Ketika membeli asuransi, kamu akan mendapatkan polis asuransi. Istilah polis asuransi bagi orang awam akan membingungkan. Tak jarang orang salah mengartikan polis asuransi sebagai premi asuransi. Padahal, pengertian polis asuransi berbeda dengan premi asuransi. Termasuk fungsinya bagi nasabah dan perusahaan asuransi. Untuk itu, kamu harus memahami apa itu pengertian polis asuransi agar tidak salah mempergunakan produk asuransi yang kamu miliki. Perlu diketahui, polis asuransi sangat penting dalam proses perlindungan yang kamu pilih. Bila kamu tidak teliti memelajari polis asuransi, ada kemungkinan kamu akan menelan kerugian di masa depan.

Nah, untuk menghindari kerugian yang mengancam nasabah di kemudian hari, diperlukan literasi asuransi yang cukup sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi. MoneyDuck telah merangkum informasi-informasi penting seputar pengertian polis asuransi yang patut kamu ketahui sebagai nasabah asuransi. Sehingga investasi melalui asuransi yang kamu pilih akan memberikan manfaat maksimal. Yuk, kenali apa itu polis asuransi, fungsinya, tipe-tipe poli asuransi yang disesuaikan dengan manfaat perlindungan yang diberikan, serta poin-poin penting dalam polis asuransi yang harus diperhatikan.

Pengertian Polis Asuransi

Apakah kamu masih tertukar pemahaman antara polis asuransi dan premi asuransi? Atau kamu berpikir bahwa polis dan premi asuransi adalah sama? Yuk, luruskan pemahaman mengenai dua istilah yang sangat penting dalam asuransi ini. Premi asuransi adalah sejumlah uang yang dibayarkan nasabah (tertanggung) kepada perusahaan asuransi (penanggung) sebagai imbal balik perlindungan risiko yang akan didapat nasabah. Premi asuransi dibayarkan dalam jumlah dan jangka waktu tertentu yang disepakati oleh tertanggung dan penanggung.

Nah, kesepakatan tersebut tertuang di dalam polis asuransi. Jadi, pengertian polis asuransi adalah bukti perjanjian tertulis antara tertanggung dengan penanggung yang menjabarkan hak dan kewajiban kedua belah pihak selama masa berlaku asuransi. Polis asuransi merupakan perjanjian legal yang harus dipatuhi isinya oleh kedua belah pihak yang terkait. Secara umum, isi polis asuransi memuat informasi tertanggung, nilai premi yang harus dibayar tertanggung, dan manfaat perlindungan yang akan diberikan penanggung.

Oleh karenanya, penting bagi nasabah untuk memelajari isi polis sebelum menandatanganinya. Pastikan manfaat perlindungan yang tercantum sesuai dengan kebutuhan dan sebanding dengan premi. Selain itu, kamu juga harus mengecek nomor polis. Nomor polis asuransi merupakan kode unik yang menyimpan informasi nasabah dan digunakan saat melakukan klaim manfaat. Ketika menandatangani polis asuransi, pastikan nomor polis yang diberikan sesuai dengan nomor yang diberikan pada awal akad. Pasalnya, bila ada perbedaan, kamu tidak bisa klaim manfaat karena data kamu tidak terverifikasi.

Fungsi Polis Asuransi

Setelah memahami pengertian polis asuransi dan perbedaannya dengan premi asuransi, kamu sudah bisa membayangkan fungsi polis asuransi? Polis asuransi memiliki fungsi penting bagi tertanggung dan penanggung karena statusnya sebagai bukti perjanjian yang legal. Karena legalitasnya, isi polis asuransi mengatur kesepakatan yang harus dipatuhi selama perjanjian tersebut berlangsung. Artinya, ketika salah satu pihak menyeleweng dari kesepakatan, maka ada efek kerugian yang harus ditanggung. Untuk lebih memahami pengertian polis asuransi, berikut fungsi polis asuransi bagi tertanggung dan penanggung:

1. Fungsi Polis Asuransi bagi Tertanggung

Bagi tertanggung atau pemegang polis, setidaknya ada tiga fungsi polis asuransi. Dengan mengetahui fungsi polis asuransi, diharapkan kamu bisa menikmati manfaat asuransi dengan lebih maksimal dan terhindar dari kerugian di masa depan. Berikut fungsi polis asuransi yang harus diperhatikan:

