Laporan perubahan modal adalah laporan yang dibuat dengan tujuan untuk mengetahui maju mundurnya sebuah perusahaan. Laporan ini menunjukkan modal dalam suatu periode yang akan dibandingkan dengan periode sebelumnya, dan untuk periode selanjutnya. Perusahaan mengalami kemajuan ketika modal awal lebih kecil dibanding modal akhir, begitu pula sebaliknya.

Pengertian Laporan Perubahan Ekuitas/Modal

Laporan keuangan ini menyajikan informasi mengenai perubahan modal dalam suatu perusahaan. Perubahan tersebut dapat terjadi akibat kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dengan kata lain merupakan ikhtisar tentang perubahan nilai modal suatu perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Jangka waktu tertentu tersebut biasanya disebut satu periode.

Laporan ini berfungsi untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan mengalami kemajuan atau kemunduran. Jika modal bertambah maka hal tersebut mengartikan bahwa perusahaan mengalami kemajuan. Namun, apabila modal awal memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan nilai modal akhir, maka perusahaan tersebut dikatakan mengalami kemunduran.

Tujuan Laporan Perubahan Ekuitas

Tujuan utama pembuatan adalah untuk menyajikan data keuangan modal pasti yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Selain itu, laporan memudahkan dalam menganalisa setiap pembayaran dan investasi. Pembayaran dan investasi yang tidak dibutuhkan atau merugikan perusahaan akan dilakukan koreksi dimasa mendatang.

Laporan juga menyajikan besaran dana yang dihasilkan oleh perusahaan. Dana yang dihitung ini mengikuti periode laporan. Jadi akan lebih mudah dalam melakukan analisa dan koreksi beberapa hal yang menghambat perusahaan. Misalnya nilai prive yang cukup besar dalam satu periode laporan. Hal ini sangat membantu untuk menghindari kerugian pada periode keuangan selanjutnya.

Manfaat Laporan Perubahan Modal

Menurut tujuan dan manfaat laporan ini, banyak sekali perusahaan yang menerapkannya. Penerapan ini sangat penting bagi sebuah perusahaan agar dapat mengetahui beberapa hal mengenai perputaran uang dalam perusahaan. Laporan ini juga merupakan salah satu pelengkap laporan konsolidasi keuangan dalam sebuah perusahaan.

Melihat Modal Masuk

Laporan ini akan menyajikan informasi mengenai modal atau dana yang masuk ke dalam sebuah perusahaan. Dana ini bisa berupa pinjaman baru yang berasal dari pihak luar perusahaan. Modal wajar juga merupakan salah satu sumber dana yang dapat dilihat dalam laporan. Peminjaman aset merupakan salah satu sumber modal yang dapat dilakukan oleh perusahaan.

Informasi Keuangan Perusahaan

Laporan memuat berbagai informasi keuangan perusahaan yang dapat menambah wawasan anda untuk melaksanakan kegiatan perusahaan. Kegiatan ini berhubungan dengan uang, stabilitas dan informasi yang dapat anda lakukan dimasa mendatang. Sehingga tindakan keuangan akan lebih mudah dilakukan untuk menghindari kerugian.

Acuan Analisis dan Evaluasi Keuangan

Laporan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan untuk menganalisis dan melakukan evaluasi keuangan dalam suatu perusahaan. Misal jika perusahaan mengalami kemunduran modal maka anda akan lebih mudah mengetahui kemana perusahaan membelanjakan uang sehingga merugi. Dan ketika mendapat keuntungan, anda bisa mengetahui bagaimana cara mempertahankannya.

Komponen Laporan Perubahan Modal

Laporan ini sangat mudah dibuat jika anda telah mengetahui beberapa komponen yang harus termasuk di dalamnya. Komponen penyusun ini diperlukan agar didapatkan hasil perhitungan akhir yang memperlihatkan modal akhir. Berikut unsur-unsur yang harus ada dalam laporan keuangan satu ini:

Modal Awal

Modal awal adalah jumlah modal yang terdapat pada awal periode laporan, modal ini dapat diperoleh dengan melihat neraca saldo. Besaran modal awal tergantung dengan perusahaan, namun nilai modal awal ini nantinya harus lebih kecil dari modal akhir. Jika modal awal lebih besar dari nilai modal akhir, maka perusahaan tersebut mengalami kemunduran.

Tambahan Investasi Pemilik

Modal tambahan yang disetorkan oleh pemilik dalam satu periode laporan. Tambahan investasi dari pemilik perusahaan ini dapat diambil melalui lajur penyesuaian sisi kredit. Nilai penambahan modal investasi ini diberikan saat menjelang akhir periode. Besaran tambahan investasi pemilik ini tidak mempengaruhi nilai modal akhir karena hanya dituliskan saja, tidak masuk perhitungan.

Perolehan Laba dan Rugi

Nilai perolehan laba bersih atau rugi bersih suatu perusahaan dalam satu periode laporan. Nilai laba dan rugi dapat dilihat pada neraca lajur. Pada neraca tersebut terdapat kolom laba dan rugi sisi debit. Laba dan rugi ini dapat dihitung dalam laporan terpisah, namun beberapa juga memasukkan dalam laporan perubahan untuk modal tersebut.

Prive (Pengembalian Pribadi)

Jumlah uang yang digunakan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi dalam satu periode laporan. Nilai prive ini dapat di lihat pada neraca lajur, tepatnya pada bagian kolom sisi debit. Pengambilan pribadi ini akan mengurangi nilai laba yang didapatkan oleh perusahaan. Namun nilai prive ini sangat berbeda dengan rugi karena merupakan pengambilan pribadi.

Modal Akhir

Nilai modal akhir yang diperoleh dalam laporan akhir tahun. Nilai modal akhir akan menjadi penentu apakah sebuah perusahaan mengalami kemajuan atau kemunduran. Modal akhir dipengaruhi oleh nilai laba, rugi dan pengambilan pribadi. Nilai modal akhir diharapkan akan lebih besar agar perusahaan mengalami kemajuan.

Contoh Laporan

Setelah semua data yang dibutuhkan terkumpul, langkah selanjutnya adalah membuat laporan perubahan modal. Selanjutnya buatlah tabel sederhana yang akan diisi komponen-komponen penyusun laporan. Tuliskan nama perusahaan, periode laporan dan nama laporan yang akan dibuat. Selanjutnya masukkan nilai modal, laba, prive untuk menghitung modal akhir.

Sebagai contoh sebuah perusahaan penjualan suku cadang motor dengan nama PD.Maju Jaya memiliki modal awal sebesar 18 juta rupiah. Modal awal ini tidak mengalami penambahan modal dalam periode. Namun modal mengalami pengurangan dalam kegiatan usaha yang dilakukan. Perusahaan juga mendapatkan laba dari penjualan, laba ini selanjutkan akan dikurangi dengan rugi.

Laba bersih yang didapatkan pada periode Desember 2018 adalah 8 juta rupiah. Namun laba kemudian dikurangi pengambilan pribadi / prive sebesar 1 juta rupiah. Menurut data tersebut maka modal akhir yang dimiliki PD.Maju Jaya adalah sebesar 24 juta rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengalami kemajuan.

Laporan keuangan satu ini sangat mudah dibuat dan diterapkan bagi anda yang memiliki perusahaan atau usaha. Laporan dapat membuat anda lebih mudah dalam mengatur arus keuangan dan kas perusahaan. Sehingga pengeluaran yang tidak begitu diperlukan dapat dikurangi agar modal perusahaan terus meningkat.