Ajukan pinjaman uang tidak lagi hanya mengandalkan lembaga perbankan seperti bank. Kini siapapun bisa meminjam uang dengan praktis secara online melalui fintech peer-to-peer (P2P) lending. Perkembangan teknologi mendorong inovasi sektor keuangan dengan pertumbuhan P2P lending yang berfungsi sebagai perantara pemilik dana dengan peminjam dana. Akses P2P lending yang mudah dan cepat sangat membantu kebutuhan keuangan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari modal usaha hingga dana pendidikan.

Pinjaman uang melalui P2P lending semakin populer karena faktor kemudahan persyaratan pinjaman dan kecepatan proses pencairan. Bahkan, tak sedikit platform P2P lending yang mengklaim bisa memberikan pinjaman 5 menit cair. Benarkah prosesnya secepat kilat? Bagaimana prosedur pinjaman online P2P lending? Platform apa saja yang mampu memberikan pinjaman 5 menit cair tanpa ribet?

Yuk, kenali seluk beluk pinjaman online melalui pembahasan di artikel berikut ini. Agar kamu bisa memilih dengan bijaksana platform P2P lending yang terpercaya dan aman, serta memahami apa saja persyaratan serta risiko melakukan pinjaman online.

Mengenal Prosedur Umum Pinjaman 5 Menit Cair Melalui P2P Lending

Penambahan bunga pinjaman uang

Memahami sistem kerja P2P lending sebenarnya mudah saja bila kamu sudah terbiasa belanja online. Platform P2P lending memiliki konsep sistem seperti e-commerce yang mempertemukan pedagang dengan pembeli. Nah, dalam P2P lending, pedagang yang dimaksud adalah pemberi pinjaman atau pemilik dana, sementara pembeli adalah peminjam dana.

Melalui platform online, kedua belah pihak dipertemukan untuk proses pengajuan dan pemberian pinjaman dengan cara yang ringkas dan cepat, bahkan tanpa adanya jaminan. Hal ini jelas lebih praktis dibandingkan proses pinjaman dana di bank yang memiliki prosedur dan persyaratan khusus. Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), prosedur umum P2P lending adalah sebagai berikut:

  1. Pendaftaran keanggotaan sebagai lender (pemberi pinjaman) dan borrower (peminjam) secara online di aplikasi atau situs P2P lending.
  2. Borrower mengajukan pinjaman melalui aplikasi atau situs P2P lending.
  3. Sistem P2P lending akan menganalisa kelayakan borrower meminjam dana, termasuk menetapkan tingkat risiko borrower.
  4. Borrower yang lolos seleksi kelayakan akan ditempatkan dalam marketplace P2P lending secara online beserta informasi profil dan risiko borrower.
  5. Investor (lender) melakukan analisa dan seleksi atas borrower yang terdaftar di marketplace P2P lending.
  6. Investor melakukan pendanaan kepada borrower yang telah lolos seleksi.
  7. Borrower mengembalikan pinjaman sesuai jangka waktu pengembalian melalui platform P2P lending.
  8. Investor menerima kembali dana yang dipinjam borrower.

Cukup praktis, kan? Kamu sebagai peminjam tidak perlu lagi datang ke lokasi peminjaman karena setiap prosesnya dilakukan secara online. Meski proses dan persyaratan yang mudah, kamu tetap harus bijak dalam menyeleksi platform P2P lending ya. Saat ini sudah bermunculan ratusan pemberi pinjaman 5 menit cair secara online, namun ketahuilah bahwa tidak semua platform menjalankan praktiknya secara resmi. Pastikan platform P2P lending yang kamu pilih telah berizin dan diawasi OJK.

