Perkembangan Sektor Keuangan

Beragam perkembangan kini bisa dinikmati di semua sektor termasuk keuangan yang berhubungan dengan perbankan. Tiap orang bisa dengan mudah mendapatkan layanan dan fasilitas dari Bank, membuat hidup terasa jauh lebih praktis dan mudah. Beragam produk pun diluncurkan oleh perbankan, salah satunya ialah kartu kredit.

Mengenai kartu kredit dan tentang bagaimana penggunaan dan segala seluk beluknya kali ini kami ulas selengkapnya untuk Anda agar Anda memahami dan bisa menikmati layanan terbaik sebagai seorang konsumen.

Apa Itu Kartu Kredit

Kartu Kredit atau Credit Card ialah kartu khusus yang dikeluarkan oleh Bank untuk konsumennya dan dengan kartu tersebut konsumen atau pemakainya bisa membeli barang, jasa, serta beragam transaksi apapun tanpa harus membayar langsung, pembayaran dilakukan dengan cara “hutang”.

Kartu Kredit adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di hampir semua sektor perbelanjaan online dan offline dimana kartu berfungsi sebagai fasilitas. Tiap Bank memiliki aturan dan kebijakan sebagai panduan hak dan kewajiban kedua belah pihak yaitu pihak Bank dan konsumen.

Seluk Beluk Kartu Kredit

Kartu Kredit ibarat sebuah pinjaman, nasabah yang menggunakannya harus membayar pinjaman tersebut dalam jangka waktu jatuh tempo yang ditentukan. Kartu Kredit juga memiliki sejumlah limit yang bisa diatur oleh pihak Bank sesuai kemampuan konsumen.

Kartu Kredit yang berbentuk sama persis dengan kartu ATM ini umumnya juga dilengkapi dengan beragam promosi dan penawaran menarik untuk meningkatkan minat konsumen. Sebagai konsumen tentu wajib untuk mengerti apa saja keuntungan dan kerugian memakai Kartu Kredit dan bagaimana cara bijak memakainya.

Cara Kerja Kartu Kredit di Indonesia

Mungkin Anda merasa tertarik memakai Kartu Kredit karena segala kemudahan yang ditawarkannya, serba cepat dan semakin canggih. Pernahkah Anda berfikir bagaimana cara kerja Kartu Kredit di Indonesia?

Kenapa bisa sebegitu lancar sistemnya, bisa dipakai otomatis sepanjang waktu? Jelas di balik itu semua ada sistem kerja yang mumpuni pula, sehingga jutaan pengguna Kartu Kredit bisa menikmati dengan nyaman segala layanannya.

Pinjaman dan Kartu Kredit

Cara kerja Kartu Kredit di Indonesia berjalan layaknya sebuah sistem pinjaman uang. Pihak Bank memiliki sejumlah dana yang dihimpun dari masyarakat atau sumber lainnya dimana dana tersebut akan disalurkan kembali dalam bentuk limit Kartu Kredit.

Cara kerjanya dimulai saat konsumen mengajukan permohonan kepemilikan Kartu Kredit kepada pihak Bank. Hal ini bisa dilakukan dengan melengkapi segala persyaratan yang ditentukan dan mengikuti serangkaian prosesnya termasuk survey (jika dibutuhkan).

Proses Mengajukan Kartu Kredit

Proses umumnya berlangsung selama 14 hari kerja hingga pengajuan Kartu Kredit diterima. Saat Anda telah memiliki Kartu Kredit, maka Kartu Kredit tersebut akan menjalankan fungsinya dan bekerja untuk Anda, sebagai sebuah “hutang” yang wajib Anda bayar di setiap tanggal jatuh tempo yang ditentukan.

Yang Terjadi Jika Telat Membayar Tagihan Kartu Kredit

Jika terjadi telat bayar, maka Bank akan menerapkan sistem kerja yang sama sebagaimana pinjaman. Bank akan melakukan penagihan kepada konsumen dan konsumen pemakai kartu kredit memiliki kategori khusus yang berhubungan dengan status kelancaran pembayarannya yakni lancar, kurang lancar, atau macet.

Proses Transaksi Kartu Kredit

Setelah mengetahui gambaran secara umum bagaimana cara kerja Kartu Kredit di Indonesia dijalankan, kini saatnya Anda memahami bagaimana proses di setiap transaksinya. Proses di setiap transaksi Kartu Kredit melibatkan banyak pihak. Berikut gambaran prosesnya.

