Banyak anak muda seperti mahasiswa yang tidak tertarik dengan investasi. Sebagian dari mereka menganggap bahwa usianya terlalu muda untuk berkutat dengan investasi. Padahal memulai investasi sejak dini itu lebih baik daripada baru memulainya saat usia telah menua.

Sesungguhnya investasi bukanlah sesuatu hal yang sulit. Sebab beberapa produknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan diri. Bila kamu seorang mahasiswa yang sedang bingung memilih investasi mana yang tepat, simak rekomendasi investasi untuk mahasiswa berikut ini.

Pentingnya Mulai Investasi dari Sekarang

Kebanyakan mahasiswa berpikir bahwa hidup hanyalah untuk hari ini. Soal besok, pikirkan nanti dan jalani saja dulu. Pada dasarnya kehidupan atau status mahasiswa merupakan masa transisi dari kehidupan penuh fasilitas orang tua menuju kehidupan pekerjaan dimana harus berjuang hidup mandiri. Ketika sudah masuk waktunya bekerja nanti, maka kamu harus bisa mencari dan mengatur keuanganmu sendiri. Kamu juga harus mempersiapkan kebutuhan finansial untuk masa depanmu.

Tidak semua mahasiswa akan langsung mendapatkan pekerjaan selepas wisuda, terkadang ada masa dimana mereka terpaksa menganggur dulu sambil menunggu datangnya pekerjaan. Sedangkan mau menganggur sekalipun, kebutuhan hidup tetap ada dan harus dipenuhi. Untuk mengantisipasi timbulnya krisis keuangan, kamu perlu menyiapkan bekal finansial mulai dari sekarang. Nah, itulah sisi pentingnya investasi sedari muda.

Bila kamu tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, maka keuntungan yang dihasilkan dari investasimu nanti bisa digunakan untuk membangun usaha atau sebagai passive income. Dengan begitu kamu berpotensi sebagai leader yang kelak akan membuka lapangan kerja bagi orang lain yang membutuhkannya.

3 Jenis Investasi untuk Mahasiswa Paling Recommended

Jenis investasi yang beredar di negeri ini sangatlah beragam. Kamu bisa memilih mana yang sesuai dengan kriteria yang kamu cari. Coba saja membandingkan 3 jenis investasi yang diulas berikut ini.

Investasi Tancap Gas

Pertanyaan yang sering kali diajukan oleh mahasiswa terkait investasi ialah, “Investasi apakah yang dapat menghasilkan pengembalian besar dalam jangka waktu singkat?”. Pertanyaan ini menunjukkan ciri-ciri mahasiswa tancap gas, yakni mahasiswa yang sulit untuk bersabar dan menginginkan keuntungan besar dalam waktu cepat.

Sebenarnya bidang usaha apapun, termasuk investasi membutuhkan proses yang tidak sebentar. Terkadang butuh waktu yang cukup lama untuk memanen hasil terbaik. Namun, bila kamu menginginkan investasi yang bersifat tancap gas, coba lihat apakah ada yang cocok di bawah ini.

Trading Forex

Trading Forex adalah investasi melalui perdagangan mata uang asing. Trading forex ini dijalankan melalui aplikasi atau situs web khusus. Keuntungan diperoleh dari perubahan nilai mata uang. Secara sederhana, prinsip dari investasi ini ialah membeli dengan harga terendah dan menjual dengan harga tertinggi.

  • Beli atau Buy atau Long

  • Jual atau Sell atau Short

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahuinya?

Dalam sistem investasi ini, titik terendah dan tertinggi dapat diketahui dengan analisis data terkait. Namun, tetap saja hal itu tidak sepenuhnya akurat karena kondisi besar bisa berubah sewaktu-waktu.

Bagi pemula mungkin investasi Trading Forex ini terasa sulit. Namun, seiring berjalannya waktu jika kamu belajar dan terus belajar maka kamu pasti bisa. Apalagi saat ini telah terbentuk komunitas atau organisasi yang siap membantu kamu untuk bisa menjalankan Trading Forex dari tahap awal.

