Perlu tidak sih memiliki asuransi jiwa? Kebanyakan masyarakat Indonesia masih memandang remeh fungsi asuransi jiwa. Padahal manfaat perlindungannya dapat menjamin masa depan keuangan keluarga. Terutama jika tertanggung asuransi jiwa adalah pencari nafkah keluarga. Nah, bila sudah kamu tertarik untuk memiliki asuransi jiwa namun belum terlalu paham mengenai produknya, tenang saja karena artikel ini akan membahas tips memilih asuransi jiwa terbaik untuk keluargamu.

Sebelum membeli asuransi jiwa, sebaiknya kamu memahami lebih dalam jenis-jenis asuransi jiwa dan manfaatnya agar tidak mengalami kerugian di masa depan. Ingat, tujuan memiliki asuransi jiwa adalah untuk mendapatkan perlindungan, bukan kerugian. Jadi, melakukan riset produk sangat penting. Termasuk alasan mengapa kamu harus memiliki asuransi jiwa, selain produk asuransi lainnya, seperti asuransi kesehatan. Berikut penjelasan lengkap mengenai tips memilih asuransi jiwa terbaik untuk keluarga yang telah dirangkum MoneyDuck.

Apa Sih Pengertian Asuransi Jiwa?

Dibandingkan dengan produk asuransi kesehatan, asuransi jiwa belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Alasannya, manfaat asuransi kesehatan lebih bisa sering dinikmati, sementara asuransi jiwa tidak. Pandangan ini harus segera diubah karena asuransi jiwa memberikan manfaat besar bagi perekonomian keluarga ketika mendadak terjadi risiko yang tidak diinginkan, yaitu kerugian ekonomi akibat seorang anggota keluarga meninggal dunia. Kerugian ekonomi akan sangat berdampak apabila anggota keluarga yang meninggal adalah pencari nafkah.

Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), asuransi jiwa merupakan program proteksi dengan mengalihkan risiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Sederhananya, ketika tertanggung meninggal dunia, maka perusahaan asuransi jiwa akan membayarkan ganti rugi berupa uang santunan kepada ahli waris yang telah ditunjuk di dalam polis asuransi. Sehingga kepergian tertanggung sebagai pencari nafkah akan meninggalkan dana santunan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari keluarganya.

Tips Memilih Asuransi Jiwa, Kenali Dulu Jenis-jenis Asuransi Jiwa

Agar terhindar dari kerugian, kenali jenis-jenis asuransi jiwa sebelum membeli

Memilih asuransi jiwa sebenarnya gampang-gampang susah. Kamu akan kesulitan menentukan pilihan karena ada banyak tawaran produk asuransi jiwa dari perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia. Kamu tidak akan mendapatkan perlindungan maksimal bila salah memilih produk. Namun, bukan berarti asuransi jiwa menakutkan, ya! Ada kok tips memilih asuransi jiwa terbaik yang bisa kamu ikuti. Nah, untuk mendapatkan asuransi jiwa yang tepat bagi keluarga, kamu harus mengenali jenis-jenis asuransi jiwa terlebih dahulu. Setiap jenis asuransi jiwa memiliki manfaat, nilai premi, dan nilai pertanggungan yang berbeda-beda. Berikut empat jenis asuransi jiwa yang harus kamu ketahui:

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Kamu pasti bisa menebak manfaat asuransi jiwa berjangka atau term life insurance dari namanya, kan? Ya, asuransi jiwa berjangka memberikan perlindungan bagi tertanggung (pemegang polis) untuk jangka waktu tertentu, mulai dari lima tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, dan seterusnya. Pilihan jangka waktu perlindungan disesuaikan dengan penawaran produk perusahaan asuransi (penanggung). Nilai pertanggungannya besar hingga miliaran rupiah. Tips memilih asuransi jiwa berjangka, kamu harus perhatikan poin kelebihan dan kekurangannya berikut ini:

Kelebihan Asuransi Jiwa Berjangka:

  • Menawarkan premi yang terjangkau dan murah. Kamu bisa mendapatkan premi mulai dari Rp300.000 per bulan.
  • Alasan murahnya premi bulanan asuransi jiwa berjangka karena pemegang polis dapat menyesuaikan nilai premi dengan kemampuan finansialnya.
  • Selain nilainya, pemegang polis juga dapat menentukan pembayaran premi secara bulanan, semester, atau tahunan.
  • Usia pemegang polis asuransi jiwa berjangka antara 15 tahun hingga 75 tahun.
  • Jika tertanggung tidak dapat menafkahi keluarga akibat sakit atau meninggal dunia selama kontrak polis masih berlaku, uang pertanggungan akan diberikan kepada ahli waris.

