Apakah tahu apa kode keamanan kartu debit kamu dan di mana lokasinya? Ketika kamu menggunakan kartu kredit atau debit untuk melakukan transaksi belanja offline, kamu bisa menggesek kartu di mesin EDC (Electronic Data Capture). EDC bisa membaca nomor kartu kredit secara otomatis dan menyelesaikan transaksi dengan cepat.

Tapi bagaimana ketika kamu belanja online? transaksi online mengharuskan kamu untuk memasukkan informasi penting termasuk kode keamanan kartu kredit atau debit sebagai verifikasi akhir pada saat melakukan transaksi.

Tentang Kode Keamanan Kartu

Kode keamanan kartu atau CSC memiliki beberapa nama seperti CVD (data verifikasi kartu), angka verifikasi kartu, CVV (nilai verifikasi kartu), kode nilai verifikasi kartu, CVC (kode verifikasi kartu), V-code (kode verifikasi), dan SPC (kode panel tanda tangan). Semua ini adalah istilah fitur keamanan yang sering dipakai untuk melakukan transaksi pembayaran dengan kartu untuk melawan penipuan kartu kredit.

CVV atau Card Verification Value biasanya terdiri dari 3-digit angka yang dimiliki kartu debit atau kredit jenis Visa, Discover dan MasterCard. Ada beberapa jenis kartu yang memiliki 4-digit angka untuk CVV, seperti American Express. Rata-rata pengguna kartu kredit di Indonesia memiliki Visa dan MasterCard.

CSC adalah nomor kartu bank sebagai tambahan yang dicetak timbul pada kartu. CSC biasa digunakan sebagai fitur keamanan dalam situasi di mana PIN tidak bisa digunakan. PIN tidak tercetak di mana pun di badan kartu, dan harus dimasukkan secara manual oleh pemilik kartu saat melakukan transaksi. Kartu yang tidak memiliki kontak dan chip bisa menghasilkan kode mereka sendiri, seperti iCVV atau CVV yang dinamis.

Sejarah Kode Keamanan Kartu

CSC dikembangkan di Inggris sebagai bagian dari kode alfanumerik 11 karakter oleh karyawan Equifax Michael Stone pada tahun 1995 silam. Konsep ini kemudian diadopsi oleh APACS (UK Association of Payment Clearing Services) dan kemudian disederhanakan menjadi tiga digit kode saja.

Lokasi Kode Keamanan kartu

Kode keamanan kartu biasa tercetak di tiga atau empat digit terakhir, tidak timbul layaknya nomor kartu, dan di bagian tanda tangan pada bagian belakang kartu.

-Jika kamu memiliki kartu American Express, kode keamanan kartu adalah empat digit terakhir yang tidak timbul di bagian depan dan ke arah sebelah kanan. -Untuk kartu American Express, kode keamanan memiliki empat digit kode di sisi depan kartu, tepat di atas nomor kartu. -Kartu kredit dan debit Diners Club, Discover, JCB, MasterCard, dan Visa mempunyai tiga digit kode keamanan. Kode ada di bagian belakang, yang tercetak di panel tanda tangan belakang kartu. Kartu MasterCard dan Visa memiliki kode dalam sebuah panel yang terpisah dan terletak di sebelah kanan strip tanda tangan.

Pembuatan CSC

CSC untuk setiap kartu dibuat langsung oleh penerbit kartu saat kartu tersebut dibuat. Kode ini dihitung dengan Teknik enkripsi nomor kartu bank dan tanggal kadaluwarsa, Kunci enkripsi hanya dimiliki oleh penerbit kartu.

Menggunakan Kode Keamanan Untuk Belanja Online

Mungkin alasan utama kamu mencari tahu tentang kode keamanan adalah karena kamu ingin menggunakan kartu kredit atau debit untuk belanja online. Setelah kamu memasukkan barang yang diinginkan ke keranjang belanja, biasanya akan disambut dengan formulir untuk mengisi data tentang kartu kamu.

Di dalam formulir biasanya kamu harus mengisi jenis kartu kredit, dan juga nomor kartu kredit kamu. Selanjutnya, kamu masukkan nama yang tercantum dalam kartu kredit dan juga tanggal kadaluwarsa. dan yang terakhir adalah nomor CVV kartu, yang bisa ditemukan di bagian belakang kartu.

Dalam beberapa skenario CVV dapat berfungsi layaknya nomor PIN. CVV memungkinkan kamu untuk melakukan transaksi tanpa kartu aslinya. CVV bahkan bisa lebih penting bila dibandingkan dengan PIN. Jangan beritahu CVV atau PIN kepada siapa pun, untuk menghindari risiko penipuan kartu kredit yang marak terjadi di internet.

Tanpa memasukkan semua data-data ini, kamu tidak akan bisa melakukan transaksi online dalam bentuk apa pun. Juga perlu diingat untuk tidak belanja terlalu banyak, karena tagihan kamu akan membengkak dan terbebani dengan bunga yang bisa menjadi besar.

CVV Sangat Penting Layaknya Nomor PIN

Sekarang kamu sudah tahu lokasi CVV, bagaimana menggunakan CVV, dan seberapa pentingnya CVV yang ada di kartu. Jagalah kartu debit dan kredit kamu sebaik-baiknya, dan jangan sampai orang lain tahu nomor CVV kamu. Banyak orang yang terlalu meremehkan pentingnya CVV dan secara tidak sengaja memberi nomor CVV ke orang lain. Jika kamu kehilangan kartu debit atau kredit, segera informasikan pihak bank terkait untuk menghentikan segala aktivitas yang bisa dilakukan dengan kartu tersebut, sehingga kartu tidak bisa digunakan untuk transaksi apa pun.