  • Polis asuransi sebagai bukti tertulis jaminan pertanggungan yang akan diterima tertanggung dari perusahaan asuransi ketika terjadi risiko di kemudian hari. Perlu diketahui, memiliki asuransi tidak lantas mendapatkan semua perlindungan risiko lho. Jaminan perlindungan yang diberikan sesuai dengan kesepakatan dalam polis.
  • Polis asuransi sebagai bukti pembayaran premi tertanggung kepada penanggung sesuai jangka waktu yang telah disepakati.
  • Polis asuransi sebagai bukti sah jika penanggung tidak memenuhi tanggung jawabnya berupa pemberian jaminan sesuai hak tertanggung. Tertanggung bisa menggunakan polis asuransi ketika mengajukan tuntutan hukum.

2. Fungsi Polis Asuransi bagi Penanggung

Sebagai bukti kesepakatan antara dua belah pihak, maka polis asuransi juga memiliki fungsi bagi penanggung terkait kewajiban dan hak yang diterima selama perjanjian berlangsung. Berikut fungsi polis asuransi bagi penanggung yang patut nasabah perhatikan juga:

  • Polis asuransi sebagai bukti penerimaan premi asuransi yang dibayarkan oleh tertanggung.
  • Polis asuransi sebagai bukti tertulis atas jaminan perlindungan yang diberikan kepada tertanggung ketika mengalami risiko yang telah disepakati.
  • Seperti fungsi bukti sah di mata hukum, polis asuransi juga bisa digunakan penanggung sebagai bukti legal ketika tertanggung mangkir dari kewajibannya, serta untuk menolak pergantian rugi yang tidak termasuk kesepakatan namun diklaim oleh tertanggung.

Pengertian Tipe-tipe Polis Asuransi

Dari penjelasan di atas mengenai pengertian polis asuransi secara umum, bisa disimpulkan bahwa polis asuransi mengatur kewajiban tertanggung dalam pembayaran premi dan kewajiban penanggung perihal manfaat perlindungan yang diberikan kepada tertanggung. Manfaat perlindungan setiap asuransi berbeda-beda sesuai dengan tujuan produk asuransi. Oleh karenanya, isi polis asuransi pun akan berbeda. Agar kamu tidak salah pilih, kenali dulu 12 tipe polis asuransi dan pengertiannya berikut ini:

1. Pengertian Polis Asuransi Jiwa

Pengertian polis asuransi jiwa adalah kesepakatan perlindungan yang ditetapkan tertanggung dan penanggung atas risiko yang mengancam jiwa. Penanggung akan menaksir nilai jiwa tertanggung melalui manfaat santunan tunai. Manfaat ini akan diberikan penanggung kepada ahli waris yang telah ditentukan jika tertanggung meninggal dunia. Polis asuransi akan digunakan ahli waris sebagai dokumen sah untuk melakukan klaim santunan. Polis asuransi jiwa terdiri dari beberapa pilihan, yaitu berjangka (term life), seumur hidup (whole life), unit link, dan murni.

2. Pengertian Polis Asuransi Kesehatan

Produk asuransi yang paling banyak diminati adalah polis asuransi kesehatan. Pengertian polis asuransi kesehatan adalah jaminan perlindungan atas risiko yang mengancam kesehatan. Penanggung akan memberikan ganti rugi atas biaya perawatan medis yang telah disepakati di awal akad, seperti biaya konsultasi dokter, pembayaran obat, tindakan medis/bedah, rawat inap, dan lain-lain. Polis asuransi kesehatan juga memiliki kategori lain seperti polis asuransi kesehatan pribadi, keluarga, lansia, penyakit kritis, hingga melahirkan.

3. Pengertian Polis Asuransi Properti

Lindungi rumah kamu dari musibah dengan polis asuransi properti

Kamu juga bisa memberikan perlindungan untuk properti lho. Pengertian polis asuransi properti memberikan jaminan ganti rugi atas rumah atau aset berharga yang diasuransikan dari risiko-risiko di masa depan. Misalnya, risiko kebakaran, gempa bumi, banjir, pembobolan, dan risiko lain yang telah disepakati di dalam polis. Dengan memiliki polis asuransi properti, kamu akan mendapatkan keringanan finansial jika harus memerbaiki rumah akibat risiko-risiko tersebut.

