Saat menemui kesulitan finansial, sebagian orang memutuskan untuk mencari pinjaman. Sedangkan sebagian lainnya memilih menggadaikan harta benda yang mereka miliki. Misalnya saja emas, benda yang satu ini hampir selalu stabil harganya dan cenderung mengalami penurunan harga.

Gadai memang menjadi solusi alternatif yang tepat, daripada harus merepotkan diri dengan beban cicilan dari pinjaman. Apalagi sekarang telah hadir di tengah masyarakat tempat penyedia gadai di bawah pengawasan pemerintah yakni Pegadaian. Selain aman, gadai emas di Pegadaian memiliki cara yang mudah. Mau tahu apa saja? Simak selengkapnya berikut ini!

Bisakah Gadai Emas Tanpa Surat Di Pegadaian?

Surat atau kwitansi merupakan benda wajib yang harus diterima konsumen ketika membeli emas. Dalam surat tersebut dicantumkan nama toko, nama pembeli, tanggal pembelian, berat emas, harga dan kadarnya, serta foto kecil bentuk fisik emas tersebut.

Saat menggadaikan emas, surat terkait kepemilikan dan identitas fisik emas tersebut harus disertakan. Sebab adanya surat tersebut menunjukkan bahwa emas tersebut legal, resmi dan sah untuk digadaikan.

Lembaga resmi seperti Pegadaian hanya akan menerima gadai emas yang bersertifikat atau memiliki surat yang sah. Mereka tidak mau menerima emas tanpa surat karena kemungkinan akan menimbulkan masalah di hari kemudian. Selain itu, pengajuan gadai juga harus menyertakan bukti identitas yang valid.

Anda justru harus curiga bila ada penyedia gadai yang mau menerima emas tanpa surat. Bisa jadi itu hanya kedok penipuan yang akan membawa kabur emas milik Anda.

Besarnya Biaya Pengurusan Gadai Emas Di Pegadaian

Biaya administrasi merupakan hal wajib yang dikenakan bila Anda ingin gadai emas. Besarnya tergantung pada jumlah pinjaman yang Anda inginkan. Semakin besar jumlah dana yang Anda butuhkan, maka makin besar pula biaya administrasinya. Pegadaian mengenakan biaya administrasi gadai emas melalui produk Kredit Cepat Aman atau KCA sebesar Rp 2000,- hingga Rp 125.000,- untuk pinjaman sebesar Rp 50.000,- hingga Rp 5 miliar. Sedangkan untuk jangka waktu peminjaman mulai dari 1 hingga 120 hari atau sekitar 4 bulan.

Penerapan Nilai Taksir Harga Emas Oleh Pegadaian

Besarnya pinjaman dari gadai emas Anda tergantung pada nilai taksirnya. Sebelum beranjak ke Pegadaian, sebaiknya Anda melakukan riset terkait nilai taksir harga emas tersebut.

Pada umumnya nilai taksir harga emas sebesar 92% hingga 95% dari harga emas. Jadi, misal Anda menggadaikan emas seharga Rp 10 juta maka nilai taksirnya sebesar Rp 10 juta x 92% sama dengan Rp 9.200.000,-

Setelah Anda mengetahui nilai taksir harga emas, maka Anda dapat memprediksi berapa besarnya pinjaman yang dapat Anda terima. Anda pun dapat mengetahui perkembangan nilai taksirnya, apakah sedang naik atau justru turun.

Cara Memperpanjang Masa Gadai Di Pegadaian

Pegadaian memberikan jangka waktu gadai emas hingga 4 bulan. Selama itu, Anda bisa mencicil pinjaman Anda hingga lunas tepat pada waktunya.

Tetapi realitanya, tidak semua orang dapat mengembalikan pinjaman tepat pada waktunya. Padahal setelah tanggal jatuh tempo, emas yang Anda gadaikan tersebut akan dilelang oleh pihak Pegadaian.

Sebelum hal itu terjadi, Anda tidak perlu khawatir karena masa peminjaman dapat diperpanjang dengan mengikuti syarat dan ketentuannya. Jadi, Anda masih punya kesempatan untuk mempertahankan kepemilikan emas Anda.

Prosedur Menebus Emas Gadai Di Pegadaian

Selain proses pengajuan gadai yang mudah, prosedur menebus emas di Pegadaian juga mudah. Anda tinggal mendatangi Pegadaian sehari sebelum tanggal jatuh tempo untuk memberitahukan bahwa Anda akan menebus emas yang Anda gadaikan keesokan harinya.

Esoknya Anda pergi ke Pegadaian dengan membawa sejumlah uang sesuai dengan nominal pinjaman, berikut dengan identitas diri serta surat atau bukti gadai emas Anda. Kemudian serahkan kepada petugas Pegadaian dan Anda pun bisa membawa pulang kembali emas milik Anda. Mudah, bukan?

Bagi Anda calon nasabah gadai emas di Pegadaian, perhatikan pertanyaan dan jawaban terkait gadai emas berikut ini.

Bagaimanakah Sistem Gadai Emas Di Pegadaian?

Sistem gadai emas di Pegadaian menggunakan sistem KCA (Kredit Cepat Aman). Layanan ini tersedia di 4245 lebih kantor cabang Pegadaian. Prosedur pengajuannya sangat mudah bagi semua kalangan. Pinjaman yang diberikan berkisar antara Rp 50 ribu hingga lebih dari Rp 500 juta. Nasabah tidak perlu memiliki rekening pribadi karena pinjamannya akan dicairkan dalam bentuk uang tunai.

Jangka waktu pinjaman sekitar 4 bulan dan dapat diperpanjang dengan membayar sewa modal atau mencicil sebagian uang pinjaman. Selain itu, nasabah dapat melakukan pelunasan kapan pun dia mau.

Apa Saja Syarat Untuk Gadai Emas Di Pegadaian?

Syarat untuk mengajukan gadai emas di Pegadaian yaitu membawa identitas resmi (fotocopy KTP/SIM/Paspor), emas yang akan digadaikan berikut suratnya, lalu nasabah diminta wajib menandatangani Surat Bukti Kredit atau SBK.

Bisakah Menggadaikan Emas Yang Tidak Memiliki Surat?

Tidak bisa.

Berapa Biaya Gadai Emas Dan Pelunasannya?

Biaya sewa modal atau titip gadai di Pegadaian mulai dari 0.75% per 15 hari. Sedangkan untuk pelunasannya dihitung berdasarkan besarnya pinjaman ditambah dengan biaya sewa modal sejumlah harinya.

Hal-Hal Penting Terkait Gadai Emas Di Pegadaian

Saat akan menggadaikan emas perhatikan kriteria emas yang Anda gadaikan, jumlah pinjaman yang diterima, besarnya biaya sewa modal, besarnya cicilan, jangka waktu pinjaman dan tanggal jatuh tempo, serta tempat dan jadwal pelelangan. Pahami pula ketentuan lainnya.

Pikirkan Dulu Sebelum Menggadaikan!

Meskipun gadai emas lebih menguntungkan daripada melakukan pinjaman dengan jaminan, Anda tetap harus mempertimbangkan dulu segala syarat dan ketentuannya. Terutama soal kemampuan dalam melunasinya. Ingatlah bahwa saat pelunasan tidak mampu dilakukan, maka Anda akan kehilangan emas kesayangan Anda tersebut. Tentu Anda tidak menginginkannya. Jadi, pikirkanlah dengan matang apakah Anda benar-benar harus menggadaikan emas tersebut atau ada alternatif solusi lain yang dapat dilakukan.