Kekurangan Asuransi Jiwa Berjangka:

  • Asuransi jiwa berjangka memiliki jatuh tempo uang pertanggungan. Dana pertanggungan tidak bisa diklaim apabila masa berlaku polis berakhir.
  • Uang premi yang telah dibayarkan tidak bisa dikembalikan ketika polis berakhir dan tertanggung dalam kondisi sehat dan mampu menafkahi keluarganya.
  • Nilai premi berisiko naik jika pemegang polis ingin memperpanjang kontrak polis.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Bila asuransi jiwa berjangka memiliki jangka waktu tertentu, maka asuransi jiwa seumur hidup memberikan perlindungan seumur hidup. Seumur hidup dalam asuransi jiwa berarti hingga batasan usia 99 tahun atau 100 tahun, tergantung ketentuan polis masing-masing perusahaan asuransi. Memiliki asuransi jiwa seumur hidup bisa menjadi tips memilih asuransi jiwa terbaik untuk keluarga jika kamu ingin mendapatkan perlindungan hingga usia tua. Tentu, asuransi jiwa seumur hidup memiliki kekurangan yang patut kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli asuransi. Jadi, perhatikan penjelasan berikut ini:

Kelebihan Asuransi Jiwa Seumur Hidup:

  • Dengan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun atau 100 tahun, peluang untuk mendapatkan dana pertanggungan sangat besar. Pasalnya, kemungkinan seseorang mencapai usia 100 tahun cukup minim, terutama di zaman sekarang.
  • Pemegang polis berhak mendapatkan premi yang telah dibayarkan kurun waktu tertentu sesuai ketentuan di dalam polis.
  • Setelah polis berakhir, uang premi bisa ditarik kembali meski selama kontrak tidak ada klaim pertanggungan.
  • Pembayaran premi berlangsung secara bulanan, semester, atau tahunan.
  • Usia pemegang polis asuransi jiwa seumur hidup mulai satu bulan hingga lebih dari 70 tahun.

Kekurangan Asuransi Jiwa Seumur Hidup:

  • Nilai premi yang harus dibayarkan cukup mahal.
  • Nilai pertanggungannya lebih kecil dibandingkan asuransi jiwa berjangka.
  • Uang premi yang akan dikembalikan akan dipotong pajak sesuai kesepakatan dan bunga sekitar 4% per tahun.

3. Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance)

Tips memilih asuransi jiwa berikutnya adalah pilih produk asuransi dwiguna atau endowment insurance jika kamu ingin mendapatkan dua perlindungan sekaligus, yaitu dana pertanggungan dan tabungan masa depan. Ya, sesuai namanya, asuransi dwiguna, manfaat perlindungan yang diberikan ganda. Untuk manfaat tabungan, nilai tabungan asuransi dwiguna jauh lebih besar dan dapat ditarik pada waktu yang telah ditentukan. Biasanya, produk asuransi dwiguna berupa asuransi dana pensiun, asuransi pendidikan anak, dan lainnya. Tips memilih asuransi jiwa dengan manfaat ganda ini, perhatikan juga kelebihan dan kekurangannya berikut ini:

Kelebihan Asuransi Dwiguna:

  • Uang pertanggungan akan diberikan kepada ahli waris ketika tertanggung meninggal dunia saat polis masih berlaku. Nilai pertanggungannya sekitar Rp150.000.000 hingga Rp500.000.000.
  • Asuransi dwiguna juga berfungsi sebagai tabungan yang dananya bisa ditarik sebelum polis berakhir.
  • Uang pertanggungan dapat diklaim sebelum polis berakhir sebagai dana darurat, sesuai kesepakatan dalam polis.
  • Pembayaran premi bisa dilakukan bulanan, semester, atau tahunan.
  • Usia pemegang polis mulai satu bulan hingga 90 tahun.

Kekurangan Asuransi Dwiguna:

  • Premi bulanan asuransi dwiguna cukup mahal hingga jutaan rupiah.
  • Uang premi dapat ditarik kembali namun ada biaya pajak sesuai kesepakatan dan bunga sekitar 4% per tahun.

