Anda sedang banyak hutang dan mencari cara mengatasi hutang yang menumpuk? Jika iya maka tenang saja karena banyak temannya. Hutang tidak bisa terlepas dari kehidupan. Bagi orang yang terbiasa berhutang, berhutang itu seperti memakan sambal. Pedas tapi nagih. Saat diminta untuk membayar hutang rasanya susah tapi tetap saja diulangi.

Memang alasannya karena kepepet dan benar-benar tidak ada uang. Namun seharusnya hal tersebut dihindari karena takutnya menjadi kebiasaan. Selama ini ada orang yang hidupnya terus berhutang, gali lubang tutup lubang. Hal tersebut semestinya tidak terjadi. Masih ada cara lain untuk melunasi hutang selain berhutang lagi. Cara yang dimaksud akan dibahas di ulasan berikut.

Cara Mengatasi Hutang yang Menumpuk dengan Mudah

Sebenarnya tidak ada sesuatu yang mudah terutama pelunasan hutang. Hutang seperti beban mental tersendiri. Banyak orang yang bekerja keras dan mengeluh akhirnya karena uang hasil pekerjaan digunakan untuk melunasi hutang. Banyak pula yang merasa hidupnya berantakan karena kebanyakan hutang. Nah untuk mengatasinya bisa menggunakan cara di bawah ini.

Menenangkan Diri Dan Mendata Semua Hutang Yang Ada

Cara pertama yang bisa anda lakukan adalah menenangkan diri. Untuk bisa menyelesaikan masalah, pikiran anda harus jernih. Jadi tenangkan diri anda agar bisa berpikir jernih. Banyak orang berhutang yang selama ini salah mengambil langkah karena mereka tidak berpikir jernih. Setelah pikiran anda jernih, cobalah untuk mendata semua hutang yang ada dari yang paling kecil hingga yang paling besar. Jika pinjam di bank, masukkan juga total bunga yang harus dibayarkan. Selain mendata hutang, anda juga harus menyusun strategi dan langkah-langkah pelunasan hutang seperti yang akan dijelaskan di poin selanjutnya.

Menjual Barang Berharga

Salah satu strategi untuk melunasi hutang adalah dengan cara menjual barang berharga anda. Barang berharga bisa mobil, motor, perhiasan, dan masih banyak lainnya. Anda mungkin berpikir, untuk membeli barang berharga tersebut diperluangkan perjuangan yang cukup keras jadi sayang untuk dijual. Nah ganti pemikiran tersebut menjadi kapan-kapan saat ada rezeki bisa membeli lagi. Saat ini sedang butuh uang jadi dijual tidak masalah. Namun tetap sisakan barang yang berperan penting dalam keberlangsungan pekerjaan anda seperti motor untuk transportasi, smartphone untuk menghubungi klien, dan lain sebagainya. Dengan begitu hutang anda akan sedikit berkurang dengan uang hasil penjualan barang.

Mencari Kerja Sampingan

Untuk melunasi hutang itu perlu kerja keras. Jika pekerjaan utama tidak cukup untuk melunasi hutang, anda bisa mencari pekerjaan sampingan. Memang akan terasa sangat melelahkan. Namun semua itu akan terbayar saat anda sudah bisa melunasi hutang. Anda pasti bisa lega dan merasa tidak ada beban lagi.

Mungkin ada yang berkata bahwa mencari pekerjaan utama saja susah apalagi mencari pekerjaan sampingan. Hal ini tidak dibenarkan karena semua itu tergantung usaha setiap individu. Jika hanya melamar satu jenis pekerjaan lalu menunggu panggilan maka kapan akan bisa mendapatkan pekerjaan. Harusnya anda mengusahakan yang terbaik.

Cobalah mengevaluasi diri. Selama ini sulit mendapatkan pekerjaan karena apa. Jika karena mematok gaji yang sangat tinggi maka ya turunkan standar anda. Rezeki itu sudah ditentukan Tuhan. Gaji kecil pun nantn bisa menjadi besar jika anda tak pernah puas, selalu bekerja keras, dan berdoa.

Hidup Sederhana

Jangan gengsi dan hidup dalam kemewahan. Usahakan hidup sederhana hingga hutang terlunasi. Jika biasanya setiap hari makan daging, kini cobalah mengurangi intensitasnya menjadi seminggu sekali. Dengan begitu anda menjadi lebih menghargai makanan dan bisa menghemat pengeluaran.

Menutup Kartu Kredit

Cara mengatasi hutang yang menumpuk Salah satu cara hidup sederhana dan menghemat pengeluaran adalah dengan menutup kartu kredit yang jarang digunakan. Perlu anda ketahui, kartu kredit itu memicu perilaku konsumtif dan boros. Jadi kalau bisa tutup kartu kredit anda khususnya yang jarang digunakan. Kartu kredit yang sering digunakan boleh saja dipertahankan asalkan pengeluarannya dikontrol. Jika tidak bisa mengontrol pengeluaran lebih baik tutup saja kartu kredit yang dimiliki. Cara menutup kartu kredit dengan mudah bisa anda baca di sini.

Menahan Diri Untuk Tidak Gali Lubang Tutup Lubang

Hal satu ini wajib dihindari karena membuat anda tidak terlepas dari jerat hutang. Jangan sampai anda berhutang lagi untuk membayar hutang yang lain. Saat terdesak biasanya orang akan mencari pinjaman pada orang lain. Anda tidak boleh seperti itu. Usahakan dahulu dari uang dan barang-barang yang anda miliki.

Apabila tetap tidak mencukupi anda lebih baik bernegosiasi dengan si pemberi pinjaman. Jika pemberi pinjaman adalah keluarga, mungkin anda bisa diberi kelonggaran waktu, tapi bagaimana jika meminjam di bank? Di beberapa bank pun ada yang namanya toleransi asalkan anda berani mengaku bahwa belum ada uang. Namun toleransinya tidak begitu lama jadi tetap usahakan uang ada secepat mungkin.

Semisal benar-benar tidak ada, anda boleh meminjam lagi tapi ke teman atau kerabat saja dan pastikan pinjaman dikembalikan secepat mungkin untuk menghindari hutang yang semakin menumpuk.

Mendekatkan Diri Pada Tuhan

Siapapun yang mempercayai Tuhan disarankan untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Tuhan lah yang akan melancarkan rezeki anda dan memudahkan urusan anda. Karena itulah rajinlah beribadah menurut agama dan keyakinan masing-masing. Berdoalah dan meminta solusi terbaik untuk masalah anda. Jika anda yakin akan dikabulkan, semua pasti benar-benar dikabulkan.

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi hutang yang menumpuk banyak. Tidak ada pelunasan hutang yang mudah jadi perlu usaha keras dari anda. Sekian, semoga informasi ini bisa bermanfaat. Mengatasi hutang yang menumpuk memang tidak mudah, tapi semua dijamin bisa terselesaikan karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini!