Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya ke mana uang tersebut melayang. Pernahkan Anda bertanya-tanya '91perasaan tidak beli apa-apa tapi kok habis ya uangnya?'92 Anda pun tertegun dan mengingat-ingat apa saja barang-barang yang telah dibeli dan menguras kantong. Artikel ini akan membahas alasan kenapa uang cepat habis.

Ada banyak kebiasaan tanpa disadari yang sebenarnya justru merugikan diri sendiri. Salah satunya adalah gaya hidup yang sering diremehkan tapi mengacaukan kondisi keuangan. Sebut saja, kebiasaan belanja di luar rencana pada momen tertentu seperti sebelum atau selama bekerja, bahkan sepulang kerja, atau momen lainnya, yang tanpa disadari menjadi rutinitas. Misalnya, kebiasaan jajan makanan-minuman, baju dan aksesoris, serta lainnya yang terkesan sepele, nyatanya tanpa disadari telah membuat kantong bolong.

Biasanya kebiasaan yang dipikir adalah '91kecil'92 itu ternyata sulit dihilangkan. Lebih parah lagi bila tidak pernah menyadarinya. Sementara, di sisi lain keuangan lambat laun telah digerogoti.Tanpa disadari, Anda sering melakukan hal-hal kecil yang membuat gaji cepat habis. Hal kecil seperti apakah itu? Inilah ulasannya.

Beli camilan

Siapa yang tidak suka camilan? Sebagai selingan, anda memang harus menyediakan stok camilan di kulkas. Sesekali memanjakan lidah, sah-sah saja. Asal jangan sampai ini menjadi gaya hidup yang tanpa disadari jadi kebiasaan dan rutinitas tiap hari dan membuat '91kantong bolong'92, seolah hidup hanya untuk makan.

Tidak hanya membuat keuangan berantakan, jajan makanan yang tidak seharusnya sering dilakukan juga berdampak pada kesehatan yang terganggu. Tentu bukan sebuah rahasia lagi bagaimana aneka jajanan dan makanan di luar sana diolah sedemikian rupa agar lezat dengan berbagai bahan yang lebih seringnya memang melebihi kapasitas normalnya, seperti gula, cokelat, minyak atau lemak, dan lainnya. Padahal, pengeluaran untuk makanan pokok saja sudah relative cukup besar, rata-rata 30% dari pendapatan bulanan untuk penghasilan yang standar.

Jika ditambah lagi dengan camilan, maka porsi pengeluaran untuk makanan ini tentunya juga semakin lebih besar lagi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan porsi anggaran untuk makanan jajanan atau camilan bisa saja lebih besar dari anggaran makanan pokok. Ketika rasa lapar melanda, anda dapat mengambil camilan tersebut. Camilan ini juga sangat cocok dijadikan sebagai teman untuk bersantai menikmati indahnya suasana sore hari. Namun, pembelian camilan yang terlalu sering juga akan menguras uang di dompet anda. Apalagi jika membelinya dalam jumlah yang banyak.

Beli makanan terlalu banyak

Terkadang, mood makan memang lagi naik, terkadang juga lagi turun sampai tak berselera makan sedikit pun. Ketika selera makan lagi naik, tentu saja anda sering membeli makanan dalam jumlah yang banyak. Contohnya, sayur mayur, buah-buahan, ikan, daging, dan bumbu dapur. Namun, apa jadinya jika jumlahnya terlalu banyak sampai busuk di kulkas? Sama saja dengan buang-buang uang, bukan?

Sering kumpul nongkrong dengan teman

Kumpul bareng teman menjadi kegiatan wajib bagi anak muda. Bagaimana tidak, kumpul bareng ini mampu melepas sedikit beban kehidupan karena diri anda dapat melepas tawa bersama teman-teman. Namun, kumpul bareng terlalu sering juga akan membuat isi dompet tipis. Apalagi jika tempat kumpul bareng pilihan terbilang elite. Tentu saja biaya yang dikeluarkan akan dua kali lipat lebih besar ketimbang biasanya.

Terlalu sering merokok

Bisa dibilang sama sekali tidak ada manfaatnya, tapi hanya sebuah kepuasan saja, merokok memang kebiasaan yang cukup banyak dilakukan orang. Harga rokok memang bervariatif, mulai dari belasan ribu hingga di atas Rp.25.000 per bungkus.

Jika sehari menghabiskan 1 bungkus rokok, dengan harga Rp.25.000 per bungkus, maka dalam sebulan anda mengeluarkan uang untuk beli rokok sebesar Rp.750.000. Tapi tak jarang juga ternyata orang bisa menghabis rokok tidak cukup hanya sebungkus seharinya. Kalau sudah begitu, tentu jumlah pengeluaran untuk rokok ini akan lebih besar lagi.

Langganan paket internet

Pada zaman yang serba canggih sekarang, tentu saja Anda membutuhkan internet untuk tetap terhubung dengan dunia maya. Agar terhubung ke internet, tentu saja anda membutuhkan paket data. Padahal, membeli paket data itu terbilang cukup lumayan. Apalagi ketika menginginkan koneksi internet yang cepat tanpa lelet.

Tentu saja biayanya akan menjadi lebih mahal. Parahnya, biaya untuk paket data akan semakin meningkat jika tidak mampu mengontrol diri dari eksistensi dunia maya. Niat anda ingin selalu up to date membuat isi dompet terkuras habis.

Membayar parkir

Hal kecil terakhir yang membuat isi dompet menipis ialah biaya parkir. Walaupun biaya parkir ini terbilang kecil, akan terasa jika terus-menerus terjadi. Bayangkan saja jika satu hari anda memarkirkan kendaraan sebanyak lima kali. Berapa biaya parkir yang anda keluarkan dalam sehari? Lumayan, bukan? Hal kecil di atas pasti sangat sering Anda lakukan. Sadar atau tidak, hal itulah yang menjadi penyebab utama mengapa gaji cepat habis. Ingin gaji tetap awet? Hindari untuk melakukan hal-hal di atas.

Itulah tadi sebab kenapa uang anda cepat habis, anda bisa mengatur ulang pengeluaran tersembunya agar diakhir bulan anda tak boncos. Semoga bermanfaat.