Saat ini perusahaan-perusahaan fintech P2P Lending menawarkan pinjaman online modal usaha kepada pengusaha kecil yang menghadapi kesulitan modal, tetapi tidak bisa mengajukan pinjaman ke bank. Tantangan yang harus dihadapi oleh para pengusaha UKM adalah pengelolaan cash flow karena pembayaran dari klien tidak langsung diterima, bahkan ada yang dicicil. Padahal kegiatan produksi menyebabkan biaya produksi yang tentunya harus dikeluarkan terlebih dahulu. Selain itu, pembayaran klien dan pembayaran ke supplier harus tetap lakukan.

Banyak pengusaha yang menginginkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan sehingga tidak bisa mengajukan ke bank. Solusinya adalah pinjaman online modal usaha yang disebut invoice financing. Jenis pinjaman ini tanpa jaminan apapun sehingga banyak orang yang tertarik untuk meminjam secara online. Hal yang menjadi patokan adalah invoice atau tagihan yang dimiliki oleh pengusaha. Tagihan ini yang akan dinilai oleh pemberi pinjaman berdasarkan nilai tagihan yang diberikan oleh pinjaman modal usaha kecil.

Sudah tahu belum tentang perusahaan fintech P2P Lending apa saja yang memberikan pinjaman online modal usaha terpercaya? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Investree

https://www.investree.id

investree

Investree memiliki izin OJK sehingga legalitasnya terjamin. Para pengusaha UKM bisa mengajukan pinjaman online modal usaha melalui Investree. Periode pinjaman (tenor) berkisar antara 3 hingga 12 bulan. Bunga efektif yang ditetapkan sebesar 20% hingga 55% per tahun. Selain itu, Investree menetapkan biaya provisi antara 3% hingga 5% dari hasil sistem credit scoring Investree. Nominal pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 2.5 atau maksimal 80% dari nilai invoice/tagihan.

Investree tidak memberikan denda terhadap pembayaran yang dipercepat untuk produk Pinjaman Bisnis. Namun, peminjam berkewajiban untuk membayar bunga senilai nominal yang telah disepakati sebagai komitmen. Investree juga memiliki pinjaman modal usaha syariah yang bebas riba. Pembiayaan Syariah yang diberikan maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2Milyar untuk setiap invoice. Tenor atau jatuh tempo invoice maksimum 6 bulan yang disertai dengan pertimbangan dan analisis dari Investree.

Modalku

Modalku telah terdaftar di OJK sehingga tidak usah ragu untuk mengajukan pinjaman online modal usaha. Nominal yang ditawarkan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar dengan tenor 3 bulan sampai 24 bulan. Cakupan wilayah operasional Modalku antara lain Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Persyaratan utama yang harus dipenuhi calon peminjam adalah Warga Negara Indonesia yang berusia 21 s/d 60 tahun, memiliki omzet bisnis minimal Rp. 20 juta/bulan dengan bentuk PT, CV atau usaha perseorangan yang telah beroperasional minimal 1 tahun.

Proses verifikasi dan penyetujuan permohonan pinjaman selama 4 hari kerja. Jika pinjaman disetujui maka proses crowdfunding atau penggalangan dana dilakukan selama 6 hari kerja. Adapun persyaratan dokumen utama yang harus diserahkan antara lain catatan rekening bank 6 bulan terakhir, laporan keuangan 2 tahun terakhir yang telah diaudit, dan laporan keuangan 1 tahun terakhir yang dibuat oleh manajemen perusahaan, identitas dan dokumen pribadi penjamin, serta kartu nama penjamin.

Akseleran

Akseleran adalah perusahaan P2P Lending yang menawarkan pinjaman online modal usaha terpercaya karena sudah terdaftar di OJK. Bentuk bisnis yang diberi pinjaman adalah usaha perseorangan, firma, CV, dan Perseroan Terbatas (PT). Nominal pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 75 juta hingga Rp 200 juta dengan tenor 1 bulan hingga 24 bulan. Suku bunga yang diberikan berkisar 6.48% hingga 17% per tahun dan bersifat flat. Persentase suku bunga ditentukan oleh grade dari pinjaman yang berasal dari hasil analisis kelayakan dan risiko usaha.

Adapun persyaratan usaha yang dapat diberikan pinjaman online modal usaha antara lain usaha sudah berjalan lebih dari 1 tahun dan berlokasi di Jabodetabek, Banten, atau Bandung; usaha yang berada di luar cakupan tersebut bisa memakai layanan asalkan jumlah pinjaman lebih dari Rp200 Juta; telah berhasil mencetak laba bersih dalam 1 tahun terakhir; mempunyai laporan keuangan setidaknya laporan laba rugi yang akan dicocokkan dengan rekening koran 3 bulan terakhir; membuat proposal pinjaman; dan mampu melengkapi dokumen pendukung yang disyaratkan.

Koinworks

Koinworks sudah cukup terkenal dan tentu saja terdaftar di OJK. Perusahaan P2P Lending ini menawarkan pinjaman online modal usaha untuk pengusaha kecil dan menengah tanpa jaminan apapun. Plafon atau nominal pinjaman antara Rp 10 juta hingga Rp 2 miliar dengan lama pinjaman (tenor) 6 bulan sampai 24 bulan. Bunga pinjaman yang ditetapkan adalah 0,75% – 1,67% flat per bulan yang disertai dengan biaya-biaya lain seperti biaya persetujuan kredit sebesar 2% – 4%, biaya asuransi jiwa sebesar 0.24%, dan biaya administrasi sebesar Rp100,000.

Persyaratan calon peminjam adalah Warga Negara Indonesia yang tinggal di Indonesia, berusia minimal 21 tahun; usaha atau bisnis setidaknya telah berjalan selama satu tahun, menyertakan SIUP+TDP+NPWP perusahaan bagi PT atau CV; dan mutasi rekening perusahaan selama 3 bulan terakhir. Tidak ada biaya penalti untuk pelunasan kredit lebih awal dari tenor yang disepakati.

Esta Kapital

Esta Kapital adalah perusahaan P2P lending yang diakui oleh OJK sehingga tidak perlu ragu kalau ingin mengajukan pinjaman online modal usaha. Dokumen yang harus diserahkan sebagai peminjam atau pemberi pinjaman antara lain foto KTP, NPWP, Buku Tabungan, alamat email, dan nomor handphone yang aktif. Adapun biaya-biaya yang harus dibayar oleh peminjam antara lain bunga bersih sebesar 8 hingga 12%, biaya assesment risiko sebesar 4 hingga 6%, biaya mitigasi risiko sebesar 4 hingga 6%, biaya penagihan (collection) kepada para peminjam sebesar 10 hingga 12%, dan bunga pinjaman sebesar 4 hingga 6%.

Itulah 5 perusahaan P2P lending yang menyediakan pinjaman online modal usaha. Pastikan bahwa perusahaan fintech yang dipilih untuk mengajukan pinjaman telah terdaftar di OJK sehingga tidak ada unsur penipuan. P2P menjadi solusi bagi pengusaha yang membutuhkan dana cepat tanpa jaminan sehingga perusahaan-perusahaan tersebut memberikan suku bunga yang lebih tinggi sebagai mitigasi risiko karena proses yang cepat dan mudah.