Pernikahan adalah salah satu momen yang bersejarah dan ditunggu-tunggu oleh sepasang calon pengantin untuk melangkah ke dalam kehidupan rumah tangga. Merencanakan pernikahan mulai dari memilih konsep, tempat, dan kebutuhan pesta pernikahan lainnya, pasti membutuhkan waktu, perhatian, dan utamanya adalah hitungan finansial yang tepat.

Inflasi yang terus merangkak naik membuat biaya pernikahan ikut bergerak naik. Biaya pernikahan tahun 2019 sudah pasti tidak akan sama dengan di tahun 2018. Dengan bergeraknya tahun dan naiknya inflasi, biaya pernikahan menjadi semakin mahal. Untuk itu, setiap pasangan pengantin harus memiliki hitungan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pernikahan tersebut. Namun, jika secara finansial belum mencukup untuk melangsungkan pernikahah, Anda tidak perlu khawatir. Saat ini banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman dana penikahan. Berikut ini beberapa pilihan pinjaman dana penikahan yang bisa Anda manfaatkan:

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit tanpa agunan (KTA) bisa menjadi solusi untuk menutupi kekurangan biaya pernikahan. KTA ini biasanya merupakan produk bank, di mana nasabah mendapat pinjaman sejumlah uang dan tidak perlu memberikan jaminan pinjaman seperti BPKB kendaraan, sertifikat rumah, sertifikat tanah, dan lain-lain.

KTA merupakan produk bank yang ditujukan bagi para nasabah dengan usia produktif (usia 21 hingga 60 tahun). Meski terlihat mudah, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan KTA sebagai modal nikah. Sebelum mengetahui apa saja poin-poin yang perlu diperhatikan untuk menggunakan KTA sebagai modal menikah, Anda mungkin harus mengetahui secara lebih mendalam mengenai apa itu KTA.

Di Indonesia, besaran suku bunga KTA berkisar antara 0,99 persen hingga 2,5 persen per bulan.

Perbankan di Indonesia menerapkan tiga jenis bunga kredit, yaitu bunga flat, bunga efektif, dan bunga anuitas. Bunga pinjaman yang paling sering diberlakukan adalah flat. Secara perhitungan bunga flat terbilang sederhana, tapi kerugian yang ditanggung cukup besar.

Pada bunga flat, jumlah cicilan per bulan yang harus dibayarkan bersifat tetap. Suku bunga bakal dihitung berdasarkan pokok pinjaman.

Saat ini tersedia banyak jenis pinjaman tanpa agunan yang ditawarkan bank kepada para orang tua. Namun tidak semua pinjaman tersebut sesuai dengan kebutuhanmu. Guna memudahkan para orang tua maupun pasangan untuk menentukan KTA pernikahan yang paling sesuai dengan kebutahan, HaloMoney.co.id membandingkan belasan produk pinjaman tanpa agunan (KTA) yang bisa digunakan untuk pernikahan.

Pinjaman Pernikahan dari KEB Hana Bank

Bernama KTA Plus Bank KEB Hana. Nilai pinjaman maksimal: Rp 200 juta. Jangka waktu/tenor pinjaman: hingga tiga tahun. Bunga per bulan: 0,95%, bisa anda dapatkan jika mengajukan melalui Halomoney.co.id Sekadar informasi, KTA Plus Bank KEB Hana ini bisa anda ajukan meskipun anda tidak memiliki slip gaji dan kartu kredit. Proses pinjaman KTA plus maksimal 14 hari kerja sejak dokumen diterima bank.

Pinjaman Pernikahan BNI Fleksi

KTA BNI Fleksi sebenarnya tidak spesifik didisain untuk kebutuhan biaya pernikahan. Namun dengan fleksibilitasnya, anda bisa menggunakan KTA BNI Fleksi untuk berbagai kebutuhan, termasuk membiayai pernikahan.

Pinjaman dana tunai dengan agunan

Tak hanya bank saja yang menyediakan pinjaman dana tunai dengan agunan atau jaminan lembaga non-bank juga ada yang menyediakan pinjaman dana tunai dengan agunan juga. Intinya jika anda berniat mengajukan pinjaman ini, maka anda harus menjaminkan salah satu aset anda ke lembaga tersebut.

Plafon dari pinjaman yang satu ini jelas lebih besar daripada KTA. Namun proses pencairannya sedikit memakan waktu, karena pihak pemberi pinjaman harus melakukan appraisal atau penilaian terhadap aset yang dijaminkan. Biasanya pinjaman ini bisa digunakan untuk dana pernikahan anda saat anda butuh dana nikah yang cukup besar. Atau mungkin bisa juga buat membantu keluarga menjalani pengobatan berat, seperti berobat ke luar negeri atau operasi besar.

Pinjaman dana tunai berbentuk P2P Lending

P2P merupakan singkatan dari peer to peer. P2P Lending adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. Anda bisa meminjam ke situs P2P Lending sebagai solusi dana pernikahan anda. Pinjaman uang ini didukung oleh perusahaan-perusahaan startup yang bergerak di bidang fintech. Trend platform P2P sudah booming di negara-negara lain. Di Inggris, industri ini sudah mulai 10 tahun lalu.

Indonesia yang memiliki karakter penetrasi online tinggi namun akses keuangan kredit terbatas merupakan lahan subur bagi platform online fintech yang mempertemukan kreditur dan lender secara langsung.

P2P memberikan janji return cukup tinggi 18 sd 20% setahun. Keuntungan ini tentu saja attractive, setara dengan return investasi di pasar saham dan reksadana.

Jangan pernah anda membayar cicilan pinjaman dan bunga Anda dengan CC atau kartu kredit karena hal itu bisa dibilang sama saja dengan gali lubang tutup lubang. Dan yang terakhir, usahakan untuk membayar cicilan pinjaman dan bunga tepat waktu. Semakin Anda tepat waktu dalam pembayaran, maka bank yang meminjamkan dana kepada Anda akan lebih menyukai Anda sebagai pribadi yang dapat diandalkan dan dipercaya dalam hal peminjaman uang. Daripada anda meminjam sana sini untuk dana pernikahan anda lebih baik anda mempersiapkannya dengan menabung terlebih dahulu di awal agar anda tak memiliki tanggung jawab setelah anda nikah.

Itulah tadi penjelasan pinjaman untuk dana nikah. Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin melangsungkan pernikahan.