Kata investasi sudah tidak asing bagi telinga masyarakat di era milenial ini. Secara umum investasi adalah penanaman dana atau asset yang dilakukan oleh suatu individu atau perusahaan dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan keuntungan dan peningkatan nilai investasi. Saat ini terdapat banyak situs penyedia layanan untuk investasi.

Bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia penanaman modal ini tentunya sudah tidak asing dan sudah tau cara dan sistem kerja investasi ini seperti apa. Namun bagi mereka yang baru ingin masuk ke dunia ini sangatlah dibutuhkan penjelasan mengenai pengertian dan cara berinvestasi. Berikut penjelasan singkat dan cara berinvestasi bagi pemula dalam hal berinvestasi.

Pengertian investasi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan atau mengembangkan nilai asset dari yang sudah dimiliki dalam jangka waktu tertentu. Investasi sendiri juga terbagi menjadi beberapa jenis yaitu investasi saham, investasi obligasi, investasi reksadana dan yang lainnya. Mengenai cara kerja dari berbagai investasi ini tentunya berbeda beda, namun secara umum konsep investasi ini tetap sama.

Langkah awal dalam berinvestasi

Dalam tahap awal berinvestasi ada beberapa hal dasar yang perlu diketahui untuk dapat menjalankan investasi

Jangan takut memulai

Umumnya saat seseorang akan memulai untuk berinvestasi akan ada keraguan dalam menjalankannya. Untuk itu perlu diketahui jika investasi bukan sesuatu yang harus terus dipertanyakan, dengan pengetahuan yang cukup serta keuntungannya yang sudah disetujui. Selain itu semakin cepat untuk memulai investasi akan lebih baik sebagai misal investasi emas seperti yang kita tahu bahwa harga emas tiapa tahun meningkat untuk itulah jika kita segera mulai berinvestasi kemungkinan untung juga meningkat.

Memiliki tujuan yang jelas

Tujuan dalam berinvestasi juga penting, karena akan sulit menentukan langkah yang nantinya akan diambil jika tidak ada tujuan dalam beinvestasi. Tujuan akan mempengaruhi jenis investasi yang nantinya akan diambil hingga jangka waktunya sehingga bisa diperhitungkan dan sesuai dengan tujuan.

Mengalokasikan uang untuk modal investasi

Modal untuk melakukan investasi juga perlu dipersiapkan, hal ini berhubungan dengan tujuan dan bahwa sudah dijelaskan sebelumnya bahwa semakin cepat untuk melakukan investasi akan semakin baik. Untuk itu mulai dari  mengalokasikan uang dengan menyisihkan uang dengan nominal yang tidak terlalu besar. Memulai investasi juga bias dilakukan dengan modal yang minim misalkan saja investasi reksadana, sehingga bagi mahasiswa pun bias mulai berinvestasi dengan modal yang tidak terlalu besar.

Memahami resiko dari jenis investasi yang diambil

Dalam berinvestasi untung atau rugi akan menjadi suatu hal yang berjalan beriringan. Oleh karena itu saat kita memutuskan untuk berinvestasi faktor resiko dari jenis investasi yang akan dipilih perlu diperhatikan. Selain itu perlu juga untuk menyiapkan diri dari faktor finansial dalam hal ini disarankan untuk terlepas dari hutang dan memiliki kondisi pendapatan yang stabil untuk dapat mengimbangi faktor resiko dalam berinvestasi.

Panduan dalam berinvestasi

Strategi

Untuk dapat memperoleh hasil sesuai yang kita harapkan perlu untuk menyiapkan strategi dalam melakukan investasi salah satu yang paling banyak digunakan saat ini adalah diversifikasi. Diversifikasi ini merupakan strategi investasi yang dilakukan dengan menyebar modal dalam beberapa jenis investasi atau bias juga dilakukan pada jenis investasi yang sama namun penerima yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk memperkecil resiko kerugian, singkatnya jika salah satu investasi yang ditanamkan rugi maka investor masih berada dalam posisi yang relatif aman karena masih memiliki investasi yang lain.

Jangka waktu

Pada dasarnya dalam setiap jenis investasi diharuskan untuk mengambil jangka waktu tertentu. Dengan adanya jangka waktu ini perhitungan dalam perkembangan modal akan ditentukan. Adanya jangka waktu ini juga akan mempengaruhi waktu saat kita memulai berinvestasi. Misalkan saja tujuan untuk berinvestasi adalah untuk membeli rumah dalam waktu 5 tahun, dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa jika untuk mewujudkan tujuan tersebut investasi harus dimulai dari tahun sekarang karena semakin dini kita memulai berinvestasi maka semakin cepat juga untuk mendapatkan hasilnya. Jikapun kendala untuk memulai investasi adalah modal, kita bisa mengambil jenis investasi dengan modal kecil dalam hal ini reksadana.

Demikian informasi serta panduan singkat dalam memulai investasi yang sebaiknya dipahami. Jikapun masih merasa kesulitan untuk memulai investasi saat ini sudah banyak pihak perantara investasi yang nantinya akan membantu mulai dari mencarikan jenis investasi yang tepat dan berbanding lurus dengan tujuan yang ingin dicapai.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan yaitu untuk memeriksa apakah investasi yang menyalurkan ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan memilih pihak yang terpercaya dan terdaftar dalam lembaga resmi kemungkinan resiko kerugian akan semakin menurun serta transaksi yang kita lakukan menjadi lebih aman dan terjamin.