Transaksi di Toko atau Merchant

Setiap proses transaksi pada Kartu Kredit berhubungan langsung dengan konsumen selaku pemilik Kartu Kredit, toko atau merchant tempat Kartu Kredit digunakan, serta Bank yang digunakan oleh toko dan konsumen.

Petugas Menggesek Kartu pada Mesin EDC

Ketika Anda melakukan pembayaran belanja dengan Kartu Kredit, maka petugas toko atau kasir akan menggesek Kartu Kredit Anda pada mesin Electronic Data Capture (EDC) yang bisa membaca data di Kartu Kredit yaitu nomor kartu, tanggal kadaluarsa, limit, dan sebagainya.

Bank Menerima Informasi Transaksi

Bank pun menerima informasi transaksi belanja tersebut pada waktu yang sama dan melakukan pengecekan serta validasi saat itu juga. Segala informasi dikirimkan secara otomatis dengan sistem data yang canggih.

Transaksi Disetujui Sesuai Limit yang Tersedia

Setelah dikonfirmasi, maka transaksi akan disetujui dan pengguna bisa memakai dengan bebas sesuai limit yang tersedia.

Sistem Pembayaran Kartu Kredit

Transaksi yang Anda lakukan saat berbelanja dengan Kartu Kredit tidak berhenti begitu saja, masih ada proses selanjutnya yang berkaitan dengan sistem pembayaran, berikut tahapannya :

Menandatangani Slip Pembayaran

Saat melakukan transaksi dengan Kartu Kredit, Anda diminta menandatangani slip pembayaran, slip tersebut akan dipakai untuk menagih kepada Bank yang menerbitkan Kartu Kredit dan Bank penerbit Kartu Kredit tersebut akan membayar sesuai dengan nominal yang tertera.

Penagihan oleh Pihak Bank

Selanjutnya pihak Bank akan menagih kepada Anda selaku pengguna di tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan. Memahami bagaimana proses di setiap transaksi Kartu Kredit kini membuat Anda lebih siap dan bijak dalam penggunaannya. Jadikan Kartu Kredit sebagai sarana untuk membantu aktivitas sehari-hari dan jangan lupa akan ketepatan waktu dalam pembayarannya agar Anda memiliki status pembayaran yang bagus atau lancar.

Perusahaan Jasa Keuangan yang Menerbitkan Kartu Kredit

Darimana Kartu Kredit yang Anda miliki diterbitkan? Siapa Perusahaan yang bekerja di baliknya? Nah, berikut ini adalah perusahaan penerbit jasa keuangan yang menerbitkan Kartu Kredit di seluruh dunia.

Mastercard

Merupakan salah satu penerbit Kartu Kredit terbesar di dunia yang berdiri sejak tahun 1966. Pusatnya berada di Purchase, New York, Amerika Serikat. Kartu Kredit ini digunakan di seluruh dunia dan paling banyak penggunanya di Eropa serta Amerika.

Visa

Ialah singkatan dari Visa International Service Association yang merupakan provider Kartu Kredit populer di dunia. Berdiri sejak tahun 1958, pusatnya berada di California, Amerika Serikat.  Visa ialah Kartu Kredit yang paling banyak dipakai di Indonesia.

JCB

Penerbit Kartu Kredit ini berasal dari Tokyo, Jepang. Berdiri sejak tahun 1961 dan telah dipakai di lebih dari 16 negara termasuk Indonesia.

Itulah berbagai perusahaan jasa keuangan yang menerbitkan Kartu Kredit. Tiap perusahaan bekerjasama dengan berbagai Bank di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Bank di Indonesia yang Menerbitkan Kartu Kredit

Sebagaimana diketahui bahwa perusahaan penerbit Kartu Kredit telah bekerjasama dengan semua Bank termasuk Indonesia sehingga Kartu Kredit juga bisa digunakan dan begitu populer di Indonesia. Inilah Bank yang menerbitkan Kartu Kredit di Indonesia :