Tips Mengajukan Pinjaman 5 Menit Cair

Ya, tidak semua platform P2P lending telah dilindungi oleh hukum. Praktik pinjaman 5 menit cair yang ilegal kerap dialami masyarakat. Jangan sampai kamu menjadi korban penipuan pinjaman online bodong. Nah, bila kamu berencana untuk mengajukan pinjaman online, ada beberapa tips yang sebaiknya kamu perhatikan:

1. Seleksi Platform P2P Lending Terpercaya

Pertumbuhan platform P2P lending di Indonesia sangat cepat seiring meningkatkan permintaan pinjaman dari masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Misalnya, kredit tanpa jaminan, dana kesehatan, dana sekolah, hingga modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ironisnya, OJK telah menemukan banyak platform pinjaman 5 menit cair ilegal. Pada bulan Juli 2021, OJK menutup 172 platform P2P lending ilegal.

Karenanya, pastikan kamu meminjam uang hanya melalui P2P lending yang telah berizin dan diawasi OJK. Kamu bisa melakukan seleksi dengan mengecek izin praktik platform tersebut di sini. Selain itu, ada baiknya kamu juga mengecek testimoni pengguna sebelumnya dan riset profil perusahaan, terutama terkait ada tidaknya keterlibatan dalam kasus penipuan.

2. Cek Suku Bunga dan Tentukan Jumlah serta Tenor Pinjaman

Perhatikan suku bunga yang ditetapkan platform P2P lending. Biasanya suku bunga pinjaman online lebih tinggi dibandingkan lembaga perbankan seperti bank. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) telah mengatur maksimal suku bunga flat 0.8% per hari. Besaran suku bunga ini diperuntukkan terutama untuk pinjaman ke sektor konsumtif.

Menurut Direktur Eksekutif AFPI, Kuseryansyah, seperti dilansir Kontan, besaran suku bunga untuk sektor produktif seperti pelaku usaha akan relatif lebih kecil dari 0.8% per hari. Pasalnya, pinjaman sektor konsumtif memiliki tenor pendek dan nilai pinjaman yang relatif kecil sehingga masih tepat untuk dikenai bunga maksimal 0.8% per hari.

Nah, apapun jenis pinjaman yang kamu ajukan, ada baiknya kamu mempertimbangkan besaran suku bunga sesuai kemampuan keuangan. Perhatikan juga jumlah dan tenor pinjaman agar tidak membebani proses pengembalian dananya. Jangan sampai iming-iming pinjaman 5 menit cair justru menjadi bumerang untuk kondisi keuanganmu.

3. Lengkapi Dokumen Persyaratan Pinjaman 5 Menit Cair

Selayaknya pinjaman di bank, pinjaman 5 menit cair secara online juga menetapkan persyaratan dokumen dari pihak peminjam. Persyaratan tiap-tiap platform P2P lending kemungkinan akan berbeda sesuai dengan kebijakan masing-masing. Untuk mempercepat proses peminjaman, sebaiknya kamu pelajari terlebih dahulu persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Sehingga kamu segera mendapatkan dana yang dibutuhkan.

Baca Juga: Tips untuk Menemukan Pinjaman Online OJK Bunga Rendah untuk Bisnis Kecilmu

10 Aplikasi Pinjaman Online Tanpa Ribet

Pembayaran pinjaman online melalui aplikasi ponsel.

OJK rutin memeriksa izin operasi platform P2P lending untuk menjaga keamanan konsumen seiring maraknya kemunculan pemberi pinjaman online. Menurut catatan OJK, kurun awal tahun 2018 hingga September 2019, sebanyak 1350 entitas P2P lending ilegal telah diblokir oleh Satgas Waspada Investasi (SWI).

