144 Penyakit yang Ditanggung BPJS Saat Ini, Terlengkap!
Ini daftar lengkap 144 penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan saat ini: 1. Dermatitis seboroik 2. Pedikulosis pubis 3. Tinea cruris 4. Eksantemapous drug 5.
DAte
14 Sep 2023
Category

Apakah kamu tahu bahwa penyakit yang ditanggung BPJS adalah topik yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap warga Indonesia? Ya, BPJS Kesehatan bukan hanya sekadar program asuransi kesehatan biasa. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga kesehatan rakyatnya, mulai dari pencegahan hingga pengobatan berbagai jenis penyakit. Mengetahui daftar penyakit yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan bisa menjadi informasi yang sangat berharga untuk kamu dan keluargamu!
Kabar baiknya, MoneyDuck di sini untuk menjelaskan semuanya untuk kamu! Kami akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang BPJS Kesehatan, mulai dari besaran iuran per bulan, manfaat yang bisa kamu dapatkan, hingga daftar lengkap penyakit yang ditanggung.
Tentang BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan adalah sebuah lembaga pemerintah yang bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh warga Indonesia. Dengan adanya BPJS Kesehatan, akses ke layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan terjangkau. Ini bukan hanya sebuah program asuransi kesehatan, tetapi sebuah revolusi dalam sistem kesehatan Indonesia yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap individu mendapatkan haknya untuk hidup sehat.
BPJS Kesehatan memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem kesehatan nasional. Lembaga ini bertanggung jawab untuk mengelola iuran dari peserta dan menyalurkannya sebagai dana jaminan kesehatan. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban finansial yang mungkin dihadapi oleh warga saat membutuhkan perawatan medis. Dengan kata lain, BPJS Kesehatan ada untuk memastikan bahwa masalah finansial tidak menjadi penghalang bagi kamu untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.
Sistem kerja BPJS Kesehatan didasarkan pada prinsip gotong royong dan keadilan. Setiap peserta wajib membayar iuran setiap bulan, yang nantinya akan digunakan untuk menanggung biaya medis peserta lain yang membutuhkan. Ini adalah sebuah sistem yang dirancang untuk saling membantu; kamu membantu orang lain dan pada saat yang sama, orang lain juga akan membantu kamu.
Baca Juga: 20 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Terbaru!
Besar Iuran BPJS Kesehatan per Bulan

Iuran BPJS Kesehatan adalah komponen vital yang memungkinkan program ini berjalan dengan lancar. Dengan iuran yang terkumpul, BPJS Kesehatan dapat menjamin layanan kesehatan bagi seluruh pesertanya. Oleh karena itu, memahami besaran iuran dan bagaimana cara membayarnya adalah hal yang sangat penting.
Peserta Pekerja Penerima Upah di Lembaga Pemerintah: Iuran sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan. Dari jumlah tersebut, 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.
Peserta Pekerja Penerima Upah di BUMN, BUMD, dan Swasta: Sama seperti di Lembaga Pemerintah, iuran adalah 5% dari Gaji atau Upah per bulan. Sebanyak 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% oleh peserta.
Iuran untuk Keluarga Tambahan: Untuk keluarga tambahan yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu, dan mertua, besaran iuran adalah 1% dari gaji atau upah per orang per bulan.
Manfaat dari Ikut BPJS Kesehatan
Menjadi anggota BPJS Kesehatan bukan hanya sekedar membayar iuran setiap bulan, tetapi juga membuka pintu ke berbagai layanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu. Dari pelayanan rawat jalan hingga rawat inap, BPJS Kesehatan menawarkan beragam keuntungan yang bisa membuat hidup kamu lebih nyaman dan terjamin.
1. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
Salah satu keuntungan utama adalah akses ke pelayanan kesehatan tingkat pertama. Ini mencakup layanan kesehatan perorangan yang bersifat non-spesialistik, termasuk rawat inap dan rawat jalan. Beberapa fasilitas kesehatan yang bisa kamu akses antara lain Puskesmas, praktik mandiri dokter, dan klinik pertama.
2. Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP)
BPJS Kesehatan juga menawarkan pelayanan rawat jalan yang terbagi menjadi dua kategori: promotif preventif dan kuratif. Dalam kategori promotif preventif, kamu bisa mendapatkan layanan seperti penyuluhan kesehatan, imunisasi rutin, dan skrining riwayat kesehatan. Sementara untuk kategori kuratif, layanannya meliputi pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.
3. Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)
Jika kamu membutuhkan rawat inap, BPJS Kesehatan menawarkan berbagai layanan mulai dari pendaftaran, akomodasi, hingga pemeriksaan medis. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pelayanan kebidanan dan neonatal jika membutuhkan.
Daftar Lengkap Penyakit yang Ditanggung BPJS
Salah satu keuntungan terbesar dari menjadi anggota BPJS Kesehatan adalah adanya jaminan pengobatan untuk berbagai jenis penyakit. Namun, tidak semua penyakit ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, mengetahui daftar lengkap penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan adalah informasi yang sangat berharga. Ini akan membantu kamu dalam merencanakan kebutuhan kesehatan dan keuanganmu.
Dermatitis seboroik
Pedikulosis pubis
Tinea cruris
Eksantemapous drug eruption, fixed drug eruption
Tinea uguium
Dermatitis perioral
Tinea kapitis
Herpes simpleks tanpa komplikasi
Tinea manus
Tinea corporis
Tinea facialis
Tinea barbe
Sifilis stadium 1 dan 2
Lepra
Skrofulderma
Erisipelas
Eritasma
Furunkel, karbunkel
Folikulitis superfisialis
Impetigo ulceratif (ektima)
Impetigo
Herpes zoster tanpa komplikasi
Moluskum kontagiosum
Veruka vulgaris
Lipoma
Ultus pada tungkai
Reaksi anafilaktik
Leptospirosis (tanpa komplikasi)
Malaria
Demam dengue, DHF
Limphadenitis
Anemia defisiensi besi
Obesitas
Hiperurisemia
Dislipidemia
Defisiensi mineral
Defisiensi vitamin
Malnutrisi energi protein
Hipoglikemi ringan
DM tipe 2
DM tipe 1
Inverted nipple
Cracked nipple
Mastitis
Abses folikel rambut/kelj sebasea
Ruptur perineum tingkat 1/2
Anemia defisiensi besi pada kehamilan
Absorsi spontan komplit
Kehamilan normal
Salphingitis
Vaginosis bakterialis
Vaginitis
Vulvitis
Infeksi saluran kemih bagian bawah
Sindroma duh (discharge) genital (Gonore dan non gonore)
Parafimosis
Fimosis
Pielonefritis tanpa komplikasi
Gonore
Infeksi saluran kemih
Hemoroid grade 1/2
Disentri basiler, disentri amuba
Hepatitis A
Taeniasis
Skistosomiasis
Askariasis
Strongiloidiasis
Penyakit cacing tambang
Keracunan makanan
Alergi makanan
Intoleransi makanan
Demam tifoid
Refluks gastroesofogus
Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
Gastritis
Infeksi pada ambulukus
Parotitis
Ulcus mulut (aptosa, herpes)
Kandidisiasis mulut
Hipertensi esensial
Tuberkolosis paru tanpa komplikasi
Pneumonia, bronkopneumonia
Bronchitis akut
Asma bronchiale
Laringitis
Tonsilitis
Faringitis
Pertusis
Influenza
Epistaksis
Benda asing
Rhinitis bukan vasomotor
Rhinitis vasomotor
Rhinitis akut
Furunkel pada hidung
Mabuk perjalanan
Serumen prop
Otitis Media Akut
Otitis eksterna
Buta senja
Presbiopia
Astigmatism ringan
Miopia ringan
Hipermetropia ringan
Episkleritis
Trikiasis
Hordeolum
Blefaritis
Mata kering
Perdarahan subkonjungtiva
Konjungtivitis
Benda asing di konjungtiva
Insomnia
Ganggungan samotoform
Vertigo (Benign paroxysmal positional Vertigo)
Bell's Palsy
Migren
Tension headace
HIV/AIDS tanpa komplikasi
Tetanus
Kejang Deman
Baca Juga: Cara Pindah BPJS Kesehatan Perusahaan ke Mandiri karena PHK
Biaya Pengobatan Lebih Ringan dengan Proteksi Asuransi!
Penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan terbatas, tidak semuanya terdaftar. Oleh karena itu, memiliki proteksi asuransi tambahan bisa menjadi solusi yang tepat untuk kamu. Ada banyak pilihan asuransi kesehatan tambahan yang bisa kamu pilih. Pastikan untuk memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Masih bingung tentang BPJS Kesehatan dan bagaimana cara mengelolanya? Jangan khawatir! Klik tombol Konsultasi Gratis di bawah ini dan bicarakan masalah keuangan kamu dengan ExpertDuck.
Related News
Bingung Soal Produk Keuangan?
Kamu bisa ngobrol langsung dan terima penawaran terbaik dari pakarnya.
Tentang MoneyDuck for Experts
New Contents