Saham

Sebagian orang menganggap bahwa saham adalah investasi yang berisiko tinggi, meskipun hasilnya juga terbilang tinggi. Bukan hanya anak muda seperti mahasiswa, mereka yang sudah dewasa pun ada yang berpikir demikian. Namun, tahukah kamu bahwa sebenarnya nilai investasi itu tergantung pada seberapa besar risikonya. Jadi, makin tinggi risiko makin besar peluang keuntungannya.

Jangan takut terhadap besarnya risiko! Karena hal itu bisa diatasi dengan penguasaan ilmu yang tepat. Kamu bisa belajar dulu sambil mengumpulkan modal. Ketika sudah siap, maka mulailah berinvestasi.

Ada 3 langkah pertama yang mesti kamu lakukan untuk investasi saham, yaitu:

  • Main Demo Account sembari menyiapkan modal

  • Pilihlah broker sesuai kebutuhan

  • Kumpulkan modal minimal Rp 10 juta

Investasi Cari Aman

Sebagian mahasiswa menginginkan investasi cari aman. Tak mengapa prosesnya lama asalkan benar-benar menghasilkan keuntungan dan tepercaya. Cari aman bukan berarti buruk, karena bisa jadi mahasiswa tersebut memang ingin sesuatu yang lebih tepercaya sehingga bisa dijalankan dengan tenang tanpa mengganggu kesibukannya sebagai mahasiswa.

Pada dasarnya berinvestasi tidak semata-mata untuk menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Tetapi nilai sesungguhnya terletak pada sikap kita ketika menjalani prosesnya. Jika kita serius dan mau belajar, maka ilmu yang kita dapatkan itulah yang lebih berharga daripada uang. Seperti kata pepatah, jangan mengejar kemenangan tetapi kebenaran.

Trading yang benar sama dengan keuntungan ngejar.

Obligasi

Obligasi berhubungan erat dengan utang piutang. Bagaimana maksudnya? Obligasi adalah surat perjanjian utang yang dibuat oleh pihak pertama (peminjam) kepada pihak kedua (investor). Dalam hal ini, pihak pertama akan memanfaatkan dana dari pihak kedua dan harus mengembalikannya beserta keuntungan bunga sesuai kesepakatan bersama.

Peran kamu di sini sebagai investor atau pemberi hutang kepada pihak yang membutuhkan. Biasanya dari perusahaan atau lembaga tertentu. Tenang, kamu tidak berjalan sendiri melainkan dipandu oleh pihak yang lebih profesional di bidangnya.

Obligasi di Indonesia, meliputi 3 instrumen yaitu obligasi pemerintah, obligasi korporasi dan obligasi ritel.

Mengapa obligasi termasuk investasi cari aman?

Dalam sistem pasar obligasi, umumnya pelakunya bersumber dari negara, pemerintah dan atau perusahaan yang telah terdaftar resmi di bawah pengawasan negara. Pengembalian dana pinjaman memang disertai bunga, tetapi besarnya tidak memberatkan peminjam dan tidak pula terlalu rendah. Oleh karena itu, investasi ini terbilang aman untuk mahasiswa.

Reksadana

Investasi yang satu ini bisa dibilang cukup familia di kalangan mahasiswa. Karena memang sangat cocok untuk pemula yang belum memahami dengan detail investasi yang terdengar berat seperti investasi properti, saham dan obligasi. Untuk bisa menjalankan investasi ini pun tidak memerlukan keahlian khusus sebab pengoperasiannya langsung dipegang oleh Manajer Investasi atau MI.

Manajer Investasi akan mengumpulkan dana dari para investor. Ia akan memasang harga tertentu untuk per slotnya. Biasanya 1 slot terdiri atas 100 lembar. Kebutuhan dana bisa diakumulasi oleh lebih dari 1 investor. Jadi, kamu juga bisa mengajak temanmu untuk bergabung. Kemudian dana yang sudah terkumpul akan dikelola oleh Manajer Investasi hingga menghasilkan keuntungan. Besarnya keuntungan yang kamu terima disesuaikan dengan dana yang kamu investasikan.