4. Pengertian Polis Asuransi Perjalanan

Seperti namanya, pengertian polis asuransi perjalanan memberikan perlindungan ketika tertanggung melakukan perjalanan. Penanggung akan memberikan ganti rugi atas risiko yang terjadi selama perjalanan, misalnya keterlambatan transportasi perjalanan, sakit, kehilangan barang, hingga musibah yang terjadi di area berbahaya. Polis asuransi perjalanan memiliki jangka waktu berlaku yang lebih pendek dibanding polis asuransi lainnya. Tertanggung juga hanya membayar premi satu kali ketika membeli asuransi perjalanan.

5. Pengertian Polis Asuransi Kendaraan

Pengertian polis asuransi kendaraan adalah perlindungan berupa ganti rugi atas risiko yang menimpa kendaraan, yaitu mobil atau motor. Risiko yang bisa terjadi berupa kerusakaan akibat kecelakaan dan bencana alam, pembobolan atau pencurian, dan lainnya yang tercantum di dalam polis. Polis asuransi kendaraan menjamin ganti rugi yang diperoleh tertanggung sesuai dengan premi, misalnya ganti rugi total loss only dan all risk.

6. Pengertian Polis Asuransi Mikro

Selain dibedakan berdasarkan manfaat perlindungannya, ada juga tipe asuransi yang berdasarkan ukuran perlindungannya. Polis asuransi tipe ini disebut polis asuransi mikro. Pengertian polis asuransi mikro merujuk kepada polis asuransi dengan jangka waktu perlindungan yang pendek, mulai dari beberapa hari, satu bulan, atau satu tahun. Risiko yang ditanggung lebih spesifik, misalnya polis asuransi mikro penyakit COVID-19.

7. Pengertian Polis Asuransi Ditaksir (Valued Policy)

Polis asuransi ditaksir atau valued policy merupakan perjanjian antara tertanggung dan penanggung yang nilai pertanggungannya telah ditaksir sebelumnya. Jadi, nominal ganti rugi yang akan diterima tertanggung akan risiko tertentu telah ditentukan berdasarkan nilai harga barang yang diasuransikan.

8. Pengertian Polis Asuransi Terbuka (Open Policy atau Unvalued Policy)

Kebalikan dari polis asuransi ditaksir, pengertian polis asuransi terbuka merupakan jaminan perlindungan yang nominal ganti ruginya tidak ditetapkan. Nilai pertanggungan dalam polis asuransi terbuka atau open policy ini hanya sebagai batas maksimal ganti rugi. Tertanggung akan mendapatkan ganti rugi sesuai dengan tagihan, namun tidak bisa melewati batas maksimal.

9. Pengertian Polis Asuransi Veem

Penting juga bagi nasabah untuk mengetahui tipe polis asuransi veem. Pasalnya, istilah polis asuransi veem memang tidak familiar. Tipe polis asuransi veem menanggung risiko kehilangan atau kerusakan barang tertanggung yang disimpan di gudang atau tempat penyimpanan lainnya.

10. Pengertian Polis Asuransi Mengambang (Floating Policy)

Pengertian polis asuransi mengambang atau floating policy hampir mirip dengan polis asuransi veem. Tipe polis asuransi mengambang digunakan sebagai perlindungan barang yang disimpan di berbagai lokasi. Perbedaan risiko setiap lokasi penyimpanan memengaruhi nilai preminya. Karena nilai premi dapat berubah seiring waktu, maka disebut mengambang.

11. Pengertian Polis Asuransi Kerugian Konsekuensial

Ada baiknya kamu juga mengenal polis asuransi kerugian konsekuensial. Pengertian polis asuransi ini adalah bentuk jaminan ganti rugi atas menurunnya pendapatan atau naiknya pengeluaran dari suatu bisnis akibat risiko tertentu. Polis asuransi kerugian konsekuensial biasanya digunakan untuk asuransi kebakaran.

12. Pengertian Polis Asuransi Risiko Perang

Perlindungan ganti rugi dari produk asuransi juga berguna bagi kamu yang tinggal atau bepergian ke wilayah perang. Polis asuransi risiko perang akan menjamin perlindungan jiwa bagi tertanggung atas risiko yang mungkin terjadi.

Ketahui Dulu Struktur Isi Polis Asuransi

Cek dengan teliti isi polis asuransi sebelum menyepakati perjanjian asuransi!

