Emas adalah barang investasi yang banyak dilirik orang. Harganya yang relatif stabil dan cenderung terus naik menjadikan emas lebih untung ketika diinvestasikan. Selain itu, emas memiliki sifat-sifat yang menunjang keuntungan, seperti anti inflasi, tidak mudah rusak, minim risiko dan bebas diperjualbelikan. Untuk bisa investasi emas, tidak perlu dana yang terlalu besar. Dengan bermodal ratusan ribu saja, Anda sudah bisa memulai investasi emas.

Ada beberapa macam emas, yakni emas perhiasan, emas koin dan emas batangan. Namun, untuk investasi lebih tepat dengan emas batangan. Cara mendapatkannya pun mudah. Banyak lembaga keuangan dan toko perhiasan yang menyediakan emas batangan untuk investasi.

Bagi Anda yang tertarik dengan investasi emas, ada beberapa hal yang harus Anda pelajari terlebih dahulu. Cek selengkapnya di bawah ini!

Apakah Tujuan Utama Memilih Investasi Emas?

Setiap orang yang berinvestasi tentu harus memiliki tujuan yang jelas. Biasanya untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya melalui pasif income. Coba tanyakanlah pada diri Anda, apakah tujuan utama berinvestasi emas?

Misalnya, dalam 5 tahun ke depan Anda berencana untuk menikah, naik haji atau studi lanjut sehingga investasi emas yang dilakukan saat ini dapat memudahkan jalan Anda untuk mewujudkan rencana tersebut. Agar lebih bersemangat dan termotivasi, tulislah tujuan Anda tersebut pada selembar kertas dalam ukuran besar dan tempelkan di tempat yang sering Anda lihat. Seperti dinding kamar, pintu lemari, pintu lemari es dan sebagainya.

Jika tidak bisa, maka Anda bisa memasukkannya dalam catatan hp dan setting sebagai alarm yang akan mengingatkan Anda sewaktu-waktu.

Cek Harga Emas Terbaik

Setelah memiliki tujuan yang jelas untuk investasi emas, selanjutnya Anda mesti mengecek harga emas batangan di pasaran. Ini dapat dilakukan melalui internet. Banyak situs yang menampilkan perkembangan harga emas batangan terkini, seperti PT Antam, PT Pegadaian, Orori.com, Indogold.com dan lainnya. Pastikan Anda mendapatkan info dari situs yang resmi bukan yang abal-abal.

Anda juga bisa mengeceknya secara konvensional dengan mendatangi tempat atau toko yang resmi menjual emas batangan, seperti PT Antam, PT Pegadaian, Bank yang sudah terdaftar OJK, toko emas dan lain sebagainya.

Meskipun cenderung naik, bukan berarti harga emas batangan tak pernah turun. Ketika harga emas sedang turun, saat inilah yang tepat bagi Anda untuk membeli emas batangan. Dan ketika harga emas sedang naik drastis, saat itulah Anda bisa menjualnya. Tentunya ada keuntungan tertentu yang bisa Anda perhitungkan.

Tentukan Besaran Emas Untuk Investasi

Setelah mendapatkan informasi harga emas terbaik untuk investasi. Langkah berikutnya ialah menentukan besaran emas yang hendak dibeli. Pastikan Anda membeli saat harganya turun.

Anda tidak harus membelinya dalam satu waktu. Tapi boleh secara berangsur-angsur, misalnya setiap bulan, per setengah tahun atau setiap kali harga emas turun.

Misalnya, pada kali pertama Anda membeli emas batangan sebesar 5 gram dengan harga Rp 650.000,- per gramnya. Maka total dana yang dikeluarkan sebesar Rp 3.250.000,-.

Anda berencana akan mengumpulkan setidaknya 25 gram emas dalam setahun. Maka dana yang perlu Anda siapkan sekitar Rp 16.250.000,- untuk investasi emas. Jumlah tersebut belum termasuk kenaikan harga sebab harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu.

Kemudian 5 tahun kemudian akan Anda jual, maka bisa diprediksi berapa besar keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Pelajari grafik harga emas secara online jika Anda ingin mengetahui prosentase keuntungan dari investasi emas batangan tersebut.

Tentukan Tempat Membeli Emas

Anda harus benar-benar jeli saat menentukan tempat di mana Anda membeli emas. Pastikan tempat tersebut resmi, tepercaya dan berkredibilitas. Bila perlu lakukan penelusuran terkait kebenarannya sebelum Anda membeli di tempat tersebut.

Saat ini banyak kasus penipuan dengan beragam motif. Salah satunya penipuan investasi emas. Oknum penipu menawarkan harga emas yang murah dan proses yang cepat. Namun, kenyataannya hanya sertifikatnya saja yang Anda terima, sementara emas batangan yang dimaksud hanya fiktif belaka. Jelas hal tersebut akan merugikan Anda. Jadi, berhati-hatilah ketika hendak membeli emas.

Berikut ini ditampilkan beberapa tempat yang direkomendasikan untuk Anda membeli atau berinvestasi emas batangan.

PT Pegadaian

PT Pegadaian memang sudah terkenal sebagai pusat investasi emas ternama di Indonesia. Emas yang dijual berasal dari PT Aneka Tambang atau Antam. BUMN yang satu ini menawarkan penjualan emas secara tunai atau kredit. Bisa secara konvensional maupun Syariah. Lokasinya mudah dijangkau karena tersebar luas di Indonesia, mulai dari tingkat kecamatan hingga propinsi. Bahkan Anda juga bisa membeli emas secara online dengan mengunjungi situs PT Pegadaian. Untuk mengetahui syarat dan ketentuannya, silakan cek langsung di situs resminya.

