Sebagai alat tukar dan pembayaran, keberadaan uang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai upaya dilakukan untuk memperoleh uang. Sayangnya sebagian orang seringkali kalap dalam menggunakan uang yang dimiliki. Alhasil jerih payah mencari uang tidak semudah menghabiskannya.

7 Cara Menghemat Uang Paling Mudah Dilakukan

Meskipun fungsi uang memang untuk digunakan, tetapi bukan berarti bisa langsung dihabiskan begitu saja. Itulah sebabnya perlu ada upaya untuk bersikap hemat agar uang yang dimiliki tidak langsung habis. Lantas bagaimana cara menghemat uang yang bisa diterapkan? Simak ulasannya berikut ini.

Buat Perincian Mengenai Pengeluaran Bulanan

Cara pertama yang bisa dicoba untuk menghemat uang adalah dengan membuat perincian tentang kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi, misalnya dalam setiap bulan. Dengan mengetahui daftar kebutuhan secara rinci, Anda bisa membuat anggaran pengeluaran yang diperlukan untuk jangka waktu sebulan.

Buatlah data serinci dan sedetail mungkin agar tidak ada yang ketinggalan. Data ini nantinya akan Anda jadikan sebagai acuan untuk mengeluarkan dana belanja. Di samping itu biasakanlah untuk berbelanja bulanan untuk menghindari kebutuhan habis di pertengahan atau akhir bulan. Kebiasaan ini mungkin seakan mengeluarkan banyak dana, akan tetapi jika diperhatikan berbelanja sedikit-sedikit jauh lebih banyak menghabiskan uang.

Sisihkan Sebagian Uang Untuk Tabungan

Cara menghemat uang selanjutnya yang bisa diterapkan adalah selalu menyisihkan sebagian uang sebagai tabungan. Sebaiknya Anda menyisihkan uang ketika menerima gaji, karena jika menabung menggunakan sisa uang di akhir bulan tidak ada jaminan bahwa uang tersebut bersisa atau tidak.

Sebuah penelitian oleh Australian Securities and Investments Commision menyebutkan bahwa di Australia hampir tiga perempat penduduknya membiasakan diri untuk menabung. Mereka biasanya mendatangi bank untuk menyetor sejumlah uang ataupun dengan menerapkan sistem transfer otomatis.

Adapun akun yang digunakan untuk menabung adalah rekening khusus. Artinya rekening ini berbeda dengan rekening utama. Cara ini cukup ampuh untuk menghemat keuangan, karena uang yang telah tersimpan di dalam rekening khusus tersebut tidak dapat digunakan dengan mudah.

Bersikap Ekonomis Dalam Menggunakan Barang

Mulai memperbaiki kebiasaan yang tanpa disadari menyebabkan Anda menjadi pribadi boros juga merupakan salah satu cara menghemat uang. Artinya berhentilah membelanjakan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Walaupun pada prakteknya hasrat seringkali membuat kalap dalam membeli barang.

Sifat ekonomis ini bisa mencakup berbagai hal. Salah satu contoh sederhananya adalah penggunaan bahan makanan. Cobalah untuk meneliti perilaku konsumtif Anda dalam sepekan ataupun satu bulan. Apakah Anda sering membuang bahan makanan yang sudah tidak layak untuk digunakan pada akhir pekan atau akhir bulan?

Kalau jawabannya ‘iya’, maka belajarlah untuk mengurangi jumlah bahan makanan yang dibeli. Hal ini tidak hanya akan membantu untuk menghemat uang pribadi, tetapi juga sekaligus menjadi kontribusi terhadap alam. Lagipula percuma saja mengambil kekayaan alam jika akhirnya hanya teronggok di tempat sampah.

Tidak hanya bahan makanan saja, kebiasaan berbelanja baik itu pakaian, aksesoris, kebutuhan pelengkap seperti mobil, perabotan, dan lain sebagainya juga harus lebih diperhatikan. Apalagi kalau ternyata Anda adalah tipikal yang senang berbelanja. Berpikirlah secara bijaksana dengan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan.

Kelola Pemasukan Dan Pengeluaran Secara Bijaksana

Salah satu cara menghemat uang yang dianggap paling baik yaitu dengan mengelola pemasukan dan pengeluaran secara bijaksana. Tentu saja sebuah teori menyebutkan bahwa pengeluaran seseorang berjalan seiring dengan pemasukan yang diperolehnya. Artinya semakin besar pemasukan, maka pengeluaran juga bertambah.

Walapun begitu, bukan berarti Anda tidak bisa mencoba untuk hidup hemat. Mulailah menelisik ulang perbandingan antara pemasukan dan pengeluaran. Perhatikan apakah pengeluaran Anda dialokasikan untuk kebutuhan yang memang urgen atau hanya sekadar keinginan pribadi saja.

Urutkan kembali anggaran dana yang dibutuhkan dalam suatu jangka waktu, misalnya sebulan. Sebisa mungkin urut dari yang paling dibutuhkan seperti biaya bahan makanan, sewa apartemen, cicilan, baru kemudian kebutuhan yang tidak begitu mendesak seperti keanggotan dan hiburan.

Manfaatkan Transportasi Umum

Membiasakan diri bepergian dengan menggunakan jasa transportasi umum sebenarnya bisa menekan biaya hidup agar menjadi lebih hemat. Hal ini juga diungkapkan oleh Andrei Vasilescu selaku CEO platform DontPayFull. Andrei menyarankan kalau selama ini Anda kemana-mana mengendarai mobil, cobalah untuk memanfaatkan kereta dan bus.

Bahkan akan lebih baik lagi jika bepergian dengan berjalan kaki atau bersepeda, karena memberi dua manfaat sekaligus. Pertama dapat menghemat budget dan kedua akan membuat tubuh lebih sehat. Mayoritas penduduk di negara maju sudah menerapkan kebiasaan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Pertimbangkan Sebelum Membeli

Kecanggihan teknologi saat ini pada satu sisi sebenarnya menjadi bumerang. Kemudahan untuk mengakses segala sesuatu termasuk situs belanja online sampai transaksi juga menjadi salah satu pemicu gaya hidup boros. Orang-orang menjadi lebih mudah membuat keputusan untuk membeli apa saja yang menarik minatnya.

Meskipun begitu Chris Whitlow yang merupakan CEO dari sebuah perusahaan pendidikan keuangan mempunyai satu tips yang cukup ampuh, terutama bagi para penggila shopping. Tips ini disebut sebagai aturan 48 jam yaitu ketika Anda menemukan sebuah barang untuk dibeli, maka tunggulah sampai dua hari sebelum memutuskan untuk membeli atau tidak. Hampir sama dengan Dominic Aarsen selaku pakar keuangan asal Australia dan founder dari ‘Make The Most of Your Money’ yang justru mempunyai tips 2 menit. Artinya Anda sebaiknya menunggu sampai 2 menit sebelum memutuskan layak tidaknya suatu barang untuk dibeli.

Biasakan Untuk Membawa Bekal Dan Air Minum

Dominic Aarsen juga menyebutkan bahwa kebiasaan minum kopi di kafe ataupun memesan makanan merupakan penghambat hidup hemat. Oleh sebab itu belajarlah untuk membawa bekal serta air minum pada saat ke kantor atau bepergian. Hal ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap cara menghemat uang.

Tidak jauh berbeda dengan mengurangi intensitas menggunakan kendaraan pribadi, terbiasa membawa bekal juga mempunyai nilai plus. Apalagi kalau bukan hidup sehat. Jadi Anda bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus dengan menerapkan kebiasaan sederhana ini.