebih bersifat bebas, jika anda memang merasa membutuhkan dan merasa akan menggunakannya di kemudian hari, anda bisa membeli asuransi komersial tersebut, jika tidak maka tidak ada paksaan untuk membelinya sehingga anda bebas dari biaya premi yang harus di bayarkan

Pengambilan Keuntungan

Perbedaan antara asuransi komersial dengan asuransi sosial juga bisa dilihat dari bagaimana masing-masing asuransi mengambil keuntungan dari premi yang telah dibayarkan. Dari pengertian asuransi komersial di atas, kita mengetahui salah satu tujuan dari asuransi jenis ini memang untuk mendapatkan keuntungan dari program asuransi yang dimilikinya.

Sementara untuk asuransi sosial, seluruh premi yang dibayarkan peserta akan digunakan seluruhnya untuk kebutuhan peserta. Dengan dua macam pengambilan keuntungan tersebut maka asuransi komersial akan memiliki premi yang lebih mahal dari pada asuransi sosial.

Asuransi komersial mengambil keuntungan dari premi asuransi yang dibayarkan dikarenakan membutuhkan biaya untuk menutupi biaya operasional dari perusahaan asuransi tersebut. Pada asuransi sosial, biaya operasionalnya di tanggun oleh pemerintah.

Manfaat Asuransi

Secara umum kita mengetahui asuransi memberikan manfaat berupa perlindungan finansial terhadap para peserta yang memgang polis asuransi. Namun dari segi manfaat kita bisa membedakan mana yang asuransi komersial dan mana yang asuransi sosial.

Pada manfaat yang diberikan oleh asuransi komersial, bisa di bilang tidak semua klaim bisa anda ajukan sebagai pemegang polis asuransi. Dan disetiap premi yang telah di bayarkan bisa hangus begitu saja walaupun selama memiliki asuransi anda tidak pernah melakukan klaim sekalipun. Beberapa penyakit bawaanpun tidak akan di tanggung dalam klaim asuransi berjenis komersial ini.

Untuk asuransi sosial sendiri memiliki manfaat yang bersifat menyeluruh, salah satu asuransi sosial yang sudah sangat diketahui oleh masyarakat Indonesia adalah BPJS. Dengan iuran bulanannya yang terbilang lebih murah daripada asuransi komersial, BPJS tetap memberikan pertanggungan biaya terhadap segala jenis penyakit.

Asuransi komersial dan asuransi sosial juga memiliki perbedaan terhadap jangka waktu pengambilan asuransinya. Jika pada asuransi komersial dengan jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan yang berlaku antar kedua belah pihak, maka untuk asuransi sosial bersifat berkelanjutan dan dalam jangka yang panjang.

Penyelenggara

Asuransi komersial sudah jelas diselenggarakan oleh pihak swasta, sementara asuransi sosial hanya diselenggarakan oleh pihak pemerintah atau BUMN. Pada asuransi komersial bisa melakukan kolaborasi dengan pemerintah atau BUMN misalnya saja asuransi AXA Mandiri, dimana AXA sebagai pihak swasta dan bank Mandiri sebagai pihak pemerintah atau BUMN nya.

Pengawasan

Untuk pengawasan ini ,setiap perusahaan keuangan yang ada di Indonesia harus terdaftar dan diawasi oleh OJK atau otoritas jasa keungan republic Indonesia. Namun dalam aturan bisnis yang dijalankan oleh asuransi sosial, semua di atur dengan undang-undang tersendiri. Sementara untuk asuransi komersial, aturan bisnisnya di atur oleh menteri keuangan.

Keunggulan Asuransi Komersial

Dengan adanya perbedaan antara asuransi sosial dan asuransi komersial, maka tidak dipungkiri banyak yang meragukan asuransi komersial karena tidak di kelola langsung oleh badan pemerintahan.Maka dari itu asuransi komersial harus memeliki beberapa keunggulan yang dapat menarik para nasabah untuk memilih asuransi jenis ini.

Jumlah Pertanggungan Besar

Jumlah pertanggungan atau biaya perlindungan yang diberikan oleh asuransi komersial bisa di bilang jauh lebih besar daripada yang diberikan oleh asuransi sosial, akan tetapi ini berbanding lurus dengan jumlah premi yang harus dibayarkan oleh nasabah asuransi. Pertanggungan biaya mencolok lainnya terdapat pada pertanggungan biaya kematian,diamana asuransi sosial hanya memeberikan biaya pertanggungan maksimal 200 juta rupiah sementara asuransi komersial bisa mencapai milyaran.

Internasional

Maksudnya disini, sifat asuransi komersial adalah internasional, peserta yang berada di luar negeri tetap masih bisa mendapatkan manfaat dari asuransi yang diikutinya, selama negara tujuan peserta asuransi masih dalam cakupan asuransi komersial yang dipiihnya. Bagusnya lagi, banyak pihak asuransi komersial yang memiliki koneksi di rumah sakit ternama di luar negeri dan juga memberikan fitur cashless.

Pembagian Keuntungan

Beberapa perusahaan asuransi komersial memberikan pembagian keuntungan terhadap beberapa peserta tertentu dalam jangka beberapa tahun. Ada juga perusahaan asuransi komersial yang sekaligus menjalankan investasi dari premi yang dibayarkan sehingga peserta asuransi mendapatkan hasil dari investasi tersebut.

Perlindungan yang lebih Banyak

Untuk saat ini kita ketahui pada asuransi sosial yang mana merupakan BPJS hanya memiliki asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan saja. Pada asuransi dengan jenis asuransi komersial, anda dapat memilih berbagai macam produk asuransi tidak hanya terbatas pada ketenegakerjaan maupun kesehatan saja.

Mudahnya Melakukan Klaim

Kita sama-sama tahu bagaimana birokrasi dan administrasi pada badan-badan yang dinaungi oleh pemerintahan, dengan begitu mudahnya klaim yang diberikan asuransi komersial menjadi point keunggulan tersendiri bagi jenis asuransi ini. Saat ini pun asuransi komersial telah banyak menerapkan funsgi cassless claim.

Macam-Macam Asuransi Komersial

Asuransi komersial memang memiliki banyak jenis produk asuransi yang bisa mereka tawarkan. Mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, bahkan hingga asuransi yang mencakup ke luar negeri dan property milik pribadi. Asuransi komersial kemudian dibedakan lagi menjadi dua jenis:

Asuransi Konvensional

Konsep yang digunakan pada asuransi konvensional dimana resiko tertangung atau peserta asuransi akan dilalihkan kepada perusahaan asuransi. Setiap premi yang dibayarkan oleh peserta dan juga hasil dari keuntungan perputaran biaya premi yang terkumpul akan menjadi milik perusahaan asuransi. Peserta asuransi akan mendapatkan manfaat ketika peserta asuransi komersial dengan tipe konvensional ini mengajukan klaim dan melengkapi syarat yang berlaku.

Selanjutnya setiap dana atau premi yang dibayarkan peserta asuransi bersifat dana hangus dimana jika tidak ada klaim maka tidak ada pengembalian dana.Namun tenang saja, untuk sekarang telah banyak yang memberikan pengembalian beberapa persen dari dana premi yang telah dibayarkan jika tidak melakukan klaim selama beberapa tahun tertentu.

Asuransi Syariah

Berkebalikan dengan asuransi komersial tipe konvensional, untuk asuransi syariah sistemnya berupa risk sharing antar satu nasabah dengan nasabah lainnya, peran perusahaan asuransi syariah disini hanya sebagai perantara saja. Keuntungan dari dana asuransi yang dikelola akan dibagikan secara merata kepada peserta dan perusahaan asuransi. Asuransi syariah juga memiliki dewan pengawas sendiri agar aturan bisnis yang dijalankan sesuai dengan syariat islam.

Begitulah sedikit penjelasan mengenai asuransi komersial. Asuransi komersial maupun asuransi sosial memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tetapi memang diakui asuransi komersial lebih banyak produk yang bisa di pilih dan banyak keuntungan yang bisa di dapatkan walau dengan harga premi yang terbilang lebih mahal jika dibandingkan dengan asuransi sosial.