Kantor Pusat Antam

Anda bisa membeli emas batangan yang telah terjamin kualitasnya secara langsung di Kantor Pusat Antam. Lokasinya di Jalan Simatupang, Jakarta Selatan. Selain proses cepat, Anda tidak perlu antre ketika membeli emas di sana. Meskipun secara harga relatif agak mahal sedikit, namun secara kualitas tidak perlu diragukan lagi.

Unit Bisnis Antam

Kantor Unit Bisnis Antam yang terletak di Pulogadung, Jakarta Timur ini hampir tak pernah sepi pengunjung. Setiap harinya ada antrean orang yang datang untuk membeli emas batangan. Hal ini dikarenakan harganya yang lebih rendah karena berasal langsung dari produsennya. Namun karena banyaknya antrean pembeli, pembelian emas batangan di sini hanya dibatasi untuk 150 orang saja per harinya. Setiap calon pembeli akan diperiksa secara ketat sebelum melakukan pembelian. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Butik Emas Antam Logam Mulia

Bukan hanya pakaian saja yang memiliki butik, emas pun tak mau kalah. Bagi Anda yang tinggal di wilayah kota besar, investasi emas semakin mudah dengan hadirnya Butik Emas Antam Logam Mulia. Anda bisa membeli emas dengan harga dan kualitas yang bagus di sana.

Butik Emas yang berkantor pusat di TB Simatupang, Jakarta Selatan ini memiliki banyak cabang yang terletak di Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Palembang, Medan, Banjarmasin dan Makassar.

Bank Syariah

Emas batangan juga dapat dibeli melalui Bank Syariah, di antaranya BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BRI Syariah. Beberapa Bank Syariah menawarkan penjualan emas dengan sistem kredit. Syarat dan ketentuannya tidaklah sulit.

Ada beragam besaran emas yang dapat nasabah pilih. Misalnya saja di Bank Mandiri Syariah tersedia emas sebesar 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram dan 500 gram. Yang lebih menarik lagi, Anda bisa membelinya secara kredit.

PT Pos Indonesia

Bukan hanya surat menyurat, PT Pos Indonesia juga menjual emas untuk investasi. Ada sekitar 205 kantor Pos Indonesia yang telah bekerja sama dengan PT Antam. Pembukaan layanan ini dimulai sejak 11 September 2017.

Adapun besaran emas logam mulia yang dijual oleh PT Pos mulai dari 0.5 gram hingga 50 gram. Bagi Anda yang tertarik, silakan mendatangi Kantor Pos Indonesia terdekat untuk mengetahui syarat dan ketentuannya.

Toko Emas Online

Kecanggihan teknologi membuat banyak inovasi dalam bidang jual beli. Saat ini investasi emas atau membeli emas batangan dapat dilakukan secara online. Situs yang terkenal akan layanan jual beli emas yaitu Orori.com dan Tamasia.com.

Adapun langkah-langkah membeli emas di Orori.com yaitu:

    • Pilih emas yang diinginkan
    • Periksa keranjang belanja
    • Pilih metode pembayaran dan pengiriman
    • Konfirmasi pesanan dan lengkapi pembayaran

Setelah mengikuti langkah tersebut, maka pihak Orori.com akan memproses pesanan Anda. Sedangkan untuk Tamasia.com, berikut ini cara pembeliannya:

    • Download terlebih dahulu aplikasinya melalui Playstore atau App Store
    • Pilih untuk menjadi reseller dan pelanggan
    • Lakukan registrasi dengan membayar sebesar Rp 99.000,
    • Kemudian ikuti langkah selanjutnya sesuai petunjuk dalam aplikasi

Emas untuk investasi juga dapat dibeli melalui aplikasi, seperti Tokopedia, Bukalapak dan lainnya. Namun, toko online yang telah dinyatakan resmi menjual emas ialah dua situs yang telah dijelaskan sebelumnya. Jadi, sebaiknya Anda memilih situs resmi bila ingin membeli emas secara online.

Meneliti Kondisi Emas

Langkah selanjutnya saat membeli emas ialah meneliti kondisi emas tersebut. Anda harus memastikan jika emas yang akan dibeli benar-benar asli, tidak ada cacat dan mulus. Bila Anda tidak begitu memahami seluk beluk emas, maka ajaklah kerabat atau teman Anda yang paham terkait emas asli atau palsu.

Jangan lalai pada tahap ini, karena ada kemungkinan penjual menipu Anda dengan memberikan emas palsu. Keaslian emas sangat menentukan nilai investasinya. Jadi, berhati-hatilah!

Simpanlah Emas di Tempat yang Aman

Setelah berhasil membeli emas untuk investasi, maka selanjutnya Anda harus menyimpan emas tersebut untuk jangka waktu tertentu. Pilihlah tempat penyimpanan yang aman dan terjaga.

Bila ingin menyimpan emas di rumah, Anda bisa menggunakan brankas dengan sistem keamanan yang terbaik agar terhindar dari pencurian.

Namun, bila ragu akan keamanannya. Anda bisa menyimpannya di safe deposit box (SDB) yang dimiliki oleh lembaga keuangan resmi. Seperti perbankan dan Pegadaian.

Tempat penyimpanan emas lainnya yang terjamin keamanannya ialah brankas PT Antam. Namun, di sini Anda akan dikenakan biaya keanggotaan sebesar Rp 25 ribu per bulannya.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi emas. Pastikan Anda memahami setiap tahapnya dengan baik. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu segala sesuatunya dengan matang. Agar tidak menimbulkan risiko kerugian di kemudian hari.