  • HSBC (Hongkong Shanghai Banking Corporation)
  • Citibank
  • Bank Mega
  • Bank Central Asia (BCA)
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank Permata
  • Bank Standart Chartered
  • United Overseas Bank (UOB) Indonesia
  • Maybank
  • Bank ANZ (Australia and New Zealand Banking Group)
  • Bank Panin
  • Bank Tabungan Negara (BTN)
  • Bank OSBC NISP (Oversea Chinese Banking Corporation)
  • Bank Sinarmas
  • Bank Bukopin
  • Bank Jabar Banten (BJB)
  • BRI (Bank Rakyat Indonesia)
  • BNP (Bank Nusantara Parahyangan)
  • AEON Bank (Ion Kabushiki-gaisha)
  • Bank Danamon
  • Digibank (Bank DBS Indonesia)

Beberapa Perbedaan antara Kartu Kredit dan Kartu Debit

Kartu Kredit dan Kartu Debit, memiliki bentuk yang sama namun bertolak belakang dalam sistem penggunaannya. Kartu Kredit dan Kartu Debit memiliki perbedaan sangat jelas dari segi fungsi dan cara pembayaran. Berikut penjelasan selengkapnya.

Berdasarkan Fungsi dan Sistem Bayar

Kartu Kredit dan Kartu Debit memiliki fungsi yang berbeda. Kartu Kredit berfungsi sebagai kartu hutang atau kartu yang bisa dipakai sebagai sarana pinjaman dimana pinjaman dipakai untuk beragam transaksi barang dan jasa dengan semua toko atau merchant yang bekerjasama.

Jadi Kartu Kredit dipakai sebagai alat belanja dengan sistem bayar di belakang, atau konsumen bisa membeli dan memiliki barang atau jasa apa saja dengan membayar nanti atau paylater.

Sedangkan fungsi Kartu Debit sebagai media penyimpan sekaligus alat bayar. Nasabah memiliki sejumlah dana di Bank yang datanya bisa dicek melalui Kartu Debit. Dana tersebut bisa disimpan tanpa dipakai, bisa dipakai dengan cara diambil di ATM (Anjungan Tunai Mandiri) atau fasilitas penarik uang lainnya, juga sekaligus bisa dipakai untuk belanja, namun pembayaran dilakukan di awal dengan cara memotong secara otomatis saldo di Kartu Debit dan nasabah tidak memiliki tanggungan atau beban apapun karena biaya telah dibayar di awal.

Berdasarkan Status Kepemilikan

Kartu Kredit, meskipun memiliki atas nama konsumen, dana atau saldo di dalamnya bukanlah milik nasabah tersebut, melainkan milik Bank yang menerbitkan, dana disimpan di Kartu Kredit hanya sebagai bentuk pinjaman yang nantinya harus dikembalikan.

Sedangkan pada Kartu Debit, saldo di dalamnya adalah milik dan hak konsumen yang dititipkan di Bank dimana konsumen bisa mengambil kapan saja sesuai kebutuhannya.

Berdasarkan Manfaat

Kartu Kredit memiliki manfaat sebagai kartu hutang atau pinjaman, sedangkan Kartu Debit bermanfaat sebagai kartu tabungan atau simpanan.

Pihak yang Terlibat dalamHadirnya Kartu Kredit di Indonesia

Kartu kredit pertama kali muncul di Indonesia pada tahun 1980. Pihak yang terlibat pada saat itu ialah VISA, MasterCard International dan Bank Indonesia yang berperan ialah Bank Duta. Kartu Kredit pada saat itu begitu susah untuk didapatkan, harus melalui proses yang panjang, harus memiliki penghasilan tinggi, pekerjaan mapan, jabatan bergengsi, dan syarat lainnya. Sehingga hanya orang-orang kaya atau pejabat tinggi yang memilikinya.

Lambat laun banyak masyarakat yang berminat karena menyadari manfaatnya seperti lebih praktis dan aman dipakai untuk bertransaksi serta bisa membantu disaat harus memenuhi kebutuhan mendesak. Berbagai Bank di Indonesia pun mulai menerbitkan Kartu Kredit bekerjasama dengan VISA dan MasterCard.

#Penerbit internasional kartu kredit

Hingga kini Kartu Kredit bisa digunakan jutaan masyarakat Indonesia dengan syarat dan proses lebih mudah dan pihak yang berperan dalam kehadirannya ialah penerbit internasional seperti VISA, MasterCard, dan JCB. Bank Indonesia seperti BCA, BNI, pemilik Kartu Kredit atau konsumen, serta pihak toko atau merchant yang bekerjasama.

Besaran Suku Bunga Kartu Kredit di Indonesia

Sebagaimana pinjaman yang memiliki bunga, Kartu Kredit menerapkan sistem yang sama. Menawarkan kemudahan, kepraktisan, dan konsumen harus membayar apa yang dimiliki di awal dengan biaya lebih alias dengan membayar bunga. Tiap Kartu Kredit yang diterbitkan Bank Bank di Indonesia memiliki suku bunga yang berbeda-beda. Berikut beberapa produk Kartu Kredit berbagai Bank Indonesia dan suku bunganya per bulan.

  • HSBC VISA Platinum Card : 2,25%
  • CitiBank Kartu Kredit : 2,25%
  • HSBC Signature Experience : 2,25%
  • CIMB Niaga Ultimate : 2,25%
  • UOB One Card : 2,95%
  • Mega Kartu Kredit Platinum : 2,25%
  • Danamon Kartu Kredit World : 2,95%
  • BCA Kartu Platinum : 2,75%
  • Mandiri Kartu VISA : 2,95%
  • MayBank VISA Infinite : 2,95%
  • BNI Credit Card : 2,95%
  • BTN Kartu Kredit Platinum : 2,95%
  • Panin Kartu Platinum : 2,95% Dari beberapa produk kartu kredit di atas dapat disimpulkan bahwa besaran bunga kartu kredit di Indonesia hampir sama yaitu minimal 2,25% per bulan.

Keuntungan Memiliki Kartu Kredit

Kartu Kredit tidak hanya dipakai sebagai gaya hidup namun banyak digunakan karena berbagai tawaran menarik dan keuntungan yang bisa didapatkan. Jika Anda sungguh tertarik untuk memilikinya, berikut keuntungan memiliki Kartu Kredit yang akan Anda dapatkan.

Praktis dan Nyaman

Berbelanja dengan uang tunai seringkali kurang aman dan terasa merepotkan, terlebih jika berbelanja dalam jumlah yang besar. Namun hal ini tidak akan dialami oleh pemilik Kartu Kredit. Belanja apa saja dalam jumlah berapapun asal masih dalam jumlah limit yang ditentukan bisa dilakukan hanya dengan selembar kartu. Prosesnya pun sangat praktis, tinggal gesek dan belanjaan yang Anda dambakan langsung menjadi milik Anda.

Memperoleh Promosi Menarik

Ada beragam cashback, diskon, dan voucher tambahan yang hanya bisa dinikmati pemilik Kartu Kredit. Promo lainnya bisa berupa poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah langsung atau undian berhadiah.

Aman dan Terlindungi

Pernah terbayang jika dompet Anda hilang dan ada uang di dalamnya, kapan saja bisa lenyap dicuri orang. Namun tidak dengan Kartu Kredit. Jika Kartu Kredit Anda hilang Anda bisa langsung memblokirnya sehingga limit di dalamnya aman dan tidak akan bisa dicuri oleh orang.

Kartu Kredit juga terlindungi dari segi prosesnya, segala data tersimpan di sistem, barang apa saja yang Anda beli, berapa harganya, diskon dan cashback yang Anda dapatkan, semua tercatat dan bisa Anda lihat kapan saja sehingga Anda bisa lebih terlindungi dalam penggunannya.

Bermanfaat dalam Kondisi Darurat

Kartu Kredit bisa Anda pakai dikondisi darurat saat Anda tidak membawa uang tunai. Anda bisa membeli barang dan jasa yang dibutuhkan saat itu juga dalam jumlah sesuai limit yang tersedia. Namun jangan lupa untuk tetap bijak dalam penggunannya.

Dapat Membantu dalam Mengatur Keuangan

Kartu Kredit bisa dibayar dengan sistem cicilan, sehingga bisa membantu Anda mengatur keuangan. Jika Anda memiliki keperluan lain seperti biaya pendidikan dan kebutuhan rumah tangga, Anda bisa mengaturnya dengan memperhatikan dana yang Anda miliki dan berapa cicilan wajib per bulannya.

Memudahkan Belanja Online

Belanja online kini bisa dilakukan dengan Kartu Kredit, Anda tak perlu repot mentransfer uang melalui ATM atau media pembayaran lainnya. Cukup dengan memasukkan nomor Kartu Kredit, barang yang Anda beli akan dikirim ke rumah Anda.

