Di era yang serba digital, gembar-gembor mengenai cashless society semakin menjadi nyata. Sekarang banyak sekali transaksi yang sudah bisa dilakukan dari smartphone masyarakat. Tanpa ribet, dan tentu saja, tanpa uang.

Tapi, tahukah Anda kalau transaksi tanpa uang sebenarnya sudah dilakukan sejak lama?

Dimulai di Amerika pada tahun 50an sebagai semacam kartu pelanggan yang memungkinkan berbagai transaksi bisa dibayar di akhir bulan, kartu ini berubah menjadi kartu kredit. Baru setelah itu Bank of America menerbitkan Visa dan pada tahun 60an memulai ekspansi ke luar negeri.

Seiring berkembangnya perusahaan perkreditan seperti Visa dan Mastercard International, kartu kredit pun sampai di Indonesia pada tahun 80an. Saat itu, Bank Duta adalah yang pertama kali menerbitkan dan memasarkannya meski hanya untuk konsumsi nasabahnya sendiri.

Apa Itu Kartu Kredit Dan Bedanya Dengan Kartu Debit?

Jadi, ditilik dari fungsinya, kartu kredit adalah sebuah kartu yang memungkinkan penerbit kartu kredit meminjamkan uangnya kepada konsumen. Kartu ini juga biasa disebut kartu utang karena memang pemilik kartu sebenarnya meminjam uang dari penerbit kartu dan harus membayar sebelum jatuh tempo.

Lalu, apa bedanya dengan kartu debit?

Sederhananya, kartu debit adalah kartu yang memungkinkan pemilik untuk mengakses isi tabungannya. Anda bisa melakukan transaksi cashless seperti kartu kredit tetapi yang dipotong adalah saldo tabungan Anda. Kartu debit juga bisa Anda gunakan untuk mengambil uang secara tunai di mesin ATM atau mentransfer uang ke rekening lain.

Manfaat Kartu Kredit Dan Kartu Debit

Dua kartu ini sebenarnya berfungsi sama, melakukan transaksi non-tunai. Namun, dengan cara pemakaian yang berbeda, keunggulan keduanya pun berbeda. Berikut manfaat dari kartu kredit dan kartu debit:

Kartu Kredit

    • Bisa melakukan transaksi meski tidak memiliki saldo di rekening
    • Bisa digunakan di seluruh dunia
    • Bisa membayar dengan mencicil atau dibayar di belakang
    • Bisa bertransaksi tanpa harus memiliki rekening penerbit kartu
    • Bisa menjadwal pembayaran bermacam tagihan dengan tepat waktu
    • Bisa memberikan control pengeluaran melalui riwayat transaksi

Kartu Debit

    • Bisa menarik uang tunai dan mentransfer ke rekening lain kapan saja
    • Bisa digunakan untuk belanja di manapun yang menyediakan mesin EDC
    • Memiliki bunga yang kecil atau bahkan tanpa bunga setiap melakukan transaksi
    • Tidak ada biaya tahunan karena dihitung per transaksi
    • Tidak ada ada biaya transaksi di ATM bank penerbit kartu

Kekurangan Kartu Kredit Dan Kartu Debit

Meski memiliki manfaat yang memudahkan, tetap saja dua kartu ini tidaklah sempurna. Berikut kekurangan kedua kartu yang bisa Anda jadikan pertimbangan sebelum membuat kartu kredit atau debit.

Kartu Kredit

    • Memiliki bunga setiap transaksi yang bisa bertambah besar sesuai besaran transaksi
    • Memiliki tenggat waktu pembayaran yang harus dibayar
    • Memiliki bunga tambahan jika telat membayar
    • Memiliki biaya transaksi di mesin ATM yang tergolong tinggi
    • Memiliki batas pinjaman sesuai dengan jenis kartu yang dipakai
    • Memiliki tagihan bulanan
    • Proses pembuatannya tergolong sulit karena syarat yang cukup rumit

Kartu Debit

    • Memiliki batas transaksi sesuai dengan salso yang dimiliki
    • Jarang memiliki fitur yang terintegrasi dengan transaksi online
    • Tidak bisa digunakan di luar negeri atau yang tidak menyediakan layanan penerbit kartu, misalnya mesin ATM atau EDC
    • Memiliki promo yang minim atau penawaran menarik dari penerbit kartu
    • Rentan dalam penyalahgunaan

Cara Membuat Kartu Kredit Dan Debit

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan kartu kredit dan debit, berikut cara membuat kartu ini:

Kartu Kredit

Untuk membuat kartu kredit, yang pertama perlu Anda perhatikan adalah seberapa besar kebutuhan Anda pada kartu tersebut. Sebab, kartu kredit memiliki jenis yang berbeda-beda berdasarkan batas transaksi dan kebijakan dari penerbit kartu. Tentu saja, setiap penerbit kartu memiliki penawaran dan segmentasi yang berbeda-beda. Untuk syarat pembuatan, tiap-tiap penerbit umumnya memiliki kesamaan, yaitu usia di atas 21, memiliki pendapatan tetap. Penghasilan tentu menjadi factor penting dalam proses persetujuan dan juga menentukan jenis-jenis kartu mana yang bisa Anda ambil. Anda cukup datang ke bank yang diinginkan karena hampir setiap bank pasti melayani pembuatan kartu kredit. Jika tidak ke bank, masih banyak sekali penerbit kartu kredit yang tersedia dan biasanya memiliki proses persetujuan yang lebih longgar.

Kartu Debit

Kartu debit yang berfungsi sebagai tabungan bergerak, juga berfungsi sebagai ATM. Untuk itu pembuatannya pun sangat mudah atau tidak ada halangan. Sama seperti kartu kredit, kartu debit memiliki berbagai jenis kartu dan berbeda di tiap bank. Untuk mendapatkannya, Anda cukup datang ke bank tempat Anda menyimpan uang. Tidak ada syarat khusus untuk pembuatannya karena ketika Anda memiliki rekening, hampir pasti Anda juga akan memiliki kartu debit. Seperti penggunaan uang, kartu kredit dan kartu debit menuntut kebijakan Anda dalam menggunakan. Sebab, dengan adanya fitur cashless, pengeluaran jadi terlihat seperti tanpa mengeluarkan uang. Akibatnya, ini bisa memicu sifat yang boros.