Sekarang, metode pembayaran apa yang sering kamu gunakan? Apakah pembayaran tunai, melalui kartu debit, kartu kredit, atau bahkan sudah mulai membiasakan menggunakan QRIS? Beragamnya pilihan metode pembayaran ini menunjukkan terjadi perkembangan sistem pembayaran di Indonesia maupun di dunia. Kini, pembayaran via QRIS dinilai menjadi sistem pembayaran yang paling cepat dan anti ribet, sebagai contoh kamu bisa menggunakan QRIS BCA.

Sebelumnya, BCA juga telah memiliki fitur serupa yang diberi nama QRku. Namun, untuk mendukung standar kode yang disediakan pemerintah, Bank BCA akhirnya akan menghapus fitur QRku. Siap-siap, jika kamu pengguna QRku, layanannya akan berhenti mulai 1 November 2021. Kamu penasaran tentang alasan detail QRku dihapus? Bagaimana dengan keunggulan QRIS dan cara menggunakannya? Jawaban akan pertanyaan tersebut akan kamu temukan melalui pembahasan di bawah ini!

Apa itu QRIS?

Metode pembayaran akan banyak menggunakan QRIS

QRIS merupakan kependekan dari Quick Response Code Indonesia Standard, yaitu merupakan sistem penyatuan QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang menyediakan QR Code. QRIS merupakan sistem pembayaran yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama dengan industri sistem pembayaran. Seluruh PJSP wajib menerapkan QRIS apabila ingin memakai QR Code Pembayaran. Hingga saat ini, penggunaan QRIS terus berkembang dan semakin luas, bahkan mulai digunakan di warung, tempat parkir, donasi, dan merchant. Pemilik usaha hanya perlu membuka rekening pada salah satu penyelenggara QRIS yang telah berizin BI, contohnya kamu bisa menggunakan Bank BCA.

Dari mana sumber dana yang digunakan untuk transaksi QRIS? Transaksi bisa terjadi ketika kamu memakai sumber dana yang berasal dari kartu kredit, kartu debit, atau uang elektronik. Jika menggunakan QRIS BCA, maka sumber dana transaksi akan berasal dari produk keuangan BCA, seperti uang elektronik blu, kartu kredit BCA, hingga kartu debit BCA. Ternyata, nominal transaksi QRIS dibatasi, dalam sekali transaksi kamu hanya bisa memindahkan dana maksimal Rp10.000.000. Tapi, penerbit bisa menetapkan batas nominal kumulatif harian atau bulanan atas transaksi QRIS yang digunakan pengguna.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan OJK dan Bank Indonesia

Manfaat QRIS

Manfaat QRIS BCA bisa dilihat dari dua sudut pandang, yaitu bagi merchant dan bagi pembeli. Bagi merchant atau pemilik usaha, QRIS bisa mempermudah transaksi, menyediakan lebih banyak alternatif pembayaran, mencegah terjadinya penipuan, pendaftaran mudah, dan penggunaannya praktis untuk dianalisis dan dipantau. Dari segi pembeli, QRIS membantu karena alternatif pembayaran beragam, transaksinya cepat, dan penggunaan anti ribet karena hanya melalui ponsel. Melihat manfaat-manfaat QRIS tersebut, tidak heran banyak yang beralih untuk bertransaksi menggunakan QRIS.

Baca Juga: Cashless adalah: Arti, Keuntungan, dan Kekurangannya

Cara Baca QRIS yang Benar

Di media sosial, sangat viral terkait bagaimana cara baca QRIS yang benar, dan banyak yang memperdebatkannya. Ada yang berpendapat bahwa cara membacanya adalah “kyu ris” namun pengguna lain ada juga yang menyebutnya “kyu ar ei es” karena QRIS merupakan singkatan dari kata-kata berbahasa Inggris. Namun ternyata, kedua penyebutan tersebut salah. Bank Indonesia menjelaskan pada laman resmi mereka bahwa QRIS dibaca “KRIS”. Jadi, sekarang sudah jelas ya bagaimana cara baca QRIS yang benar, sehingga tidak akan menimbulkan perdebatan lagi di masa yang akan datang.

Cara Daftar QRIS di BCA

Kamu bisa menggunakan QRIS BCA untuk bisnis yang kamu jalankan. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Merchant BCA, kemudian mengisis formulir. Formulir yang harus diisi berkaitan dengan nama usaha atau toko, alamat usaha, kota domisili usaha, cabang rekening BCA, telepon, nama pemilik usaha, nomor KTP pemilik usaha, nomor rekening, email pemilik usaha, dan nomor ponsel pemilik usaha. Setelah lima hari kerja, tim BCA akan menghubungi terkait konfirmasi data serta untuk menandatangani formulir data merchant. Cara daftar QRIS di BCA tergolong mudah, namun jika ada kendala, kamu bisa menghubungi 1500788 atau email ke layanan_merchant@bca.co.id.