Dapat Dipergunakan di Seluruh Dunia

Tiap negara tentu punya mata uang berbeda, uang rupiah tidak akan bisa dipakai belanja di Korea. Tapi dengan Kartu kredit, Anda bisa memakainya dimana saja di seluruh dunia. Untuk bisa menikmati keuntungan tersebut, jelas Anda harus bijak dalam penggunannya, Anda bisa konsultasi terlebih dahulu dengan Bank penerbit Kartu Kredit agar mendapat limit sesuai dengan kemampuan bayar Anda.

Kategori dan Jenis Kartu Kredit di Indonesia

Ada berbagai jenis kartu kredit yang digolongkan dalam berbagai kategori berdasarkan aspeknya. Mari simak bermacam jenis dan kategori Kartu Kredit di Indonesia agar Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Berdasarkan Limit

  • Silver : Limit Rp 4.000.000 – Rp 7.000.000 -** Gold** : Limit Rp 10.000.000 – Rp 40.000.000
  • Platinum : Lmit Rp 40.000.000 – Rp 1.000.000.000
  • Titanium : Limit lebih dari Rp 1.000.000.000
  • Special : Limit milyaran hingga triliun

Berdasarkan Cara Pakai dan Pembayaran

  • Credit Card : pembayaran dilakukan dengan sekaligus atau cicilan dihitung dari jumlah tagihan dan bunga.
  • Cash Card : jenis Kartu Kredit yang bisa dipakai untuk tarik tunai sehingga bisa dipakai untuk berbelanja secara langsung.
  • Change Card : pembayaran dilakukan secara penuh di akhir bulan atau pada bulan berikutnya tanpa bunga dan tanpa biaya tambahan apapun.

Berdasarkan Wilayah Berlakunya

Kartu Kredit dari aspek ini ada 2 jenis, nasional dan internasional dimana nasional hanya bisa dipakai di toko-toko atau merchant Indonesia atau dalam negeri dan internasional bisa dipakai di seluruh dunia.

Berdasarkan Afiliasi

Affinity

Kartu Kredit yang dibuat dari hasil kerjasama Bank penerbit dengan organisasi tertentu. Misalnya BNI-UI Card yang merupakan Kartu Kredit khusus untuk konsumen BNI yang berada di lingkup Universitas Indonesia baik itu mahasiswa, dsen pengajar, maupun staf yang bekerja disana.

Co-Branding

Kartu Kredit hasil kerjasama Bank penerbit dengan merchant tertentu. Contohnya ialah Mandiri Hypermart Card yang merupakan Kartu Kredit khusus untuk konsumen Bank Mandiri dan hanya bisa digunakan untuk belanja di Hypermart.

Private Label

Kartu Kredit yang diciptakan sendiri oleh penerbit, sehingga bisa digunakan untuk beragam kepentingan dan tidak terbatas cakupannya. Misalnya ialah BCA Everyday Card yang bisa dipakai belanja di seluruh supermarket maupun belanja online.

Itulah beragam jenis Kartu Kredit berdasarkan kategorinya, Jadi Anda bisa memilih sesuai kebutuhan.

Promo Kartu Kredit yang Tersedia

Salah satu hal menarik yang bisa dinikmati pemilik Kartu Kredit adalah promonya. Beragam penerbit Kartu Kredit memberikan promo untuk menarik penggunanya. Berikut promo Kartu Kredit yang bisa Anda nantikan dan nikmati.

Voucher Belanja

Umumnya diberikan saat tagihan bulanan. Anda membayar tagihan sekaligus mendapat promo belanja untuk penggunaan limit bulan berikutnya. Voucher belanja diberikan dengan syarat tertentu, misalnya belanja minimal Rp 500.000 akan mendapatkan bonus voucher Rp 100.000 atau langsung mendapatkan dalam bentuk barang.

Diskon

Diskon diberikan dalam kondiis tertentu, misalnya belanja minimal Rp 5.000.000 mendapatkan diskon 10%.

Tiket Gratis

Diberikan ketika Bank penerbit bekerjasama dengan organisasi atau event tertentu. Contohnya belanja minimal Rp 2.000.000 mendapatkan tiket nonton bioskop atau pertunjukan musik.

