NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah jenis kartu yang menunjukkan bahwa pemilik membayar pajak secara teratur. Setiap warga Indonesia, terutama yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan pastinya wajib untuk membayar pajak. Karena itu kartu ini berfungsi sebagai identitas pengenal bagi setiap orang yang memiliki hak dan kewajiban dalam kegiatan perpajakan.

Di artikel ini kita akan membahas tentang apa saja manfaat dari NPWP, kenapa membutuhkan NPWP, dan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat NPWP secara online. Oleh karena itu, mari simak artikel berikut. Jangan ditunda lagi, inilah saatnya untuk daftar NPWP Online.

Alasan Belum Banyak Masyarakat Yang Memiliki NPWP

Walau NPWP berfungsi sebagai identitas pengenal bagi setiap orang yang memiliki hak dan kewajiban dalam kegiatan perpajakan, hanya sebagian kecil dari masyarakat Indonesia yang memiliki NPWP. Sebagian besar masih belum memiliki NPWP dengan berbagai alasan. Alasan belum banyak masyarakat yang memiliki NPWP berhubungan dengan pendapatan yang masih di bawah UMR dan juga kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih rendah.

Selain itu, masalah lainnya adalah banyak orang yang menganggap bahwa membuat NPWP itu ribet dan butuh waktu yang sangat lama. Tak jarang orang menjadi malas untuk membuat NPWP karena alasan tersebut. Jika Anda masih belum memiliki NPWP dengan alasan apa pun itu, jangan khawatir, sekarang ada solusi yang mudah untuk membuat NPWP.

Persiapan Untuk Daftar NPWP Online

Ada berbagai macam alasan kenapa Anda ingin memiliki NPWP. Mungkin Anda ingin melakukan transaksi dengan menggunakan kredit bank, kredit barang dan banyak lainnya. Karena sebelum Anda bisa mendapatkan kartu kredit, pastinya harus menyerahkan kartu NPWP sebagai syarat pengajuan kartu kredit.

Mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP secara online memberikan kesempatan bagi jutaan orang yang masih belum memiliki kartu NPWP. Tidak perlu lagi antri atau datang ke kantor perpajakan, Anda bisa mendaftarkan diri dengan mudah dari mana saja dan kapan saja. Berikut persiapan untuk daftar NPWP online dan langkah-langkah yang harus dilakukan.

Siapkan Dokumen Yang Dibutuhkan

Ada beberapa dokumen yang wajib diberikan untuk daftar NPWP online:

  • Untuk WNI siapkan fotokopi KTP atau SIM. Sedangkan bagi WNA, siapkan fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal. Ini adalah syarat yang harus dipenuhi bagi semua wajib pajak pribadi non usahawan.
  • Untuk wajib pajak pengusaha, siapkan dokumen tambahan berupa surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari instansi berwenang.
  • Jangan lupa fotokopi NPWP suami, kartu keluarga, dan juga surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau biasa disebut sebagai surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami bagi wanita sudah menikah yang dikenai pajak terpisah.

Daftar NPWP Online

Saat semua dokumen sudah siap, langsung masuk ke website https://www.pajak.go.id/ dan ikuti langkah di bawah ini:

  • Pilih e-Registration untuk masuk ke layer pendaftaran.
  • Klik daftar, isi kolom nama, email, password, dan lain-lainnya secara lengkap dan benar. Setelah Anda sudah yakin dengan data yang dimasukkan dan klik Save.
  • Cek email untuk mendapatkan link aktifasi akun yang sudah dibuat. Email masuk ke inbox dan ada petunjuk yang bisa dibaca di dalam email tersebut.
  • Login dengan menggunakan link yang dikirim melalui email. Setelah login, isi formulir
  • Akun sudah teraktifasi.