Lalu, bagaimana membedakan platform pinjaman 5 menit cair legal dan ilegal? Kamu bisa mengecek izin operasional dari OJK di situs OJK. Fintech P2P lending yang resmi akan mendaftarkan perusahaannya kepada OJK sebelum menjalankan kegiatan. Setelah setahun mendapatkan tanda terdaftar, fintech P2P lending tersebut harus mengajukan permohonan perizinan ke OJK. Bila tidak mengajukan permohonan perizinan, maka tanda terdaftar harus dikembalikan ke OJK. Nah, berikut 10 aplikasi pinjaman online yang telah berizin dari OJK:

1. UangMe, P2P Lending Pinjaman 5 Menit Cair

UangMe salah satu platform P2P lending yang mengkampanyekan pengajuan dan pencairan pinjaman cepat. Proses pinjaman 5 menit cair mungkin saja kamu nikmati bila persyaratan dokumen dan risiko sebagai *borrower *disetujui. Sementara pencairan dana maksimal adalah dua hari. Pengajuan otomatis gagal bila dana tidak masuk setelah dua hari. Sejak Januari 2021, UangMe telah mendapatkan izin dari OJK. Jadi, transaksi pinjaman dijamin aman.

UangMe melayani pinjaman dana di seluruh Indonesia dengan varian nominal yang menarik. Mulai dari Rp400.000 hingga Rp4.000.000. Tenor pinjaman yang ditawarkan hingga empat bulan dan bunga harian hingga 0.79%. Pencairan dana pinjaman akan segera masuk ke rekening peminjam. Untuk meminjam melalui UangMe, kamu bisa menggunakan aplikasi yang tersedia di Google Play Store dan App Store.

Syarat pengajuan pinjaman 5 menit cair:

  • Warga negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 21 tahun.
  • Memiliki identitas diri (KTP).

2. Pengajuan Pinjaman Cepat di TunaiKita

Proses pinjaman uang online mudah dan cepat juga ditawarkan TunaiKita. Ada dua produk pinjaman yang disediakan TunaiKita, yaitu pinjaman jangka pendek dan pinjaman produktif dengan sistem pembayaran cicilan. Untuk pinjaman jangka pendek, jumlah pinjamannya kisaran Rp400.000 hingga Rp4.000.000. Sementara pinjaman produktif memberikan limit pinjaman Rp1.000.000 hingga Rp20.000.000 dengan tenor tiga hingga enam bulan.

Proses pengajuan pinjaman 5 menit cair melalui aplikasi TunaiKita yang bisa diunduh di Google Play Store dan App Store. Peminjam dapat memilih jumlah dan tenor pinjaman pada menu Home pada aplikasi TunaiKita. Lengkapi pengajuan dengan dokumen-dokumen yang dibutuhkan agar proses permohonan segera diproses cepat. Proses registrasi hingga pengajuan pinjaman tidak memakan waktu lebih dari 15 menit.

Syarat pengajuan pinjaman melalui TunaiKita:

  • Warga negara Indonesia (WNI).
  • Usia minimal 21 tahun.
  • Memiliki kartu identitas (KTP).
  • Memiliki rekening pribadi Bank BCA, BNI, Mandiri, BRI, Pertama, Danamon, atau Mega.
  • Berdomisili di daerah domisili yang dilayani oleh TunaiKita. Cek domisili di sini.

3. Julo, Pinjaman Online dengan Cashback

Mau pinjam uang dengan cepat tanpa jaminan? Julo salah satu P2P lending berizin OJK yang menawarkan kemudahan dalam peminjaman uang online. Produk Julo Cicil memungkinkan peminjam untuk meminjam dana dengan limit Rp500.000 hingga Rp15.000.000. Pinjaman bisa dicicil selama dua hingga sembilan bulan dengan bunga mulai 0.1% per hari.

Menariknya, Julo Cicil memiliki fitur unik bernama cashback Julo. Yaitu, fitur pengembalian sejumlah uang atau cashback bagi peminjam yang memenuhi syarat berikut ini:

  • Pengembalian uang 3% bila cicilan dibayar paling lambat empat hari sebelum tanggal jatuh tempo.
  • Pengembalian uang 2% bila cicilan dibayar paling lambat tiga atau dua hari sebelum tanggal jatuh tempo.
  • Pengembalian uang 1% bila cicilan dibayar paling lambat satu hari sebelum tanggal jatuh tempo.