4. Asuransi Unit Link

Asuransi unit link merupakan produk asuransi jiwa yang paling populer karena manfaat gandanya yang mencakup investasi. Nah, memiliki asuransi unit link merupakan tips memilih asuransi jiwa terbaik jika kamu tertarik melakukan investasi. Nilai premi yang dibayarkan akan dialokasikan untuk dana pertanggungan dan pengelolaan investasi. Sayangnya, popularitas asuransi unit link tidak dibarengi dengan literasi asuransi yang cukup. Tak jarang, nasabah asuransi unit link merasa tertipu karena mengalami kerugian. Nah, sebelum memutuskan, ini tips memilih asuransi unit link yang harus dipahami:

Kelebihan Asuransi Unit Link:

  • Asuransi unit link memberikan manfaat ganda untuk berinvestasi. Sebagian dari premi yang dibayar akan dikelola oleh perusahaan asuransi ke dalam instrumen investasi.
  • Instrumen investasi dapat ditentukan oleh pemegang polis sesuai rencana keuangan.
  • Masa perlindungan asuransi unit link cukup lama, yaitu 75 tahun hingga 100 tahun.
  • Pemegang polis dapat menarik nilai tunai meski tidak mengajukan klaim.
  • Asuransi unit link menawarkan manfaat asuransi tambahan (*rider), seperti asuransi tambahan kecelakaan, cacat total, rawat inap, penyakit kritis, dan lain-lainnya.

Kekurangan Asuransi Unit Link:

  • Premi bulanan asuransi unit link tidak murah karena adanya kebutuhan dana untuk mengelola investasi.
  • Ketahuilah fungsi utama dari asuransi jiwa adalah untuk perlindungan, termasuk asuransi unit link. Jadi, keuntungan investasi dari unit link tidak besar dan ada risiko rugi karena dipengaruhi nilai investasi di pasar.

Tips Memilih Asuransi Jiwa: Tentukan Manfaat Proteksinya

Asuransi jiwa dapat melunasi utang kredit rumah

Dari empat jenis asuransi jiwa yang telah dipaparkan di atas, sudah jelas kan pentingnya untuk mengetahui produk asuransi yang kamu butuhkan. Jangan asal pilih karena kamu akan rugi tidak mendapatkan manfaat perlindungan yang tepat. Untuk lebih menyakinkan pilihanmu, MoneyDuck menyiapkan sederet manfaat asuransi jiwa yang bisa menjadi pertimbanganmu. Semoga dengan mengikuti tips memilih asuransi jiwa ini, kamu dan keluarga mendapatkan perlindungan maksimal atas risiko kerugian finansial di masa depan.

1. Manfaat Asuransi Jiwa Memberikan Rasa Aman

Tidak seorangpun ingin mengalami musibah atau kerugian finansial. Masalahnya, tidak seorangpun juga yang bisa memprediksi masa depan. Baik itu datangnya penyakit maupun kematian. Ketika musibah menimpa, tentu kondisi finansial bisa terancam karena biaya yang harus dikeluarkan hingga kehilangan pendapatan. Nah, manfaat asuransi jiwa memberikan rasa aman dari risiko kerugian finansial di masa depan. Dana pertanggungan asuransi jiwa bisa menjadi sumber pemasukan keuangan di tengah musibah.

2. Manfaat Asuransi Jiwa sebagai Pelindung Risiko Kematian

Berbeda dengan manfaat produk asuransi lainnya, asuransi jiwa fokus untuk memberikan perlindungan dari risiko kematian tertanggung. Perusahaan asuransi akan membayarkan uang santunan kepada ahli waris atau keluarga ketika tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan atau penyakit. Dana pertanggungan disesuaikan dengan isi polis. Manfaat asuransi jiwa ini akan meringankan beban keluarga yang kehilangan sumber penghasilan dari tertanggung.

3. Manfaat Asuransi Jiwa untuk Mengelola Keuangan

Kamu tidak perlu khawatir akan kerugian finansial di masa depan ketika memiliki asuransi jiwa. Nah, untuk mendapatkan dana pertanggungan, kamu harus memenuhi kewajiban untuk membayar premi bulanan atau tahunan. Inilah menariknya manfaat asuransi jiwa yang membantu pemegang polis untuk mengelola keuangannya. Kewajiban membayar premi mendorong kamu untuk mengalokasikan pendapatan setiap bulan. Sehingga kamu lebih hemat dan bijak dalam mengelola keuangan. Ingat, premi asuransi jiwa bisa kok ditarik kembali sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

4. Manfaat Asuransi Jiwa sebagai Santunan Catat Total atau Sebagian

Tidak hanya sebagai uang santunan kematian, manfaat asuransi jiwa juga bisa digunakan untuk santunan catat total permanen atau sebagian. Musibah yang menimpa tertanggung sehingga menyebabkan dirinya catat akan berakibat ketidakmampuan tertanggung untuk mencari nafkah. Dalam kondisi ini, perusahaan asuransi akan membayarkan uang santunan sehingga tertanggung dan keluarga tidak mengalami kerugian finansial. Jumlah uang santunan sebesar 100% atau sesuai kesepakatan di dalam polis.