Isi Formulir Pendaftaran NPWP

Setelah aktifasi sekarang Anda bisa login. Masukkan email dan password untuk login. Setelah login, isi formulir pendaftaran yang ada di halaman tersebut. Setelah selesai diisi dengan lengkap, klik tombol Token dan cek email Anda sekali lagi. Setelah itu, saatnya mendaftarkan diri

Masuk ke email, dan copy token yang Anda dapatkan di email tersebut. Kembali ke halaman di dalam menu NPWP online dan klik Kirim. Paste token yang sudah copy tadi di kolom Token. Klik Kirim Permohonan.

Jika formulir sudah diisi dengan benar dan lengkap, Anda hanya perlu klik tombol daftar dan formulir akan dikirim ke KPP tempat Wajib Pajak Terdaftar secara otomatis. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Anda bisa mencetak dokumen yang ditampilkan di layar. Dokumen Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara harus dicetak.
  • Setelah dicetak, silakan tandatangani formulir Registrasi Wajib Pajak tersebut.
  • Kembali ke topik dokumen wajib yang perlu disiapkan. Pastikan semuanya sudah siap.
  • Scan setiap dokumen yang diperlukan dan kirimkan hasil scan ke aplikasi e-Registration.

Menunggu Hasil Pengajuan Permohonan NPWP

Sekarang waktunya untuk menunggu hingga pengajuan permohonan NPWP diterima atau ditolak. Hasil permohonan NPWP bisa dicek melalui email atau di history pendaftaran aplikasi e-Registration tersebut. Biasanya, butuh waktu sekitar 14 hari untuk mendapatkan hasil dari permohonan NPWP. Semuanya pasti berjalan dengan lancar asalkan semua dokumen sudah disiapkan.

Jika Anda sudah menunggu lebih dari 14 hari dan masih belum mendapatkan kabar dari permohonan NPWP, maka dipastikan ada masalah dengan dokumen-dokumen Anda. Mungkin dokumen belum lengkap atau dianggap tidak sah. Jika ini terjadi, Anda bisa daftar NPWP online sekali lagi atau telepon KPP tempat Anda terdaftar.

Daftar NPWP Online Itu Gratis

Untuk mendapatkan NPWP secara online, tidak ada biaya apa pun yang harus Anda bayar. Semua proses bisa selesai tanpa harus membayar. Jangan percaya siapa pun yang menawarkan pendaftaran NPWP dengan biaya. Daftar NPWP online bisa dilakukan sendiri dengan mudah dan gratis.

NPWP dan Berbagai Macam Fungsinya

NPWP adalah jenis identitas wajib pajak yang diedarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau DJP. Pajak yang dibayarkan oleh setiap pemilik NPWP berpengaruh besar kepada kehidupan bermasyarakat. Selain kewajiban, NPWP juga memberikan hak bagi siapa saja yang memilikinya.

Siapa Saja Yang Wajib Membayar Pajak?

Setiap wajib pajak yang memiliki NPWP dan mendapatkan penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP wajib membayar pajak dan juga melaporkan pajak tepat waktu. Karena jika tidak, makan akan dikenakan sanksi berupa denda.

Bagi siapa saja yang telat dalam membayar pajak setelah jatuh tempo maka akan dikenakan denda sebesar 2% per bulannya yang dihitung mulai dari tanggal jatuh tempo hingga tanggal pembayaran. Tidak hanya sanksi denda tapi juga ada sanksi pidana. Sanksi pidana dijatuhkan bagi siapa saja yang tidak membayar pajak. Ini adalah sanksi terberat dalam hukum perpajakan Indonesia.

Sanksi pidana dijatuhkan pada wajib pajak yang melakukan tindak kejahatan berat yang menyebabkan kerugian pada pendapatan negara dan dilakukan lebih dari sekali saja. Sanksi pidana ini berupa pidana penjara sedikitnya enam bulan dan maksimal enam tahun. Ada juga denda yang harus dibayarkan berupa sedikitnya dua kali pajak terutang dan maksimal empat kali pajak terutang yang belum dibayarkan.

Lalu Siapa Saja Yang Tidak Wajib Membayar Dan Melaporkan Pajak?

Wajib pajak yang masuk dalam kategori memiliki Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP. Jumlah PTKP juga terus berganti walaupun tidak berganti setiap tahunnya, ada baiknya Anda mendapatkan berita terbaru langsung dari DJP.

Menurut peraturan dari PMK Nomor 101/PMK.010/2016 yang mengatur tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, berikut adalah rinciannya:

  • Untuk diri wajib pajak orang Pribadi sebesar Rp 54.000.000.
  • Untuk tambahan bagi wajib pajak yang kawin sebesar Rp 4.500.000.
  • Untuk setiap tambahan setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus termasuk anak angkat yang menjadi tanggungan sebesar Rp 4.500.000. Jika penghasilan Anda di bawah di bawah PTKP, maka Anda tidak wajib untuk membayar dan melaporkan pajak. Anda juga tidak wajib untuk memiliki NPWP. Kebalikannya, jika penghasilan di atas PTKP, maka Anda wajib membayar dan melaporkan pajak.

Dalam membayar bajak sendiri ada dua prosesnya. Proses pertama adalah membuat ID Billing, mencetak ID Billing dan membawanya untuk disetorkan melalui teller bank atau kantor pos persepsi dan bisa juga melalui ATM.

Penghasilan DI Bawah Ptkp Tapi Sudah Memiliki NPWP

Kewajiban membayar pajak tidak ditentukan dari apakah Anda memiliki NPWP atau tidak. Jika Anda sudah pernah memiliki NPWP, Anda bisa menghapus NPWP tersebut. Untuk menghapus NPWP bisa dilakukan dengan mengajukan permohonan ke KPP terdaftar.

Fungsi NPWP Selain Untuk Membayar Pajak

NPWP mempunyai lebih dari satu fungsi saja. Selain untuk keperluan pajak, NPWP bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti:

  • Mengajukan kredit. Untuk mengajukan kredit atau pinjaman bank, Anda harus memiliki NPWP. Jika tidak ada NPWP maka pihak bank tidak bisa memberikan pinjaman atau membuatkan kartu kredit.
  • Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP. Jika Anda ingin menjalan badan usaha perdagangan, maka Anda harus memiliki NPWP. Tanpa NPWP, SIUP tidak bisa diedarkan dan tanpa SIUP badan usaha tidak memiliki bukti legalitas. SIUP sendiri dibutuhkan bagi pelaku usaha skala besar dan kecil.
  • NPWP juga dibutuhkan untuk membuat paspor. NPWP adalah syarat utama untuk membuat paspor.

Gunakan Layanan Daftar NPWP Online Sekarang Juga

Jika Anda masih belum memiliki NPWP sekarang saatnya untuk mendaftarkan diri. Meskipun Anda masih termasuk dalam golongan tidak wajib pajak dengan alasan apa pun, tidak ada ruginya memiliki NPWP. Mungkin, kecuali jika Anda adalah seorang istri atau suami yang kewajiban pajak sudah dipenuhi oleh suami atau istri Anda.

Tanpa NPWP Anda tidak bisa membuat paspor atau mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit yang bisa berguna nantinya. Terlebih lagi jika Anda masuk dalam golongan wajib pajak. Sebagai warga negara yang baik, membayar pajak adalah sebuah kewajiban. Total pajak yang dibayar juga tidak banyak. Selain itu, hidup Anda bisa lebih mudah karena membayar pajak juga memberikan Anda hak-hak tertentu seperti membuka usaha, mengajukan pinjaman ke bank, menggunakan kartu kredit untuk meningkatkan daya beli tanpa harus mengeluarkan banyak uang, dan masih banyak lagi.

Daftar NPWP online sudah dirancang semudah mungkin agar semua golongan masyarakat bisa membuat NPWP dan membayar pajak dengan mudah dan cepat. Jika Anda mengalami kesulitan apa pun, Anda bisa langsung datang ke KPP terdaftar di dekat rumah atau bisa telepon dan email.