Masih ada beberapa program promo lainnya seperti cashback, point, hingga cicilan 0%. Semuanya bisa jadi pertimbangan Anda untuk memilih yang terbaik ya.

Syarat-syarat Pengajuan Kartu Kredit

Persyaratan umum yang harus dipenuhi sebelum memutuskan melakukan pengajuan Kartu Kredit antara lain :

  • Konsumen minimal berusia 21 tahun untuk pemegang kartu utama.
  • Konsumen maksimal berusia 60 tahun untuk pemegang kartu utama.
  • Konsumen minimal berusia 17 tahun untu pemegang kartu tambahan.
  • Penghasilan konsumen, minimal 5 juta setiap bulannya.

Dokumen yang Diperlukan dalam Pengajuan Kartu Kredit

Dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan Kartu Kredit antara lain :

  • KTP (fotokopi).
  • Bukti Penghasilan.
  • Rekening Tabungan 2 bulan terakhir (fotokopi).
  • NPWP.
  • SIUP (fotokopi), khusus pengusaha.
  • Surat ijin profesi, khusus profesional.

Biaya-biaya yang Berkaitan dengan Kartu Kredit

Berikut biaya – biaya yang perlu Anda pahami saat pengajuan Kartu Kredit :

  • Biaya Bunga
  • Biaya Administrasi Tahunan
  • Biaya Tarik Tunai
  • Biaya Keterlambatan Tagihan
  • Biaya Materai
  • Biaya Pengecekan Tagihan

Cara Menghitung Bunga Tagihan Kartu Kredit

Memperkirakan seberapa besar tagihan Kartu Kredit Anda bisa membantu Anda menghindari beban denda dan biaya lainnya dimana hal tersebut merupakan salah satu pertimbangan dalam memilih Kartu Kredit.

Setiap Bank memberlakukan bunga atas transaksi belanja dengan Kartu Kredit jika terdapat kondisi berikut :

  • Pembayaran tidak dilakukan pada saat jatuh tempo.
  • Pembayaran tidak dilakukan dalam jumlah penuh.
  • Pembayaran penuh dilakukan melebihi tanggal jatuh tempo.

##Rumus Menghitung Bunga Tagihan Kartu Kredit:

[Suku bunga per tahun (%) x saldo harian ] : 365 hari

Suku bunga sesuai dengan ketentuan Bank, saldo harian ialah jumlah saldo terhutang per hari tersebut. Perhitungan tersebut berlaku untuk periode tagihan bulanan.

Contoh Kasus Menghitung Bunga Kartu Kredit

Anda memiliki saldo pokok tertunggak Rp 1.000.000, bunga bulanan Kartu Kredit Anda sebesar 3% per bulan atau jika dihitung per tahun ialah 36% per tahun.

Maka perhitungannya sesuai rumus : [36% x 1.000.000] : 365 = 986,30

Ilustrasi Menghitung Bunga Kartu Kredit

Sebagai contoh: Anda mempunyai pokok tertunggak senilai Rp 1 juta, bunga 3% per bulan atau 36% per tahun

Maka, [36% x Rp 1 juta] : 365 hari = Rp 986,30.

Jadi bunga tagihan Kartu Kredit yang dibebankan kepada Anda ialah Rp 986 per hari atau Rp 29.589,04 per bulannya.

Jumlah Limit yang Disediakan oleh Bank

Jumlah plafon pada masing – masing Kartu Kredit berbeda – beda tergantung jenisnya. Intinya konsumen yang sudah bekerja dalam jangka waktu lama, dan memiliki catatan pinjaman yang baik, tentu bisa mendapatkan plafon maksimal. Namun berbeda dengan konsumen yang baru bekerja dan belum pernah mempunyai Kartu Kredit, tentu plafonnya akan kecil.

Keamanan Bertransaksi Menggunakan Kartu Kredit

Setiap transaksi perbankan, pasti dibekali yang namanya fitur keamanan. Semua transaksi melalui verifikasi terlebih dahulu. Contohnya seperti membubuhkan tanda tangan atau memasukkan pin saat bertransaksi. Jelas keamanan terjamin. Namun jika hal buruk menimpa Anda seperti hilangnya Kartu Kredit, ada baiknya segera melapor ke pihak bank ya agar dibantu proses pemblokirannya.