Cara Bayar Pakai QRIS di BCA

  • Datangi gerai offline;
  • Buka aplikasi BCA mobile;
  • Buka fitur QRIS yang terletak di bagian tengah bawah;
  • Lakukan pemindaian kode QRIS yang disediakan gerai offline tersebut;
  • Periksa nama penerimanya dan masukkan nominal transaksi;
  • Masukkan PIN BCA; dan
  • Transaksi menggunakan QRIS BCA berhasil.

Baca Juga: Internet Banking BCA: Cara Daftar dan Keuntungan Fiturnya

Apa itu Fitur QRku BCA?

QRku BCA resmi dihentikan untuk mendukung QRIS

QRku adalah fitur yang disediakan Bank BCA bagi para nasabahnya untuk memudahkan transaksi antar sesama pengguna BCA. QRku hanya bisa diakses melalui aplikasi BCA mobile. Fitur ini lahir agar nasabah tidak perlu repot-repot menghafal nomor rekening yang panjang sebelum melakukan transaksi. Cara menggunakannya mudah, kamu hanya perlu memindai kode QR dan transfer dana pun selesai. Transfer melalui QRku BCA tidak dikenai biaya dan limit transfer per transaksinya menyesuaikan dengan limit harian transfer kartu ATM BCA.

Alasan QRku BCA akan Dihapus

Fitur QRku pernah berjaya pada masanya, misalnya selalu digunakan untuk menerima THR atau angpau. Tapi ternyata, semua itu akan berakhir karena QRku BCA akan dihapus per 1 November 2022. Alasan penghapusan QRku BCA adalah penyesuaian dengan peluncuran QRIS yang menjadi standarisasi kode QR Nasional. Sehingga, mau tidak mau, Bank BCA harus tunduk pada keputusan BI tersebut. Tapi, sebagai pengguna BCA tidak perlu khawatir karena aktivitas transfer masih bisa dilakukan melalui fitur m-transfer pada BCA Mobile.

Baca Juga: Blacklist Bank Berapa Lama, sih? Cara Bebas dari BI Checking

Perbedaan QRIS BCA dengan QRku

QRIS bisa digunakan di merchant luar negeri

Sekarang saatnya membicarakan hal yang menarik, yaitu apa sih perbedaan QRIS dengan QRku. Jika melihat dari namanya pasti cukup membingungkan karena keduanya memiliki sebutan atau nama yang mirip. Jadi, QRku adalah fitur yang diluncurkan oleh BCA yang hanya bisa diakses melalui aplikasi BCA Mobile untuk mentransfer dana ke sesama rekening BCA. Sedangkan, QRIS memiliki jaringan yang lebih luas karena diterbitkan oleh Bank Indonesia. Penggunaan QRIS juga bisa untuk transaksi lintas negara, asalkan QR merchant negara tersebut telah bekerja sama dengan Indonesia.

Kerja Sama Pembayaran Berbasis QRIS Multinasional

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa QRIS BCA maupun QRIS dari bank manapun bisa melakukan transaksi multinasional asalkan sudah bekerja sama. Contohnya, telah dilakukan QR Code lintas negara antara Indonesia dengan Thailand yang sudah berlangsung hampir dua bulan. Penggunaannya cukup baik, pada bulan September 2022 tercatat sudah terjadi 2.141 kali transaksi dengan total dana mencapai Rp764.000.000. BI memprediksi bahwa transaksi QR antara Indonesia-Thailand ini akan terus meningkat dengan seiringnya pelonggaran pembatasan mobilitas serta semakin tinggi edukasi masyarakat tentang penggunaan QRIS.

Baca Juga: Serba Serbi Nomor Referensi Bank

Pembayaran Semakin Mudah dengan Penggunaan QRIS

Bayar lebih mudah dan praktis secara cashless

Itulah penjelasan mengenai QRIS BCA yang menggeser kedudukan QRku BCA. Untuk kedepannya, kamu perlu membiasakan diri untuk berbelanja menggunakan QRIS karena dinilai lebih aman. Apabila kamu membutuhkan saran atau pertanyaan seputar keuangan, maka bisa konsultasikan dengan ExpertDuck melalui layanan Konsultasi Gratis. Pertanyaan yang bisa kamu lontarkan, misalnya seputar produk asuransi, investasi, tabungan, pinjaman, kartu kredit, hingga kartu debit.