Mesti tidak dijalankan sendiri, kamu tidak perlu khawatir karena Manajer Investasi ialah orang-orang yang telah profesional dan berpengalaman di bidangnya.

Investasi yang Santai

Tipe mahasiswa berikutnya ialah mahasiswa santai yang tidak ingin diburu-buru dan memforsir diri demi uang. Mereka biasanya memiliki dana dingin yang lebih baik diinvestasikan daripada didiamkan saja tak menghasilkan apapun. Bila kamu termasuk dalam kategori ini, maka cobalah salah satu dari investasi di bawah ini.

Emas

Emas adalah barang investasi yang mudah bagi pemula. Harganya relatif stabil dan berpotensi untuk terus naik. Memang tidak terlalu besar keuntungannya, dalam waktu setahun kenaikan harga emas berkisar antara 2% sampai 4%. Untuk menghasilkan keuntungan yang berlipat, kamu perlu menyimpannya dalam jangka waktu lama. Sifatnya yang likuid membuat emas mudah diperjualbelikan sehingga tidak sulit untuk mencairkannya bila sewaktu-waktu kamu membutuhkan uang.

Meskipun dari segi keuntungan selalu ada dan anti inflasi, emas juga cukup berisiko bila kamu tidak menyimpannya di tempat yang terjamin keamanannya. Untuk itu, kamu bisa menyewa jasa penyimpanan emas di lembaga resmi seperti PT ANTAM, PT Pegadaian dan sebagainya. Akan tetapi, ada biaya sewa yang harus kamu tanggung. Jadi, kesimpulannya yaitu investasi emas bisa minim risiko dan minim keuntungan. Low risk low return.

Deposito

Produk investasi berikutnya ialah deposito, sangat cocok untuk mahasiswa yang menginginkan investasi yang santai. Jika kamu memiliki simpanan dana yang tidak terpakai, maka bisa kamu memanfaatkannya untuk menghasilkan keuntungan lewat deposito.

Deposito merupakan simpanan berjangka yang dikeluarkan oleh bank, dimana penyetoran dan penarikannya memiliki ketentuannya tersendiri. Untuk memiliki sertifikat deposito bisa dimulai dengan Rp 1 juta. Sementara jangka waktunya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun dan seterusnya. Namun, dari segi keuntungan tidak begitu besar, hanya sekitar 5% hingga 8%. Belum dipotong pajak sebesar 20%.

Investasi deposito ini cenderung aman karena risikonya kecil dan mudah dilakukan. Hanya saja rentan terkena inflasi seiring berjalannya waktu, karena uang yang kamu depositokan tetap berwujud uang. Kemungkinan ada penurunan bunga di dalamnya.

Mulailah Investasi Dari Sekarang Atau Menyesal Kemudian

Tak sedikit orang yang menyesal karena terlambat berinvestasi. Saat masih sendiri dan mampu bekerja keras, carilah ilmu dan bekal sebanyak-banyaknya agar bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi. Mungkin saat ini kamu belum memiliki kesulitan keuangan yang berarti. Namun, setelah menikah nanti kamu akan merasakan bahwa banyak perubahan besar dalam hidupmu, terutama soal kebutuhan finansial. Kamu tidak hanya menanggung beban hidupmu, tetapi juga istri dan anakmu kelak.

Jika kamu memiliki dana investasi, maka hasilnya bisa kamu gunakan untuk menutupi kebutuhan di masa depan, misalnya membiayai pendidikan anakmu atau meraih impian-impian kecil bersama istri dan keluarga tercinta. Banyak keuntungan yang lebih dari sekedar uang, bila kamu mau berusaha untuk berinvestasi uang maupun ilmu.