Proses pengajuan pinjaman melalui aplikasi Julo yang tersedia di Google Play Store. Peminjam harus memverifikasi nomor telepon aktif yang akan dilakukan oleh tim Julo. Setelah itu, pilih transaksi dan pencairan dana pada aplikasi Julo. Berikut adalah syarat pinjaman uang melalui Julo:

  • Usia 21-60 tahun.
  • Berdomisili di wilayah layanan pinjaman uang Julo.
  • Minimal penghasilan Rp1.700.000 per bulan.
  • Menggunakan smartphone pribadi.

4. DanaRupiah Menawarkan Pinjaman Personal hingga Pertanian

Keperluan pinjaman uang untuk berbagai kebutuhan menjadi solusi yang ditawarkan DanaRupiah. P2P lending berizin OJK ini memiliki tiga produk berupa pinjaman tunai (personal), pinjaman produktif pertanian, dan pinjaman pendidikan. Saat ini, DanaRupiah telah memberikan pinjaman lebih dari empat juta transaksi, baik peminjam baru maupun berulang.

Meski bukan pinjaman 5 menit cair, DanaRupiah memberikan layanan cepat dengan proses pencairan dalam satu jam. Sebelum pencairan, tim DanaRupiah akan melakukan verifikasi secara otomatis terkait data pribadi, informasi kerja, dan kontak darurat yang menjadi persyaratan dokumen. DanaRupiah memberikan pinjaman mulai dari Rp400.000 dengan bunga harian hingga 0.8%.

Syarat pengajuan pinjaman melalui DanaRupiah:

  • Warga negara Indonesia.
  • Usia minimal 18 tahun.
  • Memiliki kartu identitas (KTP).
  • Memiliki rekening bank.

5. DanaBijak, Pinjaman 5 Menit Cair hingga Rp20.000.000

Pinjaman 5 menit cair tanpa jaminan ditawarkan DanaBijak. P2P lending ini menyediakan dana pinjaman untuk biaya kesehatan, biaya pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari. Kamu bisa mengajukan pinjaman hingga Rp20.000.000. Proses cepat pinjaman 5 menit cair tentu bisa terealisasi bila peminjam memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Karenanya, DanaBijak menegaskan agar pemohon pinjaman untuk melengkapi seluruh persyaratan untuk mempermudah pencairan. Permohonan pinjaman yang disetujui akan mendapatkan notifikasi melalui email atau panggilan telepon. Nah, apa saja persyaratan meminjam di DanaBijak?

  • Warga negara Indonesia (WNI).
  • Berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).
  • Minimum penghasilan Rp1.600.000.
  • Memiliki identitas diri (KTP).
  • Memiliki rekening bank.
  • Foto terbaru.
  • Email dan nomor telepon pribadi yang aktif.

Untuk proses pengajuan pinjaman 5 menit cair cukup sederhana. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Isi dan lengkapi formulir aplikasi dengan data yang valid.
  • Baca dengan teliti Syarat dan Ketentuan peminjaman.
  • Verifikasi nomor ponsel.
  • Tandatangani kontrak pinjaman secara online.
  • Tunggu verifikasi melalui hubungan telepon.
  • Dana akan masuk ke rekening setelah data terverifikasi.

6. KreditCepat Berikan Pinjaman 5 Menit Cair Tanpa Ribet

KreditCepat memberikan pinjaman 5 menit cair tanpa ribet, hingga maksimal pencairan dana 24 jam setelah persyaratan pinjaman dilengkapi. Pinjaman KreditCepat mudah dan praktis tanpa adanya agunan atau jaminan. Peminjam dapat mengajukan pinjaman minimal Rp300.000 dan maksimal Rp1.500.000 untuk nasabah baru. Jumlah pinjaman maksimal bisa lebih tinggi bila nasabah telah terdaftar sebagai pengguna KreditCepat.

