Tak dapat dipungkiri, emas merupakan instrumen investasi yang paling populer dan banyak diminati seluruh kalangan masyarakat. Lain halnya dengan investasi properti atau saham yang membutuhkan modal besar, kita bisa memulai investasi emas hanya bermodalkan ratusan perak. Baik itu melalui Pegadaian, atau melalui program investasi emas yang belakangan populer tersedia di sejumlah situs e-commerce.

Alasan kamu harus beli emas daripada mengendapkan uang di tabungan

Selain modal yang kecil, harganya yang stabil dan cenderung meningkat menjadi alasan utama bagi banyak orang untuk berinvestasi dalam bentuk emas. Memang sih, emas mungkin tidak akan memberikan keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat. Tapi setidaknya investasi ini dapat mempertahankan harta yang kamu miliki. Mengapa? Misalnya kamu menyimpan uang Rp100 juta hari ini, dengan adanya inflasi, mungkin akan menurunkan nilai uangmu 10 tahun mendatang. Lain halnya jika uang tersebut kamu alihkan ke instrumen investasi emas. Emas tak akan tergerus oleh inflasi. Hal inilah yang menyebabkan emas cukup menjadi favorit banyak orang sebagai instrumen investasi.

Perhiasan emas masih banyak dipilih sebagai instrumen investasi

Biasanya terdapat dua jenis emas yang lazim untuk diinvestasikan, emas batangan dan perhiasan emas. Banyak orang yang menganggap emas batangan lebih tepat dan menguntungkan. Namun bagi sebagian orang, perhiasan emas masih menjadi instrumen investasi favorit. Bahkan sejak dulu, leluhur kita pun sudah berinvestasi menggunakan perhiasan emas, mulai dari cincin, kalung, gelang, dan berbagai perhiasan lainnya.

Saking populernya, banyak yang memalsukan perhiasan emas menjadi kuningan

Namun sayangnya, kepopuleran emas membuatnya banyak dipalsukan oleh oknum-oknum nakal di pasaran. Umumnya, cincin emas asli diganti dengan kuningan. Apa perbedaan emas dan kuningan? Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa, serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Sedangkan kuningan adalah logam yang merupakan campuran dari tembaga dan seng.

Kamu harus waspada! Ini cara membedakan cincin emas asli dan kuningan

Emas dan kuningan adalah logam yang sama-sama berwarna kuning berkilau. Orang yang tidak memiliki pengalaman dengan logam tentu akan kesulitan membedakan keduanya. Untungnya, ada beberapa cara untuk membedakan cincin emas asli dan kuningan. Apa saja cara tersebut? Berikut daftarnya!

Periksa cap yang menandakan kadar emas

Dalam perhiasan emas, baik itu cincin maupun perhiasan lainnya, kamu akan menemukan cap yang menandakan kadar emas. Ini biasa disebut fineness atau cap dengan angka 999.9 ataupun tanda yang menandakan kadar emas. Biasanya lazim ditandai dengan tulisan 10K, 14K, 18K, 22K atau 24K. Tulisan ini umumnya diletakkan di bagian tertentu misalkan bagian dalam cincin/gelang sambungan kalung dan lainnya. Jika tulisan kecil, maka kamu bisa mengeceknya dengan menggunakan kaca pembesar.

Cek perubahan warna

Adapun salah satu cara untuk membedakan cincin emas asli dan kuningan adalah dengan menggosok ke area tertentu pada cincin dengan menggunakan jari. Namun perlu diingat, jangan asal menggosoknya karena bisa merusak keindahan cincin. Coba gosok beberapa area yang sering terkena kulit. Apabila saat digosok warnanya berubah menjadi lebih pudar atau tak seragam, artinya emas tersebut palsu atau bukan emas namun kuningan.

Gigit Emas

Cara ini merupakan cara membedakan cincin emas asli dan kuningan yang banyak dilakukan oleh para orang tua di jaman dahulu. Percaya atau tidak, cara ini memang terbukti ampuh dan masih bisa diimplementasikan sampai sekarang. Jika emas tersebut asli maka dia akan tergores, terutama jika emas yang terkandung adalah murni. Akan tetapi cara ini tidak begitu dianjurkan karena akan merusak tekstur emas.

Tarik dengan magnet

Uji magnet ini juga cukup mudah dilakukan. Sebab, jika kamu memilih cara ini, yang kamu butuhkan hanya sebuah magnet. Caranya pun sangat gampang. Cukup arahkan magnet ke emas yang ingin diuji. Pastikan magnet yang digunakan adalah magnet kuat. Perlu kamu ketahui bahwa emas bukanlah benda magnetik. Karena bukan benda magnetik, tentunya cincin emas tidak akan bisa ditarik oleh magnet. Jika emas milikmu dapat tertarik oleh magnet, ada kemungkinan besar emas tersebut adalah logam kuningan yang dilapisi atau diberi warna emas saja.

Ukur kepadatan emas

Emas memiliki kepadatan yang lebih tinggi di antara kebanyakan logam lainnya. Maka dari itu, salah satu cara membedakan cincin emas asli dan kuningan satu ini bisa diaplikasikan. Adapun caranya adalah dengan mengisi gelas yang ada ukuran milimeter dengan air. Kemudian catat air sebelum emas dimasukkan. Lalu, ikat emas menggunakan benang, kemudian celupkan dengan cara digantung. Kamu bisa cek kembali perbedaan tingkat air sebelum dan sesudah direndam emas. Selanjutnya gunakan rumus kepadatan untuk menghitung yaitu kepadatan = massa / volume. Jika yang dihasilkan mendekati 19 g/ml maka artinya emas yang diukur merupakan emas asli.

Menggoreskan emas

Sangat mudah anda hanya perlu menggoreskan pada keramik, batu atau kertas. Jika terdapat goresan hitam pada keramik itu artinya emas milikmu palsu, dan jika tidak ada bekas berarti emas tersebut asli.