Investor pemula yang baru mau main saham harus tahu dan paham tentang cara main saham yang aman terlebih dahulu. Saham adalah jenis investasi yang paling tinggi risikonya sehingga butuh ketelitian dan kecermatan untuk menghasilkan cuan alias keuntungan pada masa yang akan datang yang disebut capital gain. Sebaliknya, investasi tanpa pemahaman yang matang akan membuat rugi yang disebut capital loss. Pada umumnya, investor dapat meraup keuntungan hingga 20 persen atau lebih selama satu tahun dengan saham. Menggiurkan bukan? Perhatikan juga syaratnya agar tidak terjadi hal yang sebaliknya. Simak ulasan berikut agar tidak salah memilih jenis saham dan lebih paham cara main saham biar cuan terus.

Pilihlah Sekuritas dengan Biaya Transaksi Kecil

Stock Photo - 123RF

Stock Photo - 123RF

Sebelum kita membahas seputar cara main saham secara mendalam, pilihlah perusahaan sekuritas atau broker saham yang bagus dan mengenakan biaya transaksi yang kecil dari sekian banyak perusahaan sekuritas. Biaya transaksi yang dikenakan kepada para investor berbeda-beda antara satu sekuritas dengan sekuritas lainnya karena setiap perusahaan memiliki kebijakan dan ketentuan masing-masing.

Biaya transaksi adalah keseluruhan biaya yang terjadi akibat kegiatan pembelian dan pemasangan saham. Dalam setiap investasi saham, setiap nasabah diharuskan membuka rekening efek yang memuat dana investasi. Rekening efek disediakan oleh setiap perusahaan sekuritas. Setelah rekening sudah dibuka maka setiap nasabah harus top-up uang ke rekening efek. Uang tersebut akan berfungsi seperti e-money yang bisa dipakai untuk membeli saham-saham yang diinginkan secara online.

Biaya transaksi terdiri dari biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya ini akan menjadi sumber pendapatan perusahaan broker yang menjadi perantara saham. Ada sekuritas yang menerapkan biaya sebesar 0,19 persen untuk pembelian dan 0,29 persen untuk penjualan. Namun, ada juga broker yang menerapkan biaya sebesar 0,15 persen pembelian dan 0,20 penjualan. Besaran biaya berbeda-beda dalam setiap perusahaan sekuritas.

Biaya transaksi yang kecil akan menguntungkan investor. Namun, bukan berarti biaya yang tinggi akan selalu merugikan karena bisa jadi pelayanan mereka terhadap nasabah justru lebih baik. Setelah tahu sekuritas yang dituju maka hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah menyiapkan dokumen-dokumen terkait untuk membuka rekening.

Harus Cerdik dan Cermat Memilih Saham

Setelah rekening efek jadi dan aplikasi trading sudah tersedia di laptop maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah top up atau transfer dana ke rekening efek tersebut. Banyak orang yang masih ragu atau takut kehilangan uang karena bermain saham. Tidak perlu khawatir karena investor pemula bisa memulai investasi saham dengan Rp 5 ribu saja sebab ada banyak saham yang harganya cuma Rp 50 per lembar.

Dalam transaksi saham dikenal satuan yang bernama lot. Satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Jika harga per lembar Rp 50 maka harga satu lot dikalikan 100 menjadi Rp 5.000 saja. Dana investasi sekecil itu tidak akan membuat kita kaya. Pilihlah nominal investasi yang akan membuat bahagia ketika mendapat keuntungan. Namun, harus sesuai dengan kondisi keuangan karena semua saham pasti ada risikonya. Jangan gegabah dan langsung menggunakan semua uang karena tindakan seperti itu akan membuat kita tergelincir dalam kesalahan.

Terapkan cara bermain saham yang bijak dengan menggunakan 10 persen dari total uang kas dalam rekening. Pastikan uang itu bukan berasal dari dana darurat. Lakukan top up sebesar 10 persen dari penghasilan untuk membeli saham setiap bulan. Dengan nominal uang yang besar pasti keuntungan juga besar. Namun, berhati-hati ketika harga saham turun maka kerugian yang dialami akan besar juga. Jadi cerdik dan cermat dalam memilih saham ya!

Pilih saham di indeks LQ45 atau IDX30

Indeks saham yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia sejatinya adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Nah, tepat pada April 2019, indeks saham di BEI jumlahnya ada 22. Biar gak bingung, pilih saja saham-saham yang tergabung di indeks LQ45 atau IDX30.

Saham-saham di indeks tersebut memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Selain itu fundamental perusahaannya juga dinilai baik. Saham-saham yang masuk ke dalam indeks-indeks tersebut pun sering disebut dengan istilah blue chip.

Tentunya, memilih saham di kedua indeks ini bisa jadi cara bermain saham yang paling aman bukan? Daripada pusing mendengarkan masukan sana-sini, mending kenalan dulu deh sama deretan saham di dua indeks ini.

Beli saham perbankan atau consumer goods

Setelah familiar dengan saham-saham yang ada di indeks IDX30 atau LQ45, maka ini adalah saat yang tepat untuk membeli saham perbankan atau consumer goods. Lho kenapa dua perusahaan itu? Emangnya keuntungan bermain saham kita bakal makin besar jika beli perusahaan ini di awal? Bukan begitu maksudnya. Menjadikan saham perbankan dan perusahaan besar di bidang consumer goods sebagai saham pertama, tentu bisa jadi cara bermain saham yang paling bijak untuk pemula. Mengapa?

Karena perusahaan ini merupakan perusahaan dengan bisnis yang sederhana. Selain itu produk-produk mereka juga digunakan masyarakat, otomatis dalam setahun mereka selalu mencetak laba yang signifikan. Masuk akal dong analisanya? Walaupun ketika kamu beli, harga saham mereka turun, percaya deh dalam hitungan waktu yang tidak terlalu lama pasti akan normal lagi atau malah untung. Kecuali jika tiba-tiba Indonesia mengalami krisis ekonomi.

Saat Merugi maka Lakukan Average Down

Average down adalah strategi investasi berupa pembelian secara bertahap saat harga sedang turun di pasar. Cara main saham ini akan membuat nilai investasi stabil dan tidak terjun bebas, tetapi mengikuti kondisi pasar. Faktanya, ketika kondisi pasar mulai pulih maka return akan meningkat. Saat beli saham tiba-tiba hari kedua anjlok maka tidak usah panik.

Anda harus bersabar karena harga saham yang dibeli akan naik selama saham itu tergolong saham blue chip. Ketika melihat adanya kerugian 2 persen pada satu saham maka beli saja saham yang harganya turun tersebut. Itulah esensi dari average down yang harus diterapkan saat bermain saham.

Itulah cara main saham yang harus diterapkan agar cuan terus. Keuntungan yang besar diiringi dengan risiko yang besar sehingga semua investor harus bersabar saat mengalami risiko kerugian karena hal itu tidak akan berlangsung lama. Selamat berinvestasi!