Menariknya, KreditCepat juga memberikan pilihan untuk memperpanjang masa pinjaman selama beberapa bulan setelah tenor 30 hari. Proses pengajuannya juga mudah melalui aplikasi KreditCepat yang bisa diunduh di Google Play Store atau website. Persyaratan pengajuan adalah sebagai berikut:

  • Usia minimal 21 tahun.
  • Memiliki E-KTP yang berlaku.
  • Memiliki rekening bank.
  • Memiliki nomor telepon ponsel yang aktif.

Sementara itu, proses pembayaran pinjaman bisa dilakukan melalui transfer bank (ATM/internet banking/mobile banking) dengan mengirimkan bukti transfer dan foto selfie ke info@kreditcepat.co.id. Sistem pembayaran cepat dan aman juga didukung dengan pembayaran DOKU.

7. Rupiah Cepat, Pengajuan Pinjaman dengan NPWP

Rupiah Cepat memang tidak menjanjikan pinjaman 5 menit cair, namun proses pencairan dana tidak akan memakan waktu lebih dari satu hari. Dalam waktu 24 jam, kamu akan mendapatkan konfirmasi pinjaman. Syaratnya, tentu saja, kamu harus melengkapi data yang diperlukan. Salah satunya, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Berikut persyaratan lain mengajukan pinjaman di Rupiah Cepat:

  • Warga negara Indonesia (WNI).
  • Memiliki kartu identitas (KTP).
  • Memiliki rekening bank.
  • Mengisi informasi pekerjaan.
  • Mengisi informasi pribadi dan kontak darurat.
  • Memiliki nomor ponsel aktif.

Setelah melengkapi persyaratan tersebut, kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp600.000 hingga Rp5.000.000. Lakukan pengajuan melalui aplikasi Rupiah Cepat yang bisa diunduh di Google Play Store. Lalu, daftarkan dirimu sebagai penerima pinjaman dan tentukan jumlah serta tenor pinjaman. Pengajuan pinjaman akan segera diverifikasi oleh tim Rupiah Cepat.

8. Indodana Berikan Pinjaman Hingga Rp8.000.000

Kredibilitas pinjaman online tanpa ribet melalui Indodana dijamin oleh OJK. Proses pinjaman mudah dan cepat melalui aplikasi Indodana yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Indodana siap memberikan pinjaman hingga Rp8.000.000 dengan masa tenor maksimal enam bulan. Bila kamu melakukan pembayaran tepat waktu, Indodana akan memberikan cashback di akhir masa pinjaman.

Meski tidak menjamin pinjaman 5 menit cair, proses pengajuan dan pencairan Indodana terbilang cepat. Kamu akan mendapatkan dana paling lambat 1x24 jam setelah memenuhi persyaratan sebagai peminjam. Berikut persyaratan untuk meminjam uang melalui Indodana:

  • Warga negara Indonesia (WNI).
  • Berusia 20-65 tahun.
  • Memiliki KTP yang sah.
  • Minimal penghasilan Rp3.500.000 per bulan.
  • Mengisi informasi yang valid.
  • Berdomisili di wilayah layanan Indodana (Jabodetabek, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Serang, Cilegon, Bandung, Cimahi, Karawang, Cianjur, Cirebon, Garut, Purwakarta, Subang, Sumedang, Tasikmalaya, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Jember, Pasuruan, Denpasar, Badung, Batam, Palembang, Bandar Lampung, Jambi, Medan, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda).

Jadi, tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Indodana. Daftarkan dirimu sebagai pengguna dan lakukan verifikasi pendaftaran. Isi formulir pengajuan dengan informasi pengajuan pinjaman, unggah beserta dengan dokumen pelengkap, lalu kamu akan mendapatkan notifikasi verifikasi.

9. MauCash, Ajukan Pinjaman Online Hanya Modal E-KTP

Pinjaman online MauCash menawarkan dua kategori pinjaman, yaitu Maucepat dan Mauringan. Pinjaman Maucepat adalah pinjaman dana tunai sekali bayar mulai dari Rp500.000 hingga Rp3.500.000 dengan tenor 61 hari dan bunga 0.55% per hari. Sementara Mauringan merupakan pinjaman dana tunai yang dibayar dengan cicilan per bulan. Jumlah pinjaman Mauringan mulai Rp2.500.000 hingga Rp10.000.000 dengan tenor hingga 12 bulan dan bunga mulai dari 4.5% per bulan.