5. Manfaat Asuransi Jiwa untuk Investasi

Kamu telah mengetahui informasi mengenai asuransi unit link dalam paparan di atas. Premi yang dibayar pemegang polis unit link akan dialokasikan sebagian untuk dana pertanggungan, dan sebagian untuk dana pengelolaan investasi. Nah, ketika tertanggung mengalami musibah, dana pertanggungan dan hasil investasi akan diserahkan ke ahli waris. Tapi, tips memilih asuransi jiwa untuk kamu nih, jika kamu tidak ingin melakukan investasi, maka hindari membeli asuransi unit link. Sebaliknya, kamu harus membeli asuransi jiwa murni.

6. Manfaat Asuransi Jiwa untuk Melunasi Utang

Tips memilih asuransi jiwa berikutnya adalah memahami manfaat asuransi jiwa untuk urusan kredit. Ya, uang pertanggungan asuransi jiwa bisa dimanfaatkan untuk melunasi kredit atau uang. Misalnya, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Manfaat ini bisa digunakan jika tertanggung mengalami musibah cacat atau kematian ketika dalam periode cicilan KPR. Asuransi jiwa akan menjamin utang tertanggung akan lunas menggunakan uang pertanggungan.

Anti-rugi, Perhatikan 3 Tips Memilih Asuransi Jiwa Ini

Untuk masa depan finansial yang lebih aman, sudah waktunya untuk mempertimbangkan asuransi jiwa. Yuk, sisihkan penghasilan bulanan secara bijak dan cerdas dengan memiliki asuransi jiwa yang akan menjamin perlindungan diri dan keluarga dari risiko-risiko tak terduga. Selain jaminan berupa uang santunan akibat sebuah musibah, asuransi jiwa juga bisa berperan sebagai tabungan karena premi yang dibayar dapat ditarik kembali sesuai ketentuan. Nah, agar kamu tidak rugi karena salah memilih produk asuransi jiwa, berikut tiga tips memilih asuransi jiwa yang patut dipertimbangkan, terutama bagi pemula:

1. Pilih Produk Asuransi Jiwa yang Dibutuhkan

Apakah kamu membutuhkan jaminan perlindungan hingga usia 100 tahun? Atau cukup perlindungan hingga usia tertentu? Seperti apa jaminan perlindungan yang kamu butuhkan: dana pertanggungan atau tambahan investasi? Tanyakan dulu pada dirimu manfaat perlindungan asuransi jiwa yang kamu dan keluarga butuhkan. Pastikan kamu memilih asuransi jiwa dengan manfaat yang dibutuhkan. Ingat ya, manfaat maksimal asuransi jiwa berjangka berbeda dengan asuransi jiwa seumur hidup.

2. Lakukan Riset Produk dan Perusahaan Asuransi

Dalam memilih produk asuransi apapun, kamu harus melakukan riset! Lakukan riset produk yang ditawarkan agar sesuai dengan kebutuhan manfaat dan kemampuan finansial. Lakukan juga riset perusahaan asuransi karena ada banyak perusahaan asuransi di Indonesia. Pastikan kamu hanya membeli produk asuransi dari agen perusahaan asuransi yang resmi. Terapkan tips memilih asuransi jiwa ini agar kamu tidak menelan kerugian setelah menjadi pemegang polis.

3. Pilih Premi Asuransi sesuai Bujet

Setiap orang tentu ingin mendapatkan perlindungan yang optimal. Ketika memilih asuransi jiwa, tentu calon nasabah ingin mendapatkan dana pertanggungan yang besar agar ia dan keluarga mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan aman dan nyaman. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa jumlah dana pertanggungan akan memengaruhi nilai premi asuransi yang dibayarkan. Semakin besar dana pertanggungan, maka premi asuransi akan semakin mahal. Jadi, apakah kondisi finansial kamu mampu membayar premi asuransi tersebut? Waspadai risiko penunggakan premi yang akan mengakibatkan polis hangus atau tidak bisa memberikan manfaat.

Berikan Perlindungan Terbaik untuk Keluarga

Sayangilah diri dan keluargamu dengan melengkapi perlindungan masa depan melalui asuransi jiwa. Pastikan kamu memiliki dana darurat ketika mengalami musibah cacat permanen, atau tabungan untuk keluarga jika kamu meninggal dunia. Pilih jenis asuransi jiwa terbaik yang paling tepat dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Kamu dapat memilih produk asuransi jiwa terbaik untuk keluarga melalui konsultasi dengan Expert di MoneyDuck. Kami siap membantu melalui konsultasi gratis! Buruan, klik tombol Konsultasi Gratis di bawah ini.