Tidak hanya kehilangan uang saja yang membuat kita kebingungan, kehilangan dokumen pribadi juga bisa membuat kita pusing. Terlebih jika dokumen tersebut penting untuk dipakai sehari-hari seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Sesuai dengan namanya, STNK adalah dokumen yang menunjukkan kepemilikan resmi unit kendaraan bermotor. Di dalamnya tertera nama pemilik dan keterangan data kendaraan. Anda yang memakai kendaraan untuk kegiatan harian seperti bekerja atau ketika bepergian harus selalu membawa STNK.

Jika STNK hilang, tentunya anda tidak bisa menunjukkan bukti dari kepemilikan kendaraan yang anda bawa. Resiko terburuknya bisa dikenakan sanksi tilang dari pihak kepolisian. Tentu tak menyenangkan bukan ditilang polisi karena masalah tersebut? Sebab itu, anda harus segera mengurus penggantian STNK yang hilang tersebut.

Cara Mengurus STNK Hilang

Menurut Humas Mabes Polri, biaya penggantian STNK hilang berkisar Rp 50.000 – Rp 80.000. Mengurus penggantian STNK bisa anda lakukan sendiri di Samsat. Sebaiknya anda membawa alat tulis, terutama bolpoin hitam untuk mengisi beragam formulirnya. Di Samsat mungkin menyediakan alat tulis, namun jumlahnya terbatas dan seringkali harus antre ketika ingin menggunakannya. Ikuti panduan berikut ini dalam mengurus STNK yang hilang.

Buat laporan kehilangan STNK

Cara mengurus STNK hilang sebelum ke Samsat, anda diwajibkan melapor kehilangan STNK di kantor polisi terlebih dahulu. Disana anda akan mendapatkan surat kehilangan untuk dibawa pada proses penggantian STNK yang hilang. Namun sebelumnya anda perlu menyiapkan beberapa dokumen sebagai persyaratan, diantaranya:

    • Surat pengantar dari desa atau kelurahan tempat anda tinggal.
    • E
    • Foto atau fotocopy STNK yang hilang (jika ada).

Serahkan dokumen tersebut pada kantor polisi terdekat. Untuk prosesnya sendiri tidak memakan waktu yang lama. Jika perlu, anda bisa memfotocopy surat kehilangan tersebut dan melegalisirnya untuk berjaga-jaga jika surat yang asli hilang.

Surat keterangan kehilangan hanya berlaku selama 14 hari sejak anda membuat. Anda bisa segera mengurus STNK yang hilang di Samsat. Namun jika anda belum memiliki waktu yang tepat dan hanya bisa mengurusnya saat melebihi 14 hari, anda bisa memperpanjang surat keterangan kehilangan tersebut di kantor polisi.

Siapkan Dokumen

Inilah dokumen yang perlu anda siapkan:

    • KTP asli dan fotocopy pemilik kendaraan.
    • Fotocopy STNK yang telah hilang.
    • Surat keterangan kehilangan.
    • BPKB kendaraan asli dan fotocopy.

Jika semua berkas telah siap, anda bisa membawanya ke kantor Samsat. Namun, bagaimana jika anda tidak bisa menyerahkan dokumen sesuai persyaratan? Misalnya anda sama sekali tidak memiliki fotocopy STNK yang hilang, atau anda masih memiliki cicilan kendaraan sehingga BPKB belum diberikan pihak penjual.

Anda tak perlu bingung, dokumen fotocopy STNK dan BPKB dapat diganti dengan salinan atau fotocopy BPKB yang telah disertai dengan legalisir. Anda bisa memintanya di dealer tempat anda membeli motor atau mobil dengan melampirkan surat keterangan kehilangan STNK. Pihak dealer tentunya akan memberikan dokumen tersebut untuk membantu anda mengurus penggantian STNK.

Cek Fisik Kendaraan

Cek fisik ialah memeriksa kondisi - kondisi kendaraan, seperti warnanya, nomor kendaraan, nomor mesin, nomor rangka, dan sebagainya. Bawa kendaraan anda ke loket cek fisik, tunggu dan ikuti prosedurnya hingga anda mendapatkan blangko hasil cek fisik kendaraan.

Mengisi Formulir Dan Mengurus Surat Keterangan Hilang

Isi formulir yang tersedia di loket STNK hilang, sertakan dokumen yang telah anda siapkan, termasuk surat keterangan hilang dan hasil cek fisik kendaraan.

Mengurus Penggantian STNK

Penggantian STNK selanjutnya dapat anda lakukan di loket BBN II (Bea Balik Nama) untuk mendapatkan STNK yang baru. Pajak kendaraan juga akan ditanyakan jika anda belum membayarnya. Namun jika anda telah membayar, maka tidak akan dikenakan biaya pajak kendaraan.

Melakukan Pembayaran Dan Pengambilan

Jika semua langkah cara mengurus STNK hilang di atas telah dijalankan, anda akan diberikan rincian biaya yang harus dibayarkan dan bisa anda bayar langsung di tempat. Setelah membayar, anda bisa menuju ke loket pengambilan STNK baru dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) dengan menyerahkan bukti pembayaran.

Cara mengurus STNK hilang relatif cepat dan mudah. Sebaiknya anda mengurus sendiri semua proses dari awal, tak perlu memakai jasa calo. Menggurus penggantian STNK secara mandiri memang harus meluangkan waktu karena seringkali harus antre. Namun dengan mengurusnya secara mandiri, anda bisa menghemat biaya. Karena selisih biaya yang harus dikeluarkan antara menggunakan calo dan mengurus sendiri lumayan besar. Biaya pembayaran STNK hilang untuk motor sekitar Rp 50.000, untuk mobil Rp 75.000 – Rp 80.000.

Sedangkan jika memakai jasa dari calo, mereka bisa mengambil untung hingga Rp 200.000 an. Anda bisa saja mengeluarkan uang lebih dari Rp 300.000. Belum lagi jika terjadi resiko STNK disalahgunakan. Mengurus STNK hilang secara mandiri juga bisa memberi anda pengalaman sekaligus melatih kesabaran. Intinya adalah siapkan dokumen atau syarat administratif yang dibutuhkan selengkap mungkin, sehingga anda tak perlu bolak-balik untuk memfotocopy dokumen. Bagaimana, mudah bukan? Kini anda bisa berkendara dengan nyaman dan aman tanpa khawatir ditilang polisi.