Untuk Anda yang sering pergi ke bank untuk mengajukan KPR sepertinya istilah ini sudah taka sing di telingan Anda.karena refinancing merupakan salah satu program KPR yang cukup populer saat ini di mata nasabah.

Apa Itu Refinancing?

Refinancing adalah langkah menggunakan pinjaman baru untuk melunasi utang yang lama, hanya saja pinjaman yang baru ini memiliki ketentuan yang lebih meringankan dibanding utang yang lama, misalnya bunga yang lebih rendah. Jadi, sederhananya adalah Anda dapat lebih cepat terbebas dari utang dengan mengajukan pinjaman baru. Mungkin hal ini terdengar tidak masuk akal, karena hanya menggali lubang baru untuk menutup utang lama. Kenyataannya, jika Anda dapat memanfaatkan pinjaman baru dengan lebih cermat, langkah tersebut bisa membantu Anda dalam menyelesaikan masalah utang lebih cepat dan menabung lebih banyak dalam waktu yang bersamaan.

Biasanya dalam mengajukan program refinancing, akan diperlukan collateral (dapat berupa properti / kendaraan). Nantinya aset rumah / mobil yang Anda ajukan tersebut akan ditaksir, dari sinilah Anda bisa mendapatkan pinjaman baru. Jadi, uang tunai yang Anda dapatkan ini bisa langsung dimanfaatkan untuk membayar sisa tunggakan lama. Sementara itu, Anda juga harus mengangsur pinjaman yang didapatkan sampai lunas. Tidak perlu takut, karena biasanya bunga yang ditawarkan juga cukup rendah.

Cara Memperoleh Refinancing

Ada beberapa syarat yang wajib diikuti agar dana segar untuk memenuhi kebutuhan Anda dapat segera dicairkan oleh pihak bank. Sebelum menjaminkan aset berharga Anda ini, pastikan bahwa tujuan utama dalam pengajuan refinancing adalah murni memenuhi kebutuhan mendesak Anda bukan untuk hal-hal konsumtif dan bersenang-senang. Sebab, jika dana tersebut dipakai untuk kepentingan, Anda akan menemui kesulitan pada akhirnya.

Berikut adalah cara memperoleh refinancing:

    • Minimal memiliki rumah hasil KPR yang berusia kurang lebih satu tahun
    • Mendatangi bank yang merupakan tempat Anda mengambil layanan KPR dan mengajukan penarikan dana tambahan dari kenaikan harga properti yang kita miliki
    • Bank akan melakukan survey kembali keadaan properti kita untuk menafsirkan berapa persen kenaikan harga properti yang kita miliki
    • Jika ada renovasi pada properti yang dimiliki, bank akan memperhitungkannya untuk meningkatkan penarikan tambahan dana yang kita ajukan
    • Lokasi tempat tinggal/lokasi bekerja/usaha/praktek debitur di kota tempat KC/KCP berada.
    • Melampirkan dokumen kredit (fotokopi KTP, fotokopi KK, NPWP, pas foto suami/istri terbaru, Surat Keterangan Gaji, dan dokumen lainnya).
    • Angsuran yang bisa Anda bayarkan adalah cicilan (pokok + bunga) dari sejumlah utang yang ada, ditambah permohonan baru, dan tidak boleh melebihi dari 1/3 kali gaji kotor pemohon/penghasilan gabungan suami
    • Usia minimal 21 tahun/sudah menikah.
    • Warga Negara Indonesia.
    • Karyawan, lama bekerja: minimal 1 (satu) tahun di perusahaan yang terakhir atau total pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun. Pengusaha dan Profesional, lama bekerja: minimal 2 (dua) tahun sebagai pengusaha atau seorang profesional.

Keunggulan Dan Kekurangan Refinancing

Keunggulan Refinancing

    • Umumnya memiliki suku bunga rendah dan stabil sehingga angsuran ringan dan dapat memastikan kebutuhan mendesak Anda terpenuhi.
    • Membantu Anda yang berinvestasi pada bidang properti sebab bisa memperoleh properti lainnya tanpa harus menggadaikan surat kepemilikan properti pada bank
    • Terbebas dari penalti kalau melakukan pelunasan sebagian/seluruhnya sebelum akhir masa kredit.

Kekurangan Refinancing

    • Bunga kredit akan meningkat hingga akhir tenor ketika pihak bank menyetujui permohonan penarikan penambahan nilai dari properti yang Anda miliki.
    • Jangan menggunakan dana pinjaman untuk hal konsumtif, karena Anda akan menemui kesulitan sendiri dari hasil pengajuan KPR refinancing tersebut.

Waktu Terbaik Untuk Mengambil Refinancing

Saat Suku Bunga Turun

Waktu yang tepat jika ingin mengajukan KPR refinancing adalah saat suku bunga sedang turun. Anda harus bernegosiasi dengan pihak bank ketika mereka menawarkan bunga yang lebih rendah. Tak ada salahnya pindah ke lain bank jika ada yang menawarkan suku bunga lebih rendah dan segera ajukan KPR refinancing di bank baru tersebut. Pengajuan tersebut membantu Anda membayar cicilan dengan jumlah yang lebih kecil dan sebagian uangnya bisa digunakan untuk berinvestasi.

Saat Memperpanjang Masa Angsuran

Sejatinya, refinancing dapat membantu Anda ketika kondisi keuangan Anda memburuk dan kesulitan membayar cicilan KPR. Melalui sistem ini Anda bisa memperbarui sistem pembayaran KPR lama Anda dengan memulai angsuran dari bulan pertama lagi. Besar angsuran bisa menyesuaikan dengan pendapatan Anda.

Saat Butuh Uang Tunai

Kebutuhan mendesak yang melAnda Anda memang tak dapat diprediksi waktu datangnya. Biasanya keperluan tersebut membutuhkan uang yang tidak sedikit. Solusinya adalah Anda bisa menggunakan refinancing untuk memenuhi keperluan itu. Namun, dengan catatan nilai properti harus lebih besar dari sisa utang. Misalnya, nilai rumah Anda tahun ini mencapai Rp 500 juta sedangkan sisa cicilan KPR Anda Rp 300 juta. Dana tunai yang dapat Anda ambil ialah Rp 200 juta.