Gadai ilegal menjadi masalah baru bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, tercatat sepanjang tahun 2022 terdapat 82 perusahaan menjalankan usaha gadai ilegal ditemukan oleh pihak SWI (Satgas Waspada Investasi). Entitas gadai ilegal yang berhasil ditutup pada tahun 2022 ini jelas jauh lebih tinggi jumlahnya dibandingkan dengan tahun 2021. Yang mana tercatat jumlah pegadaian ilegal yang berhasil ditutup Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2021 hanya berjumlah 17.

Bukan tidak mungkin jika saat ini masih banyak praktik gadai ilegal yang aktif beroperasi. Jika tidak segera ditindaklanjuti oleh pemerintah, jumlah kerugian yang akan diderita masyarakat akan bertambah besar. Dibutuhkan bukan hanya tindakan tegas dari pemerintah, namun juga kesadaran dari masyarakat untuk memberantas gadai ilegal. Dengan mengetahui informasi seputar gadai ilegal, jumlah kerugian tersebut bisa saja ditekan. Untuk itu, simak informasi selengkapnya mengenai gadai ilegal melalui artikel MoneyDuck di bawah ini!

Sekilas mengenai Praktik Gadai

Perhiasan menjadi aset fisik yang sering digadaikan

Gadai merupakan satu kegiatan seseorang bisa mendapatkan pinjaman uang dengan cara memberikan jaminan berupa aset fisik seperti kendaraan, tanah, hingga logam mulia. Namun untuk mendapatkan pinjaman tersebut, nilai jaminan harus memiliki nilai lebih besar daripada nilai utang. Apabila pengajuan pinjaman disetujui, selanjutnya, kamu berkewajiban untuk mengangsur pinjaman tadi selama waktu yang ditetapkan oleh pegadaian.

Jika dalam kurun waktu yang telah ditentukan kamu tidak bisa melunasi utang, jaminan akan disita oleh pihak pegadaian. Di tempat gadai resmi, terdapat masa toleransi atau masa tenggang dalam kurun waktu tertentu. Jika dalam kurun waktu itu pinjaman masih tidak bisa kamu lunasi, otomatis jaminan akan menjadi milik pegadaian. Aset yang telah disita oleh pegadaian berhak dijual melalui proses lelang.

Baca Juga: Bisakah Gadai Ijazah di Pegadaian untuk Ajukan Pinjaman?

Praktik Gadai Ilegal di Indonesia

Di balik kemudahan yang ditawarkan oleh pihak pemberi pinjaman, terdapat beberapa oknum yang menyalahgunakan aturan gadai. Karena menyalahi aturan yang berlaku, usaha ini disebut sebagai gadai ilegal. Dari banyaknya kasus gadai ilegal yang ada di Indonesia, rata-rata praktiknya dilakukan dengan meningkatkan suku bunga.

Selain itu, gadai ilegal tidak transparan dalam menunjukkan hasil pelelangan jaminan sitaan. Sebagai contoh, jika sisa pinjaman yang belum dibayar beserta bunganya sebesar Rp50.000.000, kemudian dilelang dan berhasil terjual dengan harga Rp75.000.000. Dalam hal ini, nasabah seharusnya mendapatkan sisa dari hasil lelang senilai Rp25.000.000. Namun pada kasus gadai ilegal nasabah tidak akan mendapatkan informasi hasil lelang secara transparan.

Perbedaan Ciri-Ciri Gadai Resmi vs Gadai Ilegal

Gadai resmi memberikan persentase bunga yang wajar

Praktik gadai sudah tercatat dalam sejarah sejak abad ke-18 tepatnya pada saat Nusantara baru dimasuki kolonial Belanda. Sejak saat itu, pegadaian memang cukup membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, praktik gadai ilegal bermunculan dan memberlakukan aturan sewenang-wenang. Ada banyak alasan yang memicu adanya praktik gadai ilegal. Namun, rata-rata oknum di balik praktik ini menginginkan keuntungan di luar ketentuan yang sudah disepakati di awal. Jadi, kamu perlu tahu perbedaan antara pegadaian resmi dan gadai ilegal melalui penjelasan di bawah ini:

Ketahui Ciri Gadai Resmi

Pada dasarnya, ada banyak ciri-ciri yang bisa dilihat untuk memastikan apakah suatu gadai resmi atau sebaliknya. Sehingga kamu bisa terhindar dari bahwa gadai ilegal. Berikut ini beberapa ciri pegadaian resmi dan aman dijadikan tempat gadai:

  1. Terdaftar di OJK.
  2. Mempunyai tempat khusus untuk menyimpan barang yang digadaikan nasabah.
  3. Memberikan pernyataan jelas mengenai perkiraan nilai barang yang digadaikan nasabah.
  4. Menetapkan suku bunga yang rasional dan tenor sesuai dengan banyaknya jumlah pinjaman.
  5. Transparan mengenai dana yang didapatkan hasil pelelangan properti nasabah.
  6. Menetapkan ikrar atau perjanjian di awal sesuai dengan standar yang ditetapkan OJK.
  7. Barang jaminan hanya akan diasuransikan untuk meminimalisir risiko yang tidak diinginkan, bukan disalahgunakan untuk kepentingan salah satu pihak.

Awas, Ini Ciri Gadai Ilegal!

Praktik gadai ilegal mudah menjerat masyarakat awam umumnya karena memberikan banyak kemudahan pada nasabah. Apalagi didukung dengan iklan yang menjanjikan bunga yang ringan dan kemudahan lain seperti pencairan dana dalam lima menit. Jika tidak berhati-hati, kerugian yang didapat nasabah akan sangat besar. Berikut ini beberapa ciri pegadaian ilegal yang perlu diketahui:

  1. Tidak mempunyai tempat khusus untuk menyimpan barang nasabah.
  2. Tidak memberikan informasi mengenai estimasi nilai barang yang digadaikan nasabah.
  3. Berlaku suku bunga tinggi dengan tenor singkat.
  4. Tidak ada transparansi mengenai dana hasil pelelangan barang atau properti milik nasabah.
  5. Perusahaan tidak terdaftar di OJK.

Daftar 9 Gadai Resmi Berizin OJK

Dapatkan dana segar dari gadai resmi

Kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan gadai ilegal asalkan sudah tahu karakteristik gadai ilegal. Selain itu, kamu juga bisa lebih tenang apabila menggadaikan aset yang dimiliki melalui pegadaian resmi. Berikut ini sembilan perusahaan gadai resmi yang sudah terdaftar dan berizin OJK, sekaligus lokasi perusahaannya untuk bisa dijadikan pilihan:

  1. PT Gadai Pinjam Indonesia: Jakarta Selatan.
  2. PT Sili Gadai Nusantara: Surabaya
  3. PT Jawa Barat Gadai: Bekasi.
  4. PT Sahabat Gadai Sejati: Bandung.
  5. PT Indogold Solusi Gadai: Tangerang.
  6. PT Gadai Dwijaya Utama: Cirebon.
  7. PT Gadai Langgeng Jaya: Jakarta Barat.
  8. PT Budi Gadai Indonesia: Medan.
  9. PT Gadai Mas Kaltim: Kalimantan Timur.

Baca Juga: Inilah Cara Mudah Gadai Ijazah Bank Mandiri Kredit

Daftar Gadai Ilegal per Desember 2022

Cek status pegadaian sebelum mengajukan pinjaman

Agar kamu bisa terhindar dari praktik gadai ilegal, kamu harus mengenali seperti apa ciri dan sepak terjang dari perusahaan gadai ilegal. Pada bulan Desember 2022, terdapat sembilan entitas gadai ilegal yang ditemukan SWI dan kini telah ditutup. Siapa saja?

  1. Gadai Mega Elektronik: Denpasar Barat, Denpasar, Bali.
  2. Triptoo Gadai: Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.
  3. Flobamora Gadai: Jalan Seroja Denpasar.
  4. KSP Gadai: Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.
  5. KSP Gadai: Cicaheum, Kota Bandung.
  6. Pusat Gadai Indonesia: Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
  7. Tosin Gadai: Pasar Ambacang, Kuranji, Padang.
  8. Usaha Gadai Mandiri: Jalan Teuku Umar, Padang.
  9. Gadai Syariah Berkat Bersama: Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Tips Terhindar dari Gadai Ilegal

Pelajari dokumen perjanjian utang

Kamu sudah tahu daftar gadai resmi dan gadai ilegal di Indonesia. Guna meminimalisir risiko yang disebabkan gadai ilegal, kamu bisa menerapkan tips-tips di bawah sebelum menggadaikan barang di satu tempat. Perhatikan agar kamu tidak rugi, ya!

1. Cek Statusnya di OJK

Sebelum memutuskan menggadaikan barang di pegadaian, kamu bisa memeriksa legalitas perusahaan gadai terlebih dulu. Kamu bisa melihat daftar perusahaan gadai resmi melalui situs OJK atau menghubungi kontak layanan Otoritas Jasa Keuangan di email di konsumen@ojk.go.id.

2. Ketahui Tempat Penyimpanan Barang Gadai

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perusahaan gadai berizin resmi pasti memiliki tempat menyimpan barang gadai. Hal ini dikarenakan, keberadaan tempat tersebut merupakan salah satu standar pegadaian resmi. Jika kantor pegadaian tidak dapat menunjukkan ruang penyimpanan barang, sebaiknya kamu mencari lebih banyak informasi tentang tempat tersebut.

3. Pahami Poin-Poin Perjanjian

Meskipun kamu membutuhkan uang dengan segera, pastikan untuk tidak asal menandatangani kontrak perjanjian. Bacalah tiap-tiap poinnya dengan teliti supaya tidak ada kesalahpahaman. Selain itu, kamu juga bisa bertanya langsung pada pihak pegadaian apabila terdapat poin yang kurang dipahami. Kemudian, jika banyak kejanggalan di surat kontraknya, sebaiknya cari pegadaian lain yang lebih meyakinkan kredibilitasnya.

4. Ketahui Estimasi Nilai Barang Gadai

Saat kamu memberikan barang jaminan pada pihak pegadaian, pastikan untuk mengetahui nilainya secara jelas. Sehingga, jika suatu waktu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti utang tidak terbayar kamu tidak akan rugi berkali-kali lipat. Jika masih ada hak untuk kamu dari dana hasil pelelangan, pegadaian yang resmi akan memberikannya secara langsung.

5. Pahami Syarat dan Ketentuan

Tidak sedikit gadai ilegal yang sengaja mengecoh masyarakat dengan syarat-syarat kurang rasional. Contohnya, barang otomatis menjadi milik pegadaian ketika kamu tidak bisa membayar utang di waktu yang tepat. Padahal seharusnya terdapat toleransi berupa tambahan jangka waktu agar nasabah bisa memenuhi kewajibannya untuk melunasi pinjaman.

6. Buat Laporan

Jika setelah melakukan hal-hal tadi kamu merasa ada yang tidak beres dengan suatu pegadaian, buat pelaporan sesegera mungkin. Agar kamu bisa mengurangi risiko kerugian yang bisa saja dialami masyarakat lainnya. Kamu dapat membuat laporan melalui email yang sudah tertera di laman OJK.

Baca Juga: Pinjaman 5 Menit Cair Melalui P2P Lending, Beneran Gak Sih?

Ajukan Kebutuhan Finansial yang Resmi dan Aman

Dana pinjaman bisa diajukan ke provider berizin melalui MoneyDuck

Nah, itu tadi beberapa informasi seputar gadai ilegal yang sebaiknya kamu ketahui. Dengan mengetahui ciri gadai ilegal kamu bisa lebih terhindar dari risiko penipuan. Jika kamu butuh pinjaman atau produk keuangan lain, kamu bisa menemukan rekomendasi terbaik dengan berkonsultasi dengan ExpertDuck. Kamu bisa menemukan beragam informasi menarik seputar pinjaman, kartu kredit, asuransi, investasi, dan produk keuangan lainnya. Dengan begitu kamu bisa meraih kehidupan finansial yang kamu impikan. Kamu hanya perlu menekan tombol Konsultasi Gratis di bawah ini.