Maucash yang merupakan anak perusahaan PT Astra International TBK juga telah berizin OJK. Proses pinjamannya mudah melalui aplikasi Maucash yang tersedia di Google Play Store. Maucash bukan pinjaman 5 menit cair, melainkan proses pengajuannya maksimal hingga dua hari kerja. Tentu, kecepatan pencairan dana tergantung pada kelengkapan data yang diisi melalui aplikasi Maucash. Berikut syarat pengajuan pinjaman Maucash:

  • Warga negara Indonesia (WNI);
  • Berusia 21-65 tahun, atau minimum 18 tahun dan telah menikah;
  • Memiliki identitas diri (E-KTP) yang asli;
  • Berdomisili di area layanan Maucash;
  • Memiliki email pribadi;
  • Memiliki penghasilan.

10. Finmas, Pinjaman dengan Bunga Mulai dari 0.27%

Didukung oleh Sinarmas sebagai salah satu mitra strategis, Finmas merupakan P2P lending yang telah berizin OJK. Finmas memberikan pinjaman dana tunai mulai Rp500.000 hingga Rp5.000.000 dengan tenor hingga 90 hari dan bunga mulai dari 0.27%. Namun, berbeda dengan pinjaman online lainnya, proses pengajuan pinjaman hingga pencairan dana melalui Finmas paling cepat selama tiga hari kerja.

Persyaratan pengajuan pinjaman melalui Finmas cukup sederhana, yaitu KTP sebagai dokumen wajib. Bila diperlukan, pihak Finmas akan meminta kelengkapan dokumen lainnya untuk mempermudah dan mempercepat verifikasi data pemohon. Berikut dokumen pelengkap yang dibutuhkan:

  • Informasi diri, kontak darurat, dan pekerjaan.
  • Rekening bank.
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Paspor.
  • NPWP.
  • Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).
  • Bukti kepegawaian atau slip gaji.
  • Kartu kredit atau kartu debit dengan nama pemilik sesuai KTP penerima pinjaman.

Untuk proses pengajuannya melalui aplikasi Finmas yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Ajukan pinjaman dengan menekan tombol Cash Advance, lalu tambah profil dan lengkapi informasi diri serta data rekening bank. Setelah itu, kamu akan mendapatkan notifikasi. Kemudian konfirmasi jumlah dan tenor pinjaman, pengajuan kamu sedang diproses.

Awas Tertipu! Ada Aplikasi Pinjaman 5 Menit Cair Ilegal

Siapa sih yang tidak mau meminjam uang dengan mudah dan cepat? Penawaran pinjaman online dengan persyaratan mudah dan proses cepat semakin marak di Indonesia. Karenanya, kamu harus lebih waspada dan bijak dalam memilih platform P2P lending agar tidak terjebak penipuan online. Berhati-hatilah dengan kedok aplikasi pinjaman 5 menit cair yang ilegal karena bisa saja kamu terjerat bunga pinjaman yang terlalu tinggi.

Hingga 29 Juni 2021, OJK baru memberi izin dan status terdaftar kepada 124 platform P2P lending. P2P lending berizin artinya telah memiliki sertifikat Sistem Manajemen Keamanan Informasi SNI/ISO 270001. Sementara P2P lending terdaftar saat ini tengah mengajukan izin operasional kepada OJK. Jadi, sebelum kamu mengajukan pinjaman online, kenali platform pemberi pinjaman, ya.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai pinjaman online beserta perhitungannya, kamu juga bisa berkonsultasi dengan pakar-pakar P2P lending di MoneyDuck. Klik tombol Konsultasi Gratis di bawah ini untuk segera terhubung dengan pakar keuangan MoneyDuck.