Faktor keraguan seseorang untuk memiliki produk asuransi adalah riwayat penipuan asuransi yang dialami nasabah asuransi di Indonesia. Penyebab terjadinya penipuan asuransi sebenarnya beragam. Ada yang disebabkan oleh oknum agen asuransi, ada juga yang dipicu oleh keteledoran nasabah. Karenanya, calon nasabah wajib memelajari pengertian polis asuransi dan isinya! Dari pengertian polis asuransi telah dijelaskan pentingnya isi polis yang mencantumkan hak dan kewajiban tertanggung serta penanggung. Nah, untuk lebih detail lagi, berikut struktur isi polis asuransi yang harus kamu ketahui:

Ringkasan Polis Asuransi

Ringkasan polis merupakan informasi data pribadi tertanggung atau pemegang polis. Ketika kamu melakukan klaim manfaat, penanggung akan memverifikasi data kamu dalam ringkasan polis. Jadi, penting untuk memastikan semua informasi data yang tercantum dalam ringkasan polis telah benar dan sesuai. Berikut adalah informasi yang tercantum dalam ringkasan polis:

  • Identitas tertanggung atau ahli waris (nama, tanggal lahir);
  • Nomor polis;
  • Manfaat perlindungan yang akan diterima;
  • Pengecualian risiko (risiko tertentu yang tidak ditanggung oleh penanggung);
  • Nilai premi bulanan/tahunan;
  • Nilai uang pertanggungan (santunan) jika ada;
  • Cara pengajuan klaim manfaat.

Ketentuan Umum dan Khusus Polis Asuransi

Penyebab keteledoran pemegang polis dalam memelajari isi polis adalah istilah-istilah asing yang digunakan dan banyaknya informasi detail yang tercantum. Sehingga pemegang polis enggan meluangkan banyak waktu untuk memeriksa isi polis secara detail. Padahal, ada ketentuan umum dan khusus yang harus dipahami. Ketentuan umum dan khusus memaparkan definisi manfaat dan risiko yang ditanggung oleh polis, misalnya:

  • Pengertian polis asuransi mengenai "cedera" dalam asuransi kecelakaan diri;
  • Pengertian polis asuransi mengenai kondisi "stroke" untuk asuransi penyakit kritis;
  • Cara pengajuan klaim asuransi (dokumen yang dibutuhkan, tenggat waktu pengajuan klaim);
  • Cara membayar dan tenggat waktu premi;
  • Ketentuan pengelolaan investasi dan perhitungan dividen untuk asuransi unit link;
  • Klausal penyelesaian perselisihan di pengadilan atau di luar pengadilan;

Surat Permintaan dan Formulir Asuransi

Dalam proses pendaftaran menjadi nasabah asuransi, kamu harus mengisi formulir pendaftaran dan surat permintaan asuransi. Salinan formulir pendaftaran dan surat permintaan asuransi tersebut akan dicantumkan di dalam isi polis asuransi. Tujuannya adalah sebagai bukti perjanjian yang sah antara tertanggung dan penanggung. Salinan formulir pendaftaran dan surat permintaan asuransi dapat digunakan sebagai bukti legal di mata hukum jika terjadi risiko sebelum polis keluar.

Setelah mengetahui pengertian polis asuransi dan struktur isi asuransi, sebaiknya kamu lebih teliti dalam memeriksa polis asuransi yang akan atau telah kamu miliki. Meski isi polis asuransi pada umumnya berlembar-lembar dengan penggunaan istilah asing, namun jangan abaikan proses pemeriksaan ulang. Pastikan kamu selalu mengecek ulang meski kamu memercayai agen asuransi. Ingat, kamu memiliki polis asuransi untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Selain itu, kamu juga harus mematuhi kewajiban yang telah disepakati dalam polis.

Kenapa Isi dan Pengertian Polis Asuransi Penting untuk Dipahami?

Ketika memiliki produk asuransi, tertanggung pada umumnya hanya fokus untuk membayar premi dan melakukan klaim manfaat. Sementara polis asuransi diabaikan karena dianggap hanya tumpukan dokumen pendaftaran sebagai nasabah asuransi. Padahal, ditilik dari pengertian polis asuransi, tumpukan dokumen tersebut memuat hak dan kewajiban kedua belah pihak yang penting untuk diketahui selama asuransi berlaku. Polis asuransi juga bisa menjadi alat hukum ketika terjadi perselisihan.

Bila kamu masih bingung dengan isi polis asuransi atau pilihan produk asuransi terbaik untuk dimiliki, konsultasikan saja kebimbanganmu kepada Expert asuransi di MoneyDuck. Kami siap membantu kamu melalui solusi keuangan secara gratis. Tekan tombol Konsultasi Gratis di bawah ini untuk terhubung langsung dengan